Arsip: Desember 2016

Sekaranglah Harinya

Maggie, cucu kami yang berusia prasekolah, dan Katie, saudaranya yang sudah TK, menarik beberapa lembar selimut ke halaman belakang untuk membangun tenda yang akan menjadi tempat mereka bermain. Setelah mereka bermain di luar beberapa waktu lamanya, tiba-tiba Maggie memanggil ibu mereka.

Waktu Pribadi Bersama Allah

Pagi itu suasana di kelas sekolah Minggu tempat saya melayani sangat ramai. Sekitar 12 anak kecil terus berceloteh dan bermain di ruangan. Karena banyaknya kegiatan yang berlangsung, ruangan kami menjadi panas. Saya pun membuka pintu ruangan dan mengganjalnya. Seorang anak laki-laki melihat itu sebagai kesempatan untuk kabur. Ia pun berjingkat keluar dari ruangan, mengira tidak ada yang memperhatikannya. Setelah membuntutinya, saya pun tidak heran menemukan bahwa ia mencari ayahnya dan langsung memeluknya.

Cincin Meterai

Ketika pertama kalinya berkenalan dengan seorang teman dari luar negeri, saya tertarik pada logatnya yang sangat bagus dan sebuah cincin yang terdapat pada jari kelingkingnya. Belakangan saya mengetahui bahwa cincin itu bukan sekadar perhiasan. Sebuah lambang yang terukir pada cincin itu menunjukkan tempatnya dalam silsilah keluarganya.

Diikat dalam Kasih

Pada bulan Juni 2015, pemerintah kota Paris membuang gembok-gembok seberat 45 ton dari terali jembatan pejalan kaki Pont des Arts. Para pasangan kekasih yang mengikat cinta di sana menuliskan huruf awal nama mereka pada sebuah gembok, mengaitkan gembok itu pada terali jembatan, menguncinya, lalu melemparkan kuncinya ke sungai Seine.

Topik Terkait

> Santapan Rohani

Tidak Mendapat Pujian?

Film-film musikal Hollywood sangat populer selama dekade 1950-an dan 1960-an, dan tiga aktris khususnya—Audrey Hepburn, Natalie Wood, dan Deborah Kerr—begitu memukau penonton dengan penampilan mereka yang mengagumkan. Namun, salah satu faktor terbesar yang membuat ketiga aktris itu disukai adalah nyanyian luar biasa yang memperkuat akting mereka. Sebenarnya kesuksesan film-film klasik itu diraih berkat bantuan Marni Nixon, yang mengisi nyanyian dari setiap aktris tersebut. Untuk jangka waktu yang lama, Nixon sempat tidak mendapat pujian atas kontribusinya yang sangat penting tersebut.

“Aku Sangat Takut . . .”

“Aku sangat takut.” Pesan memilukan itu dikirim seorang remaja kepada teman-temannya di Facebook, ketika ia bercerita kepada mereka tentang sejumlah tes kesehatan yang akan dijalaninya. Kemungkinan besar ia harus dirawat dan menjalani serangkaian pemeriksaan di rumah sakit yang berada di suatu kota yang berjarak tiga jam dari rumahnya. Dengan cemas ia menunggu kabar dari para dokter yang masih mencari tahu sumber dari sejumlah gangguan kesehatan serius yang sedang dialaminya.

Mengenakan Pakaian Terbaik

Dalam bukunya Wearing God (Mengenakan Allah), penulis Lauren Winner mengatakan bahwa secara diam-diam, pakaian kita dapat mengungkapkan jati diri kita kepada orang lain. Apa yang kita kenakan dapat saja menunjukkan karier, komunitas atau identitas, suasana hati, atau status sosial kita. Pikirkanlah apa yang digambarkan oleh kaos dengan slogan tertentu, setelan bisnis, seragam, atau celana jin yang berlumur minyak. Winner menulis, “Sungguh menarik, sama seperti pakaian, orang Kristen mungkin secara diam-diam menyatakan sesuatu tentang Yesus.”