Penulis

Lihat Semua
Bill Crowder

Bill Crowder

Bill Crowder bertanggung jawab untuk isi materi pengajaran. Ia telah menulis banyak buklet Discovery Series dan buku Discovery House Publishers. Bill dan istrinya, Marlene, memiliki lima anak dan beberapa orang cucu.

Artikel oleh Bill Crowder

Mengandalkan Kekuatan Allah

Tungsten adalah suatu paradoks. Logam keras ini memiliki kekuatan tarik tertinggi dari semua logam murni, sehingga membuatnya sangat sulit untuk diolah. Namun, situs Mead Metal mencatat, “Dalam hal ketahanan terhadap benturan, tungsten tergolong lemah. Tungsten adalah logam rapuh yang mudah hancur saat terkena benturan.” Menarik bahwa tungsten, logam alami yang terkuat, ternyata juga begitu lemah dan rapuh.

Tidak Perlu Takut Hari Kiamat

Pada tahun 1859, terjadi badai matahari terbesar dalam sejarah. Peristiwa yang dikenal sebagai Peristiwa Carrington ini menimbulkan gangguan geomagnetik yang sangat besar dan mengacaukan sistem telegraf. Situs Space.com menyatakan, “Apabila badai matahari seperti Peristiwa Carrington terjadi pada masa kini, hal itu diperkirakan dapat mengakibatkan kiamat internet.”

Ujung Bumi

Kiribati, negara kepulauan di Samudra Pasifik, adalah satu-satunya negara di dunia yang terletak di keempat belahan bumi. Tiga puluh tiga pulaunya terbentang melintasi garis khatulistiwa dan garis bujur 180°. Kiribati juga termasuk salah satu negara paling terpencil di dunia.

Satu dalam Kristus

Pada Januari 1967, kota Winneconne tidak sengaja terhapus dari peta jalan yang diterbitkan oleh pemerintah negara bagian Wisconsin. Akibatnya, pendapatan penting dari sektor pariwisata pun hilang. Karena itu, kota tersebut memutuskan untuk memisahkan diri dari Wisconsin dan menjadi negara bagiannya sendiri pada tanggal 21 Juli. Sebagian orang menilai tindakan pemisahan diri itu sebagai upaya mempermalukan pemerintah, sementara yang lain melihatnya sebagai keisengan semata. Namun, pada akhirnya, pemerintah dan kota tersebut berdamai serta bersatu kembali pada 22 Juli 1967.

Mengingat untuk Melupakan

Penulis Richard Mouw menceritakan tentang seorang teolog berkulit hitam dari Afrika Selatan yang bergumul dengan kenangan kelam dari masa hidupnya di bawah politik rasialisme apartheid. Mouw menulis, “Ia mengutip kisah seorang anak Afrika yang ditanya oleh gurunya tentang arti kata ‘memori.’ Setelah berpikir sejenak, anak itu menjawab, ‘Memori adalah sesuatu yang membantu saya untuk melupakan.’” Jawaban yang luar biasa dari seorang gadis kecil! Karena masa lalunya begitu menyakitkan, ia hanya ingin mengingat hal-hal yang baik.

Perang Tulang

Di kawasan barat Amerika pada akhir tahun 1800-an, pencarian tulang dinosaurus sempat memicu “Perang Tulang,” persaingan sengit antara dua paleontolog yang berlomba menemukan fosil paling bersejarah. Seorang penulis mencatat bahwa keduanya “menggunakan cara-cara curang untuk saling mengalahkan, termasuk suap, pencurian, dan penghancuran tulang.” Dalam usaha menjatuhkan satu sama lain, kedua ahli itu justru merusak reputasi mereka sendiri.

Menyertai dalam Kesendirian Kita

Henry David Thoreau pernah menyebut kota sebagai tempat banyak orang mengalami “kesepian bersama-sama.” Kata-kata ini ada benarnya. Saat saya masih muda, lagu-lagu populer seperti “Mr. Lonely,” “Only the Lonely,” dan “Eleanor Rigby” menggambarkan rasa terasing dan kesepian yang mendalam. Beberapa tahun lalu, pandemi membuat dunia mengalami masa isolasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Media sosial juga memperparah kesendirian itu, dengan menawarkan koneksi tanpa hubungan yang nyata. Kesepian, tampaknya, sudah menjadi pandemi tersendiri.

Yang Sangat Penting

Thomas de Mahy adalah salah seorang bangsawan yang dieksekusi oleh para perusuh dalam Revolusi Prancis di akhir abad ke-18. Menurut legenda, setelah membaca surat perintah eksekusinya, de Mahy justru menanggapi dengan berkata, “Surat ini mengandung tiga kesalahan ejaan.” Jika perkataan itu benar adanya, de Mahy jelas-jelas mengabaikan sesuatu yang jauh lebih penting, yakni kematian yang segera dijelangnya.

Bertumbuh Kuat dalam Allah

Sewaktu saya masih kecil, saya suka membaca kisah-kisah tentang bajak laut. Cerita petualangan mereka benar-benar menggugah imajinasi saya! Sekarang saya tinggal di daerah yang pernah menjadi markas dari salah satu bajak laut yang paling terkenal, yaitu Blackbeard (yang bernama asli Edward Teach). Kapal Blackbeard, yang bernama Queen Anne’s Revenge, kandas di perairan lepas pantai dekat tempat tinggal saya.