Penulis

Lihat Semua

Artikel oleh ODB Indonesia

Linda Washington

Linda Washington menerima gelar sarjana dalam Bahasa Inggris/Sastra dari Northwestern University di Evanston, Illinois, dan magister seni murni dari Vermont College of Fine Arts di Montpelier, Vermont. Ia telah menulis (sendiri atau bersama beberapa rekan penulis) sejumlah buku fiksi dan nonfiksi untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Karyanya antara lain God and Me (usia 10-12Rainbow/Legacy Press/Rose Publishing) dan The Soul of C.…

Elisa Morgan

Elisa Morgan telah menulis lebih dari 15 buku dengan topik seputar peran ibu, formasi spiritual, dan penginjilan, termasuk Alkitab edisi khusus The NIV Mom’s Devotional Bible dan buku Hello, Beauty Full: Seeing Yourself as God Sees You. Saat ini ia aktif menulis blog berjudul Really (elisamorgan.com). Selama 20 tahun, Elisa menjabat sebagai CEO dari organisasi internasional MOPS (Mothers of Preschoolers). Suaminya, Evan,…

Leslie Koh

Leslie Koh asal Singapura telah bekerja lebih dari 15 tahun sebagai jurnalis di surat kabar lokal The Straits Times sebelum bergabung dengan Our Daily Bread Ministries. Leslie bersyukur kini bisa memberitakan lebih banyak kabar baik daripada kabar buruk. Ia percaya bahwa tulisan yang baik dan menarik akan memberi pengaruh yang luar biasa terhadap pembacanya. Hobi Leslie adalah makan, jalan-jalan, olahraga lari,…

Karen Wolfe

Karen Wolfe berasal dari Jamaika dan kini tinggal di Amerika Serikat. Ia menjadi seorang pengikut Kristus di usia 26 dan salah satu renungan pertama yang dibacanya adalah Our Daily Bread. Karen senang mengajar dan menulis untuk membagikan kebenaran-kebenaran yang dipelajarinya dari Alkitab. Ia rindu melihat orang-orang hidup dalam kemerdekaan yang telah diberikan Kristus dan perubahan yang dikerjakan oleh firman Allah.…

Monica Brands

Monica Brands berasal dari Edgerton, Minnesota, dibesarkan di lingkungan perkebunan bersama ketujuh saudaranya. Ia belajar dalam bidang Bahasa Inggris dan Teologi di Trinity Christian College di Palos Heights, lalu melayani anak-anak berkebutuhan khusus di Elim Christian Services sebelum kemudian menyelesaikan program magister untuk teologi di Calvin Seminary di Grand Rapids. Monica sangat menikmati waktunya bersama para sahabat, keluarga, dan keponakan-keponakan…

Alyson Kieda

Alyson Kieda telah menjadi salah satu editor Our Daily Bread Ministries selama lebih dari 10 tahun dan telah berpengalaman lebih dari 35 tahun dalam bidang penyuntingan. Sejak kecil ia suka menulis dan sekarang sangat senang dapat menjadi salah satu penulis Our Daily Bread. Pernikahannya dikaruniai tiga orang anak yang sudah dewasa dan kini ia mulai memiliki banyak cucu. Alyson suka…

Jeff Olson

Jeff Olson adalah seorang konselor profesional yang berpraktik di negara bagian Michigan. Sejak tahun 1992, Jeff bergabung dengan Our Daily Bread Ministries sebagai seorang konselor dan penulis. Ia telah menulis sejumlah buklet Discovery Series (discoveryseries.org) dengan topik-topik seputar kecanduan, dukacita, depresi, serta kekerasan dalam pernikahan. Jeff masih melayani konseling pribadi secara paruh waktu di wilayah Michigan Barat. Bersama Diane, istri…

Xochitl Dixon

Xochitl (baca: soh-cheel) Dixon memperlengkapi dan mendorong pembaca untuk menerima anugerah Allah dan bertumbuh dalam hubungan pribadi mereka dengan Kristus dan dengan sesama. Selain melayani sebagai seorang penulis, pembicara, dan penulis blog xedixon.com, ia suka menyanyi, membaca dan fotografi. Ia menikmati perannya sebagai seorang ibu dan isteri dari sahabat terbaiknya, Dr. W. Alan Dixon Sr.

Peter Chin

Peter Chin adalah seorang pendeta, penulis, pembicara, dan aktivis yang memperjuangkan rekonsiliasi antar etnis. Setelah lulus dari Yale University dan Fuller Seminary, Peter merintis dan menggembalakan beberapa gereja di Los Angeles, Virginia, Washington DC, dan Seattle. Saat ini ia melayani sebagai gembala sidang dari Rainier Avenue Church, gereja yang berada di tengah salah satu masyarakat paling majemuk di Amerika Serikat.…

Topik Terkait

> Santapan Rohani

Injil yang Viral

Proyek Viral Texts yang dilakukan oleh Northeastern University di Boston mempelajari bagaimana suatu berita cetak pada abad ke-19 tersebar melalui surat kabar—jaringan media sosial pada zaman itu. Pada era revolusi industri itu, sebuah artikel dianggap “viral” (tersebar dengan cepat dan luas) apabila dicetak ulang hingga 50 kali atau lebih. Dalam artikelnya di majalah Smithsonian, Britt Peterson mencatat bahwa sebuah artikel berita dari abad ke-19 tentang para pengikut Yesus yang dihukum mati karena iman mereka pernah dicetak ulang setidaknya 110 kali.

Pohon di Tepi Sungai

Ada sebatang pohon yang membuat iri. Karena tumbuh di tepi sungai, pohon itu tidak perlu khawatir dengan ramalan cuaca, suhu panas yang menyengat, atau masa depan yang tak menentu. Dipelihara dan disegarkan oleh aliran air sungai, pohon itu menikmati hari-harinya dengan ranting-ranting yang mengarah ke sinar matahari, akar-akar yang mencengkeram bumi, dauh-daun yang memurnikan udara, dan menyediakan tempat berteduh bagi semua yang memerlukan perlindungan dari teriknya sinar matahari.

Lebih Baik dari Piñata

Pesta ala Meksiko tidaklah lengkap tanpa piñata—sebuah wadah dari bahan karton atau tanah liat yang diisi permen atau mainan kecil. Anak-anak kemudian memukul piñata itu dengan tongkat sampai pecah agar dapat menikmati isinya.