Betapa Besarnya Allah Kita!
Meski telah lama digunakan untuk mengidentifikasi seseorang, sidik jari masih dapat dipalsukan dengan membuat salinannya. Demikian pula, pola iris pada mata manusia adalah sumber yang dapat diandalkan untuk mengenali identitas seseorang. Namun, ada pihak-pihak yang sengaja mengubah polanya dengan lensa kontak untuk mengacaukan hasilnya. Penggunaan biometri untuk mengidentifikasi individu pun dapat diakali. Jadi, apa yang memenuhi syarat sebagai pengidentifikasi yang unik? Ternyata pola pembuluh darah setiap orang itu unik dan hampir tidak mungkin dipalsukan. “Peta vena” pada diri Anda adalah pengidentifikasi unik, yang membedakan Anda dari siapa pun juga di muka bumi ini.
Esensi Doa
Ketika Abraham Lincoln menjadi presiden Amerika Serikat, ia bertanggung jawab untuk memimpin negara yang sedang retak. Lincoln dipandang sebagai pemimpin yang bijak dan berbudi luhur, tetapi ada satu unsur lain dari karakternya yang mungkin menjadi fondasi seluruh sifatnya. Ia sadar dirinya tidak cukup cakap mengemban tanggung jawab yang diembannya. Namun, bagaimana respons Lincoln? Ia berkata, “Saya sudah sering didesak untuk berlutut dengan keyakinan kuat bahwa tidak ada jalan lain yang dapat saya tempuh. Hikmat dan seluruh kemampuan saya terasa tidak cukup untuk menghadapi hari itu.”
Tidak Dilupakan
Ketika berpikir tentang misionaris perintis yang bersejarah, nama George Liele (1750–1820) mungkin tidak terlintas di benak kita. Lahir dalam kondisi perbudakan, Liele percaya kepada Kristus di Georgia dan memperoleh kebebasannya sebelum Perang Revolusi Amerika. Ia membawa kabar baik tentang Kristus ke Jamaika, melayani para budak perkebunan di sana, dan menjadi gembala pendiri dua gereja Afrika-Amerika di Savannah, Georgia. Salah satu gereja tersebut dikenal sebagai “induk gereja Baptis kulit hitam”.
Pengharapan yang Tulus
Di awal tahun 1960-an, Amerika Serikat dipenuhi harapan akan masa depan yang cerah. Presiden John F. Kennedy yang berjiwa muda memperkenalkan inisiatif penjelajahan luar angkasa, Korps Perdamaian, dan target menjejakkan kaki di bulan. Perekonomian yang berkembang pesat membuat banyak orang yakin masa depan cerah itu sudah di depan mata. Namun, kemudian Perang Vietnam berkecamuk, terjadi kerusuhan berskala nasional, Kennedy dibunuh, dan optimisme yang sebelumnya dirasakan mulai memudar. Optimisme saja ternyata tidak cukup, sehingga akhirnya tinggallah kekecewaan.
Hancur dengan Indah
Bus kami akhirnya tiba di tujuan yang sudah dinantikan—suatu area penggalian arkeologi di Israel tempat kami akan melakukan penggalian kami sendiri. Pimpinan area itu menjelaskan, benda apa pun yang mungkin kami temukan, semua itu sudah ribuan tahun tidak tersentuh. Saat menggali pecahan tembikar yang terkubur dalam tanah, kami merasa seolah-olah bersentuhan dengan sejarah. Setelah beberapa saat, kami diantar ke bengkel kerja tempat pecahan-pecahan tersebut—dari vas-vas besar yang pecah ribuan tahun lalu—disusun kembali.
Hati yang Bersyukur
Seneca, filsuf besar dari zaman Romawi kuno (4 sm–65 M), pernah dituduh melakukan perzinaan oleh Ratu Messalina. Senat menjatuhkan hukuman mati atas Seneca, tetapi Kaisar Claudius memilih membuangnya ke Pulau Korsika, kemungkinan karena Kaisar menduga tuduhan itu tidak benar. Penangguhan tersebut bisa jadi telah membentuk cara pandang Seneca tentang rasa syukur. Ia menulis: “para pembunuh, penindas, pencuri, pezina, perampok, manusia asusila, dan pengkhianat akan selalu ada, tetapi kejahatan yang lebih buruk daripada semua itu adalah sikap tidak tahu berterima kasih”
Pengertian dari Roh Kudus
Ketika seorang tentara Prancis membuat galian di padang gurun untuk memperkuat pertahanan kamp pasukannya, ia sama sekali tidak mengira bakal menemukan sebuah benda yang sangat penting. Ia melihat sebuah batu saat menggali pasir dengan sekop. Ternyata, itu bukan batu biasa. Itulah Batu Rosetta, sebuah prasasti yang memuat hukum dan maklumat Raja Ptolemaios V yang tertulis dalam tiga bahasa. Prasasti tersebut, yang sekarang disimpan di British Museum, menjadi salah satu temuan purbakala terpenting pada abad ke-19. Temuan ini membantu memecahkan misteri tulisan kuno Mesir yang dikenal dengan nama hieroglif.
Ingat dan Rayakan
Pada tanggal 6 Desember 1907, ledakan besar mengguncang sebuah komunitas kecil di Virginia Barat, Amerika Serikat. Itulah salah satu bencana terburuk dalam sejarah industri pertambangan batu bara. Kurang lebih tiga ratus enam puluh penambang tewas, dan tragedi memilukan tersebut diperkirakan telah membuat 250 wanita menjadi janda dan 1.000 anak menjadi yatim. Para sejarawan mengatakan bahwa kebaktian doa yang diadakan untuk mengenang para korban ledakan tersebut menjadi cikal bakal peringatan Hari Ayah di AS. Dari kehilangan yang besar timbul peringatan dan—akhirnya—perayaan.
Pengharapan di Tengah Dukacita
Dalam perjalanan menuju bandara Heathrow, London, pengemudi taksi menceritakan kisah hidupnya kepada kami. Ia tiba di Inggris seorang diri saat berusia lima belas tahun, dengan tujuan menjauhi kehidupan yang sulit dan peperangan di kampung halamannya. Sekarang, sebelas tahun kemudian, ia sudah berumah tangga dan dapat menafkahi keluarganya, sesuatu yang tidak dapat dilakukan sekiranya ia masih tinggal di negaranya. Namun, ia juga sedih karena ia masih terpisah dengan keluarga dan saudara-saudara kandungnya. Ia mengatakan bahwa perjalanan hidupnya yang berat itu tidak terasa lengkap jika ia belum bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.