Penulis

Lihat Semua

Artikel oleh Francis Neil G. Jalando-on

Utuslah Aku

Ketika misionaris berkebangsaan Swedia, Eric Lund, merasa terpanggil oleh Allah untuk pergi ke Spanyol dan melakukan pekerjaan misi di akhir dekade 1890-an, ia langsung taat. Meski pelayanannya di sana tidak begitu berhasil, ia tetap bertahan dalam keyakinannya pada panggilan Allah. Suatu hari, ia bertemu dengan seorang pria asal Filipina, Braulio Manikan, dan membagikan Injil kepadanya. Mereka lalu bekerja sama untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam salah satu bahasa daerah di Filipina, dan di kemudian hari merintis ladang misi pertama dari gereja Baptis di Filipina. Alhasil, banyak orang menerima Tuhan Yesus, dan itu semua karena Lund, seperti Nabi Yesaya, bersedia menjawab panggilan Allah.