Menerima dari Allah
Dalam buku terbitan tahun 1937, Think and Grow Rich, penulis Napoleon Hill berkata, “Apa pun yang dapat dibayangkan dan diyakini oleh pikiran Anda, Anda dapat meraihnya.” Kutipan Hill tersebut merangkum slogan tentang impian Amerika: Dengan bekerja keras, Anda dapat meraih impian terbesar Anda.
Anatomi tentang Pengerasan Hati
Pernahkah Anda memperhatikan jantung Anda sendiri? Baru-baru ini saya melakukannya. Nyeri di dada mendesak saya memeriksakan diri ke dokter, yang kemudian melakukan serangkaian tes. Hasilnya menunjukkan bahwa jantung saya mengalami penumpukan kalsium, lebih banyak dari yang seharusnya. Para dokter menyebutnya aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah.
Ketergantungan yang Penuh
Saat saya menulis kata-kata ini, Winston, anjing kami, berbaring meringkuk di kaki saya. Ia mengamati perpindahan saya dari kursi di sampingnya ke meja makan. Baginya, jarak tiga meter saja sudah terasa terlalu jauh. Belakangan ini saya sering bepergian karena pekerjaan, dan saya kira hal itu mulai mempengaruhi Winston. Jika saya memberi isyarat akan pergi, atau mengucapkan kata “pergi,” ia langsung melekat dan hampir tidak mau lepas dari saya.
Mendampingi Mereka yang Menderita
“Ayah, kepalaku sakit.” “Ayah, aku kedinginan.” “Ayah, boleh gosok kakiku?” Belum lama ini, putri saya yang berusia remaja mengalami demam tinggi, menggigil, dan sakit di sekujur tubuh. Ia ingin saya membuatnya merasa lebih nyaman, dan yang terutama, agar saya selalu berada di sisinya. Kami pun membawanya ke unit gawat darurat dan diberi tahu bahwa penyebab penyakitnya adalah virus. Tidak ada yang bisa dilakukan selain bertahan melewatinya.
Mata Air atau Saluran Pembuangan?
Terkadang, hikmat muncul dari sumber yang paling tak terduga. Baru-baru ini, saya menemukannya saat membaca sebuah artikel tentang pemain sepak bola Amerika, Travis Kelce. Pelatihnya yang frustrasi pernah berkata kepadanya, “Setiap orang yang kita jumpai di dunia ini adalah mata air atau saluran pembuangan.” Mungkin keduanya ada dalam hidup kita, dan pada waktu-waktu tertentu, kita cenderung berperilaku seperti salah satunya. Namun, mengikuti Yesus berarti kita dipanggil untuk lebih menyerupai mata air yang mengalirkan kebaikan daripada saluran pembuangan yang menguras kehidupan.
Dalam Hadirat Allah
Pada tahun 1692, tulisan seorang biarawan bernama Brother Lawrence, The Practice of the Presence of God, pertama kali diterbitkan. Di dalamnya dijelaskan bagaimana ia mengundang Allah untuk hadir dalam aktivitas yang biasa dikerjakannya sehari-hari. Hingga saat ini, tulisan Brother Lawrence masih mendorong kita untuk sungguh-sungguh merindukan hadirat Allah dalam setiap hal yang kita lakukan—dari memotong rumput, berbelanja kebutuhan rumah tangga, atau menemani anjing peliharaan berjalan-jalan.
Mengembangkan Sikap Bersyukur
“Papa, bisa tolong ambilkan air minum?” pinta putri bungsu saya. “Ini ya,” jawab saya, sambil menyodorkan secangkir penuh. Ia menerimanya tanpa sepatah kata pun. Tak lama kemudian, putri sulung saya meminta hal yang sama—dan reaksinya sama: diam. Dengan nada kesal, akhirnya saya berkata, “Mengapa tidak ada yang mengucapkan terima kasih? Apa susahnya?”
Tidak Sekadar Impian
Semasa saya remaja, pada tiap musim gugur, nenek saya akan membawa katalog Natal dari toserba JCPenney. Dengan gembira, saya langsung mengambilnya dan menikmati foto-foto yang mengagumkan di dalamnya.
Karya Yesus
Pada tahun 1997, Universitas Negeri Iowa memberi nama stadion sepak bola mereka dengan nama atlet kulit hitam pertama di kampus tersebut: Jack Trice. Tragisnya, Trice sendiri belum pernah bermain kandang di Ames, Iowa—ia meninggal dunia karena cedera internal yang dideritanya saat bermain dalam pertandingan keduanya di tingkat perguruan tinggi, yang dimainkan di Minneapolis, Minnesota, tanggal 6 Oktober 1923.
Pada malam…