Membangun Kembali
Pada larut malam itu, sang pemimpin berangkat menunggang kuda untuk memeriksa pekerjaan yang masih harus dilakukan. Saat berkeliling, ia melihat tembok kota telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbang habis terbakar. Di beberapa tempat, puing-puing menumpuk tinggi hingga tidak dapat dilewati oleh kudanya. Karena sangat sedih, ia pun berbalik dan pulang.
Pria yang Tidak Bisa Bicara
Di sebuah panti wreda di Belize, seorang pria duduk di atas kursi rodanya mendengarkan dengan gembira sekelompok remaja asal Amerika Serikat bernyanyi tentang Yesus. Kemudian, ketika beberapa dari mereka berusaha berkomunikasi dengannya, mereka baru tahu bahwa pria itu tidak bisa bicara. Serangan otak telah merenggut kemampuannya berbicara.
Mencari Allah
Saya sungguh terinspirasi melihat orang-orang yang begitu gigih dan penuh dedikasi dalam mengejar impian mereka. Seorang wanita muda kenalan saya baru-baru ini lulus dari perguruan tinggi hanya dalam waktu tiga tahun—suatu perjuangan yang menuntut komitmen total. Seorang teman lain berkeinginan membeli mobil tertentu, maka ia sangat rajin membuat dan menjual kue sampai keinginannya terwujud. Seorang teman lain yang bekerja sebagai wiraniaga menargetkan bertemu seratus orang baru tiap minggunya.
Maksud dan Tujuan
Pada tahun 2018, Colin O’Brady, seorang atlet olahraga ketahanan (endurance), melakukan perjalanan yang belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya. Sambil menarik kereta luncur berisi barang di belakangnya, O’Brady menempuh perjalanan seorang diri melintasi benua Antartika—dengan total jarak hampir 1.500 kilometer dalam waktu 54 hari. Sungguh perjalanan luar biasa yang membutuhkan keberanian dan tekad kuat.
Tak Terbayangkan
Bart Millard adalah pencipta “I Can Only Imagine” (Tak Terbayangkan), lagu rohani yang populer pada tahun 2001. Lagu tersebut menggambarkan betapa menakjubkannya berada di hadirat Kristus di surga kelak. Lirik lagunya menghibur kami sekeluarga ketika setahun kemudian putri kami, Melissa, yang berusia tujuh belas tahun, meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Kami pun membayangkan bagaimana perasaan Melissa saat berada di hadirat Allah.
Menjadi Terang
Stephen memberi tahu orangtuanya bahwa ia harus datang pagi-pagi sekali ke sekolah setiap harinya, tetapi ia tidak pernah menjelaskan mengapa hal itu begitu penting baginya. Meskipun demikian, orangtuanya memastikan ia sudah sampai di sekolahnya, Northview High School, pukul 7.15 setiap pagi.
Amplop yang Hilang
Dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi kerabat di negara bagian lain, saya menemukan selembar amplop kotor dan tebal tergeletak di tanah dekat suatu pom bensin. Saya pun mengambil dan melihat isinya. Saya sangat terkejut karena amplop tersebut berisi uang seratus dolar.
Luar Biasa!
Ini lomba lari lintas alam pertama bagi anak-anak kelas tujuh, tetapi seorang anak perempuan tidak mau ikut. Meski telah menyiapkan diri, ia khawatir tidak akan bisa melakukannya. Namun akhirnya, ia ikut berlomba juga bersama anak-anak lain. Kemudian, satu per satu pelari menyelesaikan jarak 2 mil itu dan mencapai garis akhir—kecuali si pelari yang memang sudah ogah-ogahan dari awal. Sang ibu yang menunggu finis melihat sosok anaknya sendirian di kejauhan. Ia pun bergegas menghampiri garis finis, supaya ia bisa menghibur peserta yang tertinggal itu. Namun, terjadi sesuatu yang mengejutkan. Begitu pelari kecil itu melihat ibunya, ia berseru, “Ini luar biasa!” Apa yang luar biasa dari menjadi yang terakhir mencapai garis finis? Berhasil mencapai garis akhir itu sendiri!
Menangkap Rubah
Ketika pertama kalinya seekor kelelawar masuk ke dalam rumah, kami menganggap kedatangannya hanya kebetulan. Namun, setelah hal itu terjadi lagi, saya mulai mempelajari tentang makhluk kecil tersebut dan mendapati fakta bahwa kelelawar tidak membutuhkan celah yang lebar untuk menyelinap. Dengan lebar lubang setipis sisi koin saja mereka bisa masuk.