Nasihat yang Bijak
Saat belajar di seminari, saya juga bekerja purnawaktu. Selain itu, saya juga melayani sebagai rohaniwan dan menjadi pekerja magang di suatu gereja. Pokoknya, saya sibuk sekali. Ketika ayah saya datang mengunjungi saya, ia berkata, “Kalau begini terus, kamu bisa patah semangat di tengah jalan.” Saya tidak mengacuhkan peringatan beliau. Bagi saya, ayah saya orang kuno dan tidak mengerti tentang “mengejar target”.
Meraih Kembali Waktu Kita
Ibu saya bercerita, meski memilih tidak meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi karena ingin menikah dengan ayah saya di dekade 1960-an, ia selalu memendam mimpinya untuk menjadi guru ilmu kesejahteraan keluarga. Setelah membesarkan tiga anak, ibu saya yang tidak pernah kuliah dapat menjadi asisten ahli gizi dalam sistem kesehatan negara bagian Louisiana. Beliau memasak berbagai hidangan sebagai contoh pilihan menu sehat—mirip dengan pekerjaan guru ilmu kesejahteraan keluarga. Ketika menceritakan impian dan perjalanan hidupnya, ibu saya menyatakan bahwa Allah sungguh mendengarkan doa-doanya dan memberikan apa yang diinginkan hatinya.
Mengikuti Teladan Pemimpin
Tidak ada kata-kata. Hanya musik dan gerakan. Dalam suatu maraton Zumba yang berlangsung 24 jam di tengah pandemi COVID-19, ribuan orang dari seluruh dunia berolahraga bersama dan secara virtual mengikuti gerakan para instruktur dari India, China, Meksiko, Amerika, Afrika Selatan, Eropa, serta beberapa wilayah lainnya. Individu yang berbeda-beda itu mampu bergerak bersama tanpa halangan bahasa sedikit pun. Kenapa? Karena para instruktur Zumba, yang gerakannya diciptakan pada pertengahan dekade 1990-an oleh seorang instruktur aerobik asal Kolombia, menggunakan isyarat nonverbal untuk berkomunikasi. Para instruktur bergerak, dan para murid mencontoh. Mereka mengikuti tanpa satu pun kata diucapkan atau diteriakkan.
Pelarik Tukang Periuk
Pada tahun 1952 di Pantai Miami, pemilik sebuah toko menempelkan peringatan yang berbunyi “Pecah berarti membeli” untuk mencegah orang-orang ceroboh memecahkan barang di tokonya. Sekarang tulisan peringatan sejenis dapat dijumpai di berbagai toko.
Sketsa Pengampunan
Etch a Sketch adalah mainan berbentuk kotak kecil warna merah yang ajaib. Waktu kecil, saya bisa berjam-jam memainkannya. Kalau salah satu tombolnya diputar, saya bisa membuat garis horisontal pada layarnya. Putar tombol lainnya dan simsalabim—garis vertikal pun muncul. Kalau kedua tombolnya diputar bersamaan, saya bisa membuat garis diagonal, lingkaran, dan pola-pola lain. Namun, yang paling ajaib adalah waktu saya membalikkan mainan itu, menggoyangnya sedikit, lalu menghadapkannya ke atas lagi. Layarnya kembali kosong, sehingga saya bisa membuat gambar baru.