Meneruskan Kebenaran
Karena tidak mampu bertemu langsung para cucu dengan risiko terinfeksi, banyak kakek-nenek mencari cara baru agar tetap terhubung selama pandemi COVID-19. Survei terbaru menunjukkan banyak kakek-nenek mulai belajar mengirimkan pesan teks dan membuka akun media sosial untuk menjaga relasi yang berharga dengan cucu-cucu mereka. Sebagian bahkan beribadah bersama keluarga besar melalui panggilan video.
Tim Idaman
Melanie dan Trevor bersama-sama melakukan pendakian gunung berkilo-kilometer dengan menyusuri jalan setapak. Namun, mereka tidak mungkin dapat melakukannya secara terpisah. Melanie yang terlahir dengan kelainan tulang belakang harus menggunakan kursi roda. Sementara itu Trevor kehilangan daya penglihatannya karena glaukoma. Keduanya menyadari bahwa mereka dapat berpasangan dan saling melengkapi untuk bersama-sama menikmati alam Colorado. Trevor yang berjalan menyusuri jalan itu dapat menggendong Melanie di punggungnya, sementara Melanie dapat mengarahkan jalan. Mereka menyebut diri mereka sebagai “tim idaman.”
Kelebihan Mencukupkan Kekurangan
Kantin sekolah, seperti bisnis katering besar lainnya, sering kali menyediakan lebih banyak makanan daripada yang dikonsumsi. Hal ini karena mereka tak dapat memperkirakan dengan tepat jumlah yang dibutuhkan. Alhasil, sisa makanan jadi mubazir, sementara ada banyak siswa yang kekurangan makanan di rumah mereka dan kelaparan pada akhir pekan. Sebuah distrik sekolah di Amerika Serikat bekerja sama dengan lembaga nirlaba setempat untuk menemukan solusi bagi masalah ini. Mereka membungkus sisa makanan dari kantin dan membagi-bagikannya kepada para murid. Dengan demikian, mereka mengatasi masalah sisa makanan yang mubazir sekaligus masalah kelaparan para murid.
DNA Baru dalam Yesus
Chris kembali melakukan tes darah empat tahun setelah transplantasi sumsum tulang yang menyelamatkan nyawanya. Sumsum dari seorang donor telah menyediakan apa yang dibutuhkannya untuk sembuh, tetapi selain itu ada kejutan yang menyertainya: dalam darah Chris terdapat DNA sang pendonor, bukan hanya DNA dirinya. Sebenarnya itu masuk akal, karena tujuan transplantasi adalah untuk menggantikan darah yang lemah dengan darah yang sehat dari pendonor. Namun, hasil usap pipi, bibir, dan lidah Chris juga menunjukkan DNA sang donor. Bisa dibilang, Chris sudah menjadi orang lain, meskipun ingatan, tampilan fisik, dan sebagian DNA tetap asli dari dirinya.
Memberi karena Kasih
Setiap pagi, Glen membeli kopi di lantatur (drive-thru) terdekat. Setiap kali melakukannya, ia tidak lupa membayari pesanan pelanggan dalam mobil di belakangnya, sambil berpesan agar kasir mengucapkan pesan selamat pagi kepada pelanggan tersebut. Glen tidak mengenal orang-orang yang ditraktirnya. Ia juga tidak mengetahui reaksi mereka, ia merasa itu hanyalah “hal sederhana yang bisa ia lakukan” untuk orang lain. Akan tetapi, pada suatu kesempatan, ia mengetahui dampak dari tindakannya ketika membaca surat anonim yang dikirimkan kepada redaksi surat kabar di kotanya. Kebaikan yang dilakukannya pada tanggal 18 Juli 2017 telah mendorong orang dalam mobil di belakangnya mengurungkan niat untuk bunuh diri pada hari itu.
Jadilah Terang
Ketika putri saya masih sangat kecil, saya sering menyebutkan nama benda-benda yang ia temukan. Biasanya saya memperkenalkan sebuah benda atau membiarkan ia menyentuh sesuatu yang belum pernah ia kenal, dan memberitahukan nama benda itu agar ia mengerti dan menambah kosakata tentang dunia yang dijelajahinya. Saya dan suami pernah berharap kata pertama yang ia ucapkan adalah Mama atau Papa, tetapi ia mengejutkan kami dengan satu kata yang sama sekali tidak terduga. Bibirnya yang mungil menyebut kata telang, versi cadel dari kata terang yang baru saya ajarkan padanya.
Yang Terpenting
Seorang teman bercerita bagaimana ia ditanya oleh rekan sekantornya yang sama-sama orang percaya tentang pilihan politiknya. Tujuan pertanyaan itu sepertinya untuk mengetahui apakah teman saya sepandangan dengannya mengenai beberapa topik yang saat ini membuat retak komunitas mereka. Demi mendapatkan jalan tengah, teman saya menjawab, “Karena kita sama-sama orang percaya, saya memilih untuk berfokus pada kesatuan kita dalam Kristus.”
Sama Seperti Kita, Demi Kita
Derek memperhatikan bahwa putranya tidak mau melepas baju sewaktu berenang. Ia tahu itu karena putranya merasa tidak nyaman dengan tanda lahir yang menutupi sebagian dada, perut, dan lengan kirinya. Demi menolong putranya, Derek menempuh proses panjang dan menyakitkan dengan menato badannya agar bisa memiliki tanda yang bentuknya mirip tanda lahir putranya.
Rumah Sejati
Belum lama ini, kami pindah ke rumah baru yang letaknya tidak jauh dari rumah lama kami. Meski dekat, kami tetap harus memindahkan semua barang ke dalam truk pengangkut, karena proses transaksi pembelian rumah yang belum tuntas. Sambil menunggu proses itu selesai, perabot kami disimpan dalam truk tersebut dan kami perlu mencari tempat tinggal sementara. Pada masa-masa transisi itu, saya terkejut menyadari betapa saya merasa tenang dan kerasan, meski harus berpindah-pindah. Semua itu karena saya berada bersama orang-orang yang paling saya kasihi, yaitu keluarga saya.