Penulis

Lihat Semua
Mart DeHaan

Mart DeHaan

Cucu dari pendiri RBC Ministries, Dr. M. R. DeHaan, telah melayani lebih dari 45 tahun. Mart bisa didengar melalui program siaran radio Discover the Word dan juga tampil di program video Day of Discovery. Ia dan istrinya, Diane, memiliki dua anak yang telah dewasa.

Artikel oleh Mart DeHaan

Lagu Cinta dari Surga

Tahun 1936, pengarang lagu Billy Hill merilis karya emasnya yang berjudul The Glory of Love (Kemuliaan Cinta). Dalam waktu singkat, seantero negeri pun bernyanyi tentang indahnya melakukan hal-hal sederhana karena cinta kepada sesama. Lima puluh tahun kemudian, pengarang lagu lainnya bernama Peter Cetera menulis lagu romantis dengan judul yang serupa. Ia membayangkan dua insan yang hidup selamanya dan melakukan semuanya—demi kemuliaan cinta.

Lihat Kota Anda

“Lihatlah kota kami seperti kami melihatnya.” Sekelompok pengembang di kota Detroit, Michigan, menggunakan slogan tersebut untuk menyampaikan visi mereka bagi masa depan kota itu. Namun, proyek itu mendadak berhenti saat masyarakat melihat ada yang hilang dalam kampanye tersebut. Warga kulit hitam, yang menjadi mayoritas penduduk kota Detroit dan mengisi sebagian besar lapangan kerja, sama sekali tidak muncul dalam materi kampanye itu. Spanduk dan papan iklan dari proyek yang mendorong orang untuk melihat kota sebagaimana adanya itu justru didominasi oleh wajah-wajah berkulit putih.

Sepakat untuk Tak Setuju

Saya ingat pernah mendengar ayah berbicara tentang sulitnya menjauhkan diri dari perdebatan yang tak berujung tentang perbedaan dalam penafsiran Alkitab. Ayah berkata bahwa alangkah baiknya apabila kedua pihak yang berdebat itu sepakat untuk tak setuju.

Cara-Cara yang Tak Terduga

Pada tahun 1986, Levan Merritt yang berusia 5 tahun terjatuh dari ketinggian 6 m ke dalam kandang gorila di kebun binatang Jersey, Inggris. Saat orangtua Levan dan para pengunjung berteriak minta tolong, muncullah gorila jantan dewasa bernama Jambo. Jambo pun berdiri di antara Levan yang tak berdaya dan beberapa gorila lainnya. Lalu dengan lembut, Jambo membelai punggung Levan. Ketika Levan mulai menangis, Jambo mengarahkan gorila-gorila lain ke kandang mereka masing-masing. Pada saat itulah, para penjaga kebun binatang dan ambulans datang menyelamatkan Levan. Lebih dari 30 tahun kemudian, Levan masih ingat bagaimana Jambo, si gorila raksasa yang lembut itu, telah bertindak dengan cara yang sangat mengejutkan, dan membuat persepsi Levan tentang gorila berubah selamanya.

Amnesia

Layanan Darurat di Carlsbad, California, berhasil menyelamatkan seorang wanita dengan aksen Australia yang tidak bisa mengingat siapa dirinya. Karena menderita amnesia (hilang ingatan) dan tidak memiliki kartu identitas, wanita itu tidak bisa menyebutkan namanya atau dari mana asalnya. Diperlukan bantuan dokter dan media internasional untuk memulihkan kesehatannya, menceritakan tentang kisahnya, dan menyatukan kembali ia dengan keluarganya.

Berfokus pada Keajaiban Alam

Sebagian dari kita cenderung memandang dunia ini dan hanya melihat segala keburukannya. DeWitt Jones, seorang fotografer dari majalah National Geographic, menggunakan profesinya untuk merayakan keindahan dunia ini. Ia menunggu dan mengamat-amati dengan sabar sampai seberkas cahaya atau suatu perubahan pada sudut pandang tiba-tiba menyingkapkan keajaiban yang selama ini memang terdapat di sana. Dengan kameranya, ia dapat menemukan keindahan dalam diri manusia dan alam yang terlihat paling biasa sekalipun.

Sang Tabib Agung

Ketika Dr. Rishi Manchanda bertanya kepada pasien-pasiennya, “Di mana Anda tinggal?”, ia tidak sekadar menanyakan alamat. Ia telah melihat sebuah pola. Pasien-pasien yang ditolongnya pada umumnya tinggal di lingkungan yang bermasalah. Jamur, hama, dan racun membuat mereka sakit. Dr. Manchanda lalu menjadi pendukung dari sebuah pelayanan medis yang bernama Upstream Doctors. Selain memberikan perawatan medis yang mendesak, para petugas layanan kesehatan itu bekerja sama dengan para pasien dan komunitas mereka untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tercapainya kesehatan yang lebih baik.

Pengharapan Besar

Ketika pemasang iklan merekayasa foto patung marmer karya Michelangelo yang menggambarkan tokoh Daud dari Alkitab, pemerintah Italia dan pengurus museum di sana menyatakan keberatan. Menurut mereka, gambaran Daud menyandang sebilah bedil (bukan umban seperti di Alkitab) merupakan pelanggaran—“sama saja dengan menghancurkan patung itu memakai palu, atau bahkan lebih buruk dari itu,” kata seorang pejabat urusan kebudayaan.

Hadiah dari Orang Majus

Alkisah sepasang anak muda yang saling mencintai tetapi tidak mempunyai banyak uang. Menjelang Natal, keduanya bersusah-payah mencari hadiah yang akan menunjukkan besarnya cinta mereka kepada pasangannya. Akhirnya, pada malam Natal, Della menggunting rambutnya yang sepanjang lutut dan menjualnya agar dapat membeli rantai berbahan platinum untuk arloji milik Jim yang diwarisinya dari ayah dan kakeknya. Namun sayang sekali, ternyata Jim telah menjual arlojinya agar dapat membeli seperangkat sisir yang mahal untuk rambut Della.