Penulis

Lihat Semua

Artikel oleh Patricia Raybon

Sampah Menjadi Harta

Rumah tukang sampah itu terletak di puncak sebuah jalan terjal di kawasan kumuh Bogota. Tidak ada yang istimewa dengan rumah itu. Namun, rumah yang tampak sederhana di ibu kota Kolombia tersebut merupakan perpustakaan gratis dengan koleksi 25.000 buku—buku-buku bekas yang dikumpulkan oleh Jose Alberto Gutierrez untuk dibagi dengan anak-anak miskin di lingkungan tempat tinggalnya.

Pengikut-Pengikut Sang Putra

Bunga matahari mudah tumbuh di mana saja. Setelah diserbuki oleh lebah, bunga matahari dapat muncul di pinggir jalan raya, di bawah kandang burung, pada ladang dan padang rumput. Namun, untuk tumbuh dengan baik, bunga matahari membutuhkan tanah yang subur. Menurut majalah Farmer’s Almanac, tanah yang agak asam dan kaya nutrisi, dengan pengairan yang baik, serta “diberi pupuk organik atau kompos” akan menghasilkan biji bunga yang lezat, penuh minyak yang murni, dan menjadi sumber penghasilan bagi para petaninya yang ulet.

Mengakhiri Iri Hati

Seniman Perancis terkenal, Edgar Degas, dikenang di seluruh dunia karena lukisan-lukisan penari baletnya. Namun tidak banyak orang tahu bahwa ternyata ia iri hati kepada rekan seniman dan pelukis andal saingannya, Édouard Manet. Kata Degas tentang Manet, “Setiap hal yang ia lakukan pasti langsung sukses, sementara aku harus bersusah payah, tetapi tetap tidak pernah berhasil.”

Menurut Gambar Allah

Ketika mulai muncul bercak-bercak putih di kulit cokelatnya yang indah, seorang perempuan muda merasa ketakutan, seolah-olah jati dirinya hilang atau memudar. Dengan riasan tebal, ia berusaha menutupi “bercak-bercak”, begitu ia menyebutnya—yang disebabkan oleh kelainan kulit bernama vitiligo, yaitu kehilangan pigmen melanin yang menghasilkan warna.

Tidak Pernah Sendirian

Ketika sedang menulis pedoman Alkitab untuk para pendeta di Indonesia, seorang kawan kagum pada budaya kebersamaan yang diterapkan di negeri ini. Budaya yang disebut gotong-royong tersebut dilakukan di desa-desa, ketika warga bekerja bersama memperbaiki atap rumah seseorang atau membangun kembali jembatan atau jalan. Bahkan, menurut teman saya, itu terjadi di kota besar, “Orang biasanya pergi bersama ke suatu tempat, misalnya saat berobat ke dokter. Itulah kebiasaan di sana. Mereka tidak pernah sendirian.”

Menikmati Keindahan

Lukisan yang dipajang di lorong sebuah rumah sakit di pusat kota itu langsung menarik perhatian saya. Sapuan warna-warna pastel dan sosok-sosok dari suku asli Amerika Navajo dalam lukisan itu begitu memikat hati hingga saya berhenti berjalan dan memperhatikannya. “Coba lihat,” kata saya kepada Dan, suami saya.

Dikelilingi oleh Tuhan

Di sebuah bandara yang sibuk, seorang ibu muda terlihat sangat kerepotan. Anak balitanya mengamuk, menjerit, menendang, dan menolak naik ke pesawat. Dalam kondisi kewalahan dan hamil besar, ibu muda itu akhirnya tidak tahan lagi, dan ia pun terduduk di lantai dengan frustrasi. Sambil menutupi wajah, tangisnya pun meledak.

Dihapus Sampai Bersih

Saat menciptakan penghapus pensil, insinyur Inggris bernama Edward Nairne awalnya menggunakan sepotong roti. Pada tahun 1770, kulit roti tawar digunakan untuk menghapus tulisan di kertas. Namun, tanpa sengaja, Nairne mengambil lembaran karet lateks dan mendapati bahwa ternyata karet bisa menghapus tulisan, meninggalkan “remah-remah” karet yang mudah dibersihkan dengan tangan.

Semangat Fika

Kedai kopi dekat rumah saya diberi nama Fika, kata dalam bahasa Swedia yang berarti beristirahat dengan menyantap roti dan segelas kopi bersama keluarga, rekan kerja, atau teman-teman. Saya bukan orang Swedia, tetapi kata fika menggambarkan satu hal yang paling saya sukai tentang Yesus—sikap-Nya yang senang mengambil waktu untuk makan dan bergaul dengan orang lain.