Penulis

Lihat Semua

Artikel oleh Xochitl Dixon

Hadiah Doa

Dengan langkah yang berat, saya memasuki sebuah toko untuk membeli kartu ucapan Hari Ayah. Saya sudah memaafkan ayah saya. Saya telah mencoba berdamai dengannya selama bertahun-tahun, sambil memproses di hadapan Allah kepedihan hati yang saya derita sebelum dan sesudah saya meninggalkan rumah pada usia 15 tahun. Sayangnya, setelah puluhan tahun, saya masih belum bisa memahami kartu-kartu yang berisi pesan penuh rasa syukur atas para ayah yang hebat. Namun, karena rindu untuk menghormati Bapa saya di surga, saya berdiri di lorong penjualan kartu itu dan berdoa untuk ayah saya di dunia.

Selalu dalam Penjagaan Allah

Setelah menerima selembar tiket gratis untuk menghadiri sebuah acara yang laku keras, Trina menyelipkannya ke dalam Alkitab miliknya. Tak lama kemudian, putra Trina melihatnya panik mengobrak-abrik dapur. Ketika Trina mengatakan bahwa ia kehilangan Alkitab, putranya bertanya mengapa ia mencarinya di lemari dapur. “Karena aku sudah mencarinya ke mana-mana, dan acaranya dimulai 30 menit lagi,” jawabnya. “Aku tidak ingin ketinggalan sedikit pun.” Putranya tertawa, “Tenang, Ma. Kurasa Mama sedang FOMO (fear of missing out, atau rasa takut ketinggalan).” Trina ikut tertawa. Lalu, suaminya masuk sambil membawa Alkitab. “Kau meninggalkannya di dalam mobil,” katanya.

Harga dari Komitmen

Dua puluh dua orang pemimpin Kristen melakukan perjalanan rahasia setengah hari untuk bersekutu dan belajar dari seorang pendeta asing. Jika tertangkap, sang pendeta akan dideportasi, sementara para peserta terancam hukuman tiga tahun dalam penjara. Delapan belas dari anggota kelompok itu sudah pernah dipenjara karena iman mereka kepada Yesus.

Istirahat yang Menyegarkan

Dalam pesta ulang tahun seorang teman, Mia yang berusia lima tahun menikmati permainan, bernyanyi lagu “Selamat Ulang Tahun,” makan kue, dan melihat temannya membuka-buka hadiah. Ketika semua orang pergi keluar ruangan untuk bermain, Mia berkata kepada ibunya, “Ma, ayo kita pulang.” Di perjalanan pulang, sang ibu bertanya kepada Mia bagian mana yang paling ia sukai hari itu. “Pulang,” jawab Mia. Tidak lama setelah itu, ia langsung tertidur pulas dengan gembira.

Dalam Jangkauan Allah

Seorang gadis berusia 16 tahun dijatuhi hukuman 50 tahun penjara dan harus mendekam di lembaga pemasyarakatan dengan penjagaan maksimum. Karena usianya yang masih muda, ia ditempatkan di sel isolasi, terpisah dari narapidana lainnya. Selama hampir satu tahun, tak ada seorang pun yang mengunjunginya. Namun, ketika berlangsung sebuah pelayanan penjangkauan dan baptisan di penjara itu, para penjaga mengizinkan hamba Tuhan yang melayani untuk masuk ke sel gadis itu. Gadis muda itu pun mendengar Injil, mau menyerahkan hidupnya kepada Yesus, dan meminta untuk dibaptis. Awalnya, tim pelayanan berencana menggunakan air botol kemasan untuk baptisan, tetapi secara tak terduga, petugas menonaktifkan seluruh fasilitas penjagaan dan menggiring gadis itu ke sebuah kolam baptis portabel. Saat mendengar orang-orang mendoakannya, gadis muda itu pun menangis.

Juruselamat yang Penuh Kasih

Suatu saat, di tengah kebakaran hutan yang hebat, seorang penjaga hutan berhasil menyelamatkan seekor anak beruang. Ia kemudian meletakkan hewan itu di lokasi yang aman dan jauh dari kobaran api. Berdiri dengan kaki belakangnya yang mungil, anak beruang itu memeluk betis sang pria. Ketika penjaga hutan itu mencoba melepaskan diri dengan lembut, beruang kecil itu membuka mulutnya seolah berteriak dengan putus asa. Ia berusaha memanjat dan meraih sang penjaga karena ingin tetap berada dalam pelukan sosok pelindungnya itu. Saat anak beruang itu memegangi lengannya, pria yang baik hati tersebut akhirnya mengalah dan mengusap kepala hewan berbulu itu dengan penuh kasih.

Disatukan oleh Yesus

Karya seni Grand Rapids Arch karya Andy Goldsworthy terletak di sisi sebuah jalan, seolah-olah terlihat sedang berjalan bersama para pengunjung. Sang seniman menciptakan lengkungan setinggi hampir 5,5 m dari 36 buah lempengan batu pasir Skotlandia tanpa menggunakan semen atau pasak. Batu-batu yang berbeda dan yang potongannya dicocokkan itu disusun menjulang pada kemiringan tertentu, kemudian ditopang oleh tekanan yang dihasilkan oleh batu kunci berbentuk baji agar tetap utuh dan tidak goyah. Batu kunci itu berperan penting untuk menjaga kesatuan seluruh bangunan, seperti halnya sebongkah batu penjuru.

Mencerminkan Yesus

Pada hari pertama dari pelatihan keterampilan wirausaha kepada para remaja, seorang murid berkata kepada Alan, “Bapak seorang Kristen, bukan? Saya bisa mengenalinya.” Alan belum pernah mengatakan dirinya seorang Kristen atau mengenakan kaos kaki serta dasi kesayangannya yang dihiasi dengan simbol-simbol rohani. Namun, anak remaja itu berkata bahwa ia melihat Yesus melalui perkataan, perbuatan, dan perilaku Alan. Mereka berdua kemudian membicarakan bagaimana mereka dapat mencerminkan Yesus dengan lebih baik di mana saja mereka berada.

Siap Berdoa

Sekawanan hiena telah mengepung seekor singa betina yang sedang sendirian. Ketika hewan-hewan buas itu menyerang, si singa berusaha melawan dengan sekuat tenaga. Setelah mati-matian menggigit, mencakar, menggeram, dan meraung dalam upaya untuk mengusir musuh, singa itu akhirnya terjatuh. Tepat saat kawanan hiena tersebut mengerubutinya, seekor singa betina lain datang menyelamatkannya dengan bantuan tiga ekor singa lainnya yang datang tidak lama setelah itu. Meski kalah jumlah, kucing-kucing besar tersebut berhasil memukul mundur para hiena yang akhirnya tercerai-berai. Kawanan singa betina itu lalu berjaga-jaga, sambil mengamati kondisi sekitar dalam antisipasi terhadap serangan berikutnya.