Haruskah Saya Mengampuni?
Saya tiba di gereja lebih awal untuk menyiapkan sebuah acara. Di ujung ruang kebaktian, ada seorang wanita berdiri sambil menangis. Saya ingat, dahulu ia pernah membenci dan menggosipkan saya. Saya pun mengabaikan tangisannya dan menyalakan alat penyedot debu yang saya pakai. Mengapa saya harus peduli kepada orang yang tidak menyukai saya?
Ketika Ya Berarti Tidak
Saya bersyukur kepada Allah karena diberi kesempatan istimewa untuk merawat ibu saya dalam perjuangannya menghadapi penyakit leukemia. Ketika obat-obatan justru menambah rasa sakitnya, ibu memutuskan untuk menghentikan pengobatan. “Aku tak mau menderita lagi,” katanya. “Aku ingin menikmati hari-hari terakhirku bersama keluarga. Tuhan tahu aku sudah siap untuk pulang.”