Tangani dengan Hati-Hati
Biola, celo, dan gitar Stradivarius termasuk alat musik paling berharga di dunia. Dibuat pada abad ke-17 dan ke-18, instrumen-instrumen tersebut sangat langka dan tak ternilai. Karena itu, mereka layak diperlakukan dengan sangat hati-hati. Tidak heran ketika sebuah celo Stradivarius—yang bernilai lebih dari 20 juta dolar—jatuh dari meja dalam suatu sesi pemotretan, kejadian itu sangat menghebohkan!

Kekasih Abadi Allah
Salah satu surat cinta paling dramatis dan misterius sepanjang masa ditulis oleh komponis Ludwig van Beethoven, ditemukan setelah kematiannya pada tahun 1827. Ditulis dengan tergesa-gesa dan penuh gairah, surat itu memuat kalimat seperti, “Kekasih abadiku . . . aku hanya bisa hidup sepenuhnya bersamamu atau tidak sama sekali.” Yang tragis, surat itu tampaknya tak pernah terkirim, dan siapa penerimanya pun tetap menjadi misteri.

Berjaga-jagalah!
Setelah bertahun-tahun bergumul dan berseru dalam doa, Frank akhirnya berhasil berhenti dari kebiasaan minum minuman keras. Ia mengakui bahwa ketahanannya untuk tidak minum-minum lagi adalah karya Allah dalam hidupnya. Namun, ia juga mengambil langkah nyata: tidak lagi menyimpan minuman keras di rumah, selalu waspada terhadap perubahan suasana hati dan pikirannya, serta menghindari situasi-situasi yang bisa menjerumuskannya kembali. Frank belajar untuk mengandalkan Allah dan tidak memberi celah bagi pencobaan.

Kehadiran yang Menenangkan
Dalam bukunya Generation to Generation (1985), psikolog keluarga Rabi Edwin Friedman memperkenalkan istilah “kehadiran yang menenangkan.” Pendapat Friedman, yang kemudian dijabarkan dalam buku A Failure of Nerve, menyatakan bahwa “masyarakat Amerika zaman modern ini terus-menerus hidup dalam kecemasan, hingga terjadi kemerosotan emosional yang merusak kepemimpinan yang tegas.” Friedman menyoroti bagaimana kecemasan yang serius bisa menyebar dalam suatu sistem—baik dalam keluarga, tempat kerja, maupun komunitas iman. Namun, dengan cara yang sama, kehadiran seorang pemimpin yang tenang dapat membawa dan menyebarkan kedamaian di tengah badai yang sedang bergejolak.
Setia Sampai Akhir: Belajar dari Ketaatan yang Sederhana
Inilah sebuah catatan tentang bagaimana mencintai Tuhan hingga garis akhir, dalam perkara-perkara yang paling kecil sekalipun.
