Penulis

Lihat Semua
David C. McCasland

David C. McCasland

David McCasland mulai menulis untuk Our Daily Bread sejak tahun 1995. Ia telah menulis sejumlah buku untuk Discovery Series Publishers dan bekerja di televisi Day of Discovery. David dan istrinya, Luann, tinggal di Colorado Springs, Colorado. Mereka memiliki empat putri dan enam cucu.

Artikel oleh David C. McCasland

Masalah dari Kecongkakan

Orang yang berhasil meraih ketenaran atau reputasi yang luar biasa di masa hidupnya sering disebut sebagai “tokoh legendaris di zamannya”. Seorang teman yang pernah menjadi pemain bisbol profesional berkata bahwa ia bertemu banyak orang di dunia olahraga yang hanya menjadi “tokoh legendaris di pikirannya sendiri”. Kesombongan memang dapat menyimpangkan cara kita memandang diri kita sendiri, sedangkan kerendahan hati akan membuat kita memandang diri sendiri secara realistis.

Seperti Anak Kecil

Suatu malam, bertahun-tahun lalu, setelah doa malam bersama putri kami yang waktu itu berusia dua tahun, istri saya dikejutkan oleh pertanyaan putri kami. Ia bertanya, “Mami, di mana Tuhan Yesus?”

Menghadapi Penundaan

Kita sering menghadapi berbagai macam penundaan. Kerusakan sistem komputer global menyebabkan pembatalan penerbangan besar-besaran sehingga ratusan ribu penumpang pun terlantar di sejumlah bandara. Di lain waktu, ketika badai musim dingin melanda, kecelakaan yang menimpa beberapa mobil membuat sejumlah jalan raya utama harus ditutup. Seseorang yang sudah berjanji untuk “segera” mengirimkan jawaban, ternyata tidak menepatinya. Penundaan-penundaan seperti itu acap kali membuat kita marah dan frustrasi. Namun sebagai pengikut Kristus, kita dapat datang kepada-Nya untuk meminta pertolongan.

Mengupayakan Kesatuan

Tumbuh besar di era 1950-an, saya tidak pernah mempertanyakan rasisme dan praktik pemisahan golongan yang mewarnai kehidupan sehari-hari di kota tempat saya tinggal. Di berbagai sekolah, restoran, transportasi umum, dan lingkungan tempat tinggal, orang-orang yang warna kulitnya berbeda memang dipisahkan.

Satu Nama

Cleopatra, Galileo, Shakespeare, Elvis, Pelé. Mereka begitu terkenal sehingga satu kata dari nama mereka sudah cukup untuk mengenali mereka. Tokoh-tokoh tersebut menjadi terkenal karena diri mereka dan apa yang mereka lakukan. Namun, ada satu nama lain yang jauh lebih unggul daripada mereka atau nama-nama lain di dunia!

Bersyukur untuk Penyelesaian

Di akhir tahun, kita bisa merasa terbebani oleh tugas yang belum kita selesaikan. Tanggung jawab di rumah dan di tempat kerja seakan tiada habisnya, dan apa yang tidak selesai hari ini akan menumpuk di hari berikutnya. Namun, dalam perjalanan iman kita, adakalanya kita perlu berhenti sejenak untuk mensyukuri kesetiaan Allah dan tugas-tugas yang telah diselesaikan.

Malam Kudus bagi Jiwa

Lama sebelum Joseph Mohr dan Franz Gruber menciptakan lagu Natal “Silent Night” (Malam Kudus) yang terkenal, Angelus Silesius telah menulis puisi berikut:

Lebih dari Sekadar Pahlawan

Sementara penggemar Star Wars di seluruh dunia dengan semangat menantikan peluncuran Episode 8, “The Last Jedi”, para pengamat terus menganalisis kesuksesan luar biasa dari film-film serial Star Wars yang pertama kali ditayangkan tahun 1977. Frank Pallotta, reporter media dari CNNMoney, mengatakan bahwa Star Wars disukai oleh banyak orang yang merindukan “suatu harapan baru dan kekuatan kebaikan di masa ketika dunia membutuhkan sosok pahlawan”.

Kesanggupan Berempati

Kenakanlah baju R70i Age Suit dan Anda akan segera merasa 40 tahun lebih tua, dengan mengalami gangguan pada penglihatan, kehilangan daya pendengaran, dan berkurangnya mobilitas. Baju Age Suit tersebut dirancang untuk menolong para pengasuh agar dapat lebih memahami pasien mereka. Setelah mencoba baju itu, Geoffrey Fowler, koresponden Wall Street Journal, menulis, “Pengalaman yang tak terlupakan dan sesekali menggelisahkan itu membuka mata kita bukan hanya terhadap usia senja, tetapi juga bagaimana perangkat realitas virtual dapat mengajarkan empati dan membentuk persepsi kita tentang dunia yang ada di sekitar kita.”