Month: Juli 2025

Yesus: Segala-galanya bagi Kita

Dengan isyarat terakhir dari wasit, pegulat Kennedy Blades dinyatakan menang dan berhak lolos ke Olimpiade 2024. Ia menempelkan kedua telapak tangannya, mengangkat tangannya dan pandangannya ke atas, lalu memuji Allah. Seorang wartawan bertanya tentang perkembangannya selama tiga tahun terakhir. Atlet papan atas tersebut bahkan sama sekali tidak menyebut tentang latihan fisiknya. “Saya hanya mendekatkan diri dengan Tuhan Yesus,” katanya. Dengan mengakui Kristus sebagai Raja, Blades menyatakan bahwa Dia akan datang kembali dan mendorong orang lain untuk percaya juga kepada-Nya. “Dialah alasan utama saya mampu mencapai prestasi setinggi ini,” katanya. Dalam wawancara yang lain, ia dengan terbuka menyatakan bahwa Yesus adalah segalanya bagi dirinya, sekaligus sumber setiap hal yang baik dalam hidupnya.

Dari Kemuliaan kepada Kemuliaan

Tinggal di sebuah kota pesisir, Valerie menikmati cuaca yang hangat, kegiatan memotret satwa liar, dan menyelam dalam air. Namun, yang paling ia sukai adalah melihat matahari terbit di atas cakrawala. Setiap pagi, ia bangun sebelum fajar untuk mengejar pemandangan laut. Menurut perhitungannya, di luar cuaca yang mendung atau waktu ia tidak di rumah, ia masih dapat melihat matahari terbit dari tepi pantai lebih dari 300 kali setiap tahunnya. Val tidak pernah bosan menyaksikan peristiwa tersebut. Baginya, matahari terbit menampilkan keagungan yang tidak ingin ia lewatkan.

Mari Bicara kepada Allah dengan Firman-Nya!

Kiranya Allah memberkati Anda ketika Anda berdoa! Kiranya Tuhan yang penuh kasih semakin mendekatkan diri-Nya dan berkenan kepada Anda ketika Anda berdoa dengan menggunakan firman-Nya dan janji-Nya.

Mengasihi Sesama Melalui Doa

“Aku tidak tahu bagaimana keadaanku saat ini seandainya ibuku tidak mendoakanku. Sangat mungkin aku sudah tiada,” cerita teman saya, Rahim. Ia seorang mantan pecandu yang pernah dipenjara karena mengedarkan narkoba. Suatu hari, sambil minum kopi, ia menceritakan bagaimana doa-doa ibunya telah mengubah hidupnya. “Bahkan ketika aku telah membuatnya sangat kecewa, beliau tetap mengasihiku dengan doa-doanya. Aku mengalami banyak masalah, tetapi jika ibuku tidak berdoa untukku, aku tahu keadaanku akan lebih buruk.”