Month: November 2025

Hidup bersama Yesus

Dokter Christian Ntizimira merasa Allah memanggilnya untuk menyediakan perawatan paliatif di wilayah-wilayah yang kurang terlayani di negara asalnya, Rwanda. Banyak rekannya tidak bisa melihat nilai penting dari perawatan tersebut karena “pasien-pasien itu sepertinya tidak lagi memiliki harapan.” Namun, Ntizimira mendapati bahwa bagi para pasien dan keluarga mereka, “kehadirannya menyalakan kembali harapan di tengah keadaan yang kelam.” Semangat Ntizimira dijaga oleh keyakinannya bahwa kematian dan kebangkitan Yesus sanggup memperbarui cara kita menghadapi kematian, sebab “kematian Kristus adalah sumber kehidupan.”

Hubungan yang Terjalin dalam Kristus

Dapatkah delapan menit mengubah hidup seseorang? Di tengah dunia yang langka dengan hubungan yang berarti, penulis Jancee Dunn berbicara tentang pengaruh yang besar dari percakapan telepon sepanjang delapan menit. Ia meyakini bahwa percakapan singkat itu dapat menolong kita tetap terhubung dengan keluarga dan sahabat. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan percakapan telepon seperti itu beberapa kali dalam seminggu dapat membantu mengurangi depresi, rasa kesepian, dan kecemasan. Dunn juga mengutip penelitian dari para ahli lain yang menegaskan bahwa penyesuaian-penyesuaian kecil dalam cara kita berhubungan dapat memberi dampak besar pada kesejahteraan jiwa kita maupun jiwa orang lain.

Harga yang Harus Dibayar

Warga lokal menyebutnya “Jalan tanpa Tujuan,” tetapi nama resmi jalan itu adalah Lakeview Drive. Jalan sepanjang hampir 10 km dengan pemandangan indah itu menghadap ke arah Danau Fontana di kawasan Taman Nasional Great Smoky Mountains, dekat Bryson City, Carolina Utara. Setelah melewati terowongan sepanjang kurang lebih 365 m yang dibangun dengan membelah sisi pegunungan granit, jalan itu tiba-tiba terputus. Pemerintah setempat sudah menghabiskan jutaan dolar, tetapi kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkannya menghentikan proyek itu.

Menyanyikan Kitab Suci

Setiap hari, Julie senang menyanyikan ayat-ayat Kitab Suci sebagai bagian dari saat teduhnya. “Saat aku bernyanyi, hati dan pikiranku benar-benar mulai melakukan dan mempercayai apa yang kunyanyikan!” Dengan memperkatakan firman Tuhan lewat lagu, Julie rindu agar kebenaran-Nya dapat membukakan hal-hal yang tidak ia sukai dari dirinya sendiri, seperti suaranya dan tinggi badannya.

Menantikan Allah

Ketika sebuah negara dilanda perang saudara, pihak berwenang merekrut seorang pria untuk masuk dalam wajib militer. Namun, orang itu menolak dan berkata: “Saya tidak ingin ikut serta dalam menghancurkan [negara saya].” Ia pun memutuskan untuk meninggalkan negaranya. Meski demikian, karena tidak memiliki visa, ia pun terjebak di bandara negara lain. Selama berbulan-bulan, staf bandara memberinya makanan, dan ribuan orang tekun mengikuti cuitannya di media sosial tentang pengalamannya berkeliling dari terminal ke terminal, merajut syal, sambil terus menggantungkan harapannya. Mendengar penderitaannya yang tak kunjung usai, sebuah komunitas di Kanada menggalang dana dan mencarikannya pekerjaan serta tempat tinggal.