Kabar Baik yang Sejati
Pikirkan semua “kabar baik” yang ditawarkan oleh dunia. Bagaimana semua itu dibandingkan dengan kabar baik tentang Yesus Kristus?
Temukan bagaimana kabar baik tentang Yesus Kristus dapat Anda alami secara nyata!
![Allah sumber segala penghiburan . . . menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur [orang lain]. (2 Korintus 1:3-4) Allah sumber segala penghiburan . . . menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur [orang lain]. (2 Korintus 1:3-4)](https://da4kwgmu3ugvs.cloudfront.net/wp-content/uploads/sites/60/2025/12/27004358/SOCIAL-POST_20260114-940x1175.jpg)
Penghiburan dari Allah
Saya tidak sabar. Saya dan suami baru saja kembali dari pasar swalayan, dan saat kami membongkar belanjaan, saya panik mencari kantong berisi donat—tetapi tidak menemukannya. Setelah memeriksa struk belanja, saya melihat ternyata donat itu tidak terbeli. Dengan kesal saya berteriak, “Yang aku mau beli tadi cuma donat!” Lima belas menit kemudian, suami saya datang dan menyodorkan sekantong donat. Tanpa sepengetahuan saya, ia menembus jalanan penuh salju dan kembali ke toko demi memenuhi keinginan saya. Saya pun memeluknya erat, lalu dengan malu-malu berkata, “Syukurlah kamu tidak kenapa-kenapa demi memuaskan keinginanku!”


Berpegang Teguh kepada Allah
Dalam kejuaraan gulat tingkat distrik di sekolah kami, anak-anak berusia delapan tahun bertanding di atas matras dengan menerapkan teknik pegangan yang cerdik untuk menjatuhkan lawan demi meraih kemenangan. Gulat adalah olahraga kuno yang menuntut strategi cermat dalam memadukan gerakan menjatuhkan, melepaskan diri, mengunci, dan berbagai teknik lain yang menghasilkan poin untuk mencapai kemenangan. Seorang gadis kecil dari kelas tiga, yang menjadi kesayangan penonton, memiliki gerakan yang sangat cepat sehingga ia dengan lincah dapat mengecoh dan menaklukkan lawan-lawannya.

Mata yang Melihat Segalanya
Jason dan Pierre telah bekerja bersama selama satu dekade memasang pelapis dinding luar rumah. Mereka berdua sahabat baik, meski jarang berbicara. Saat bekerja, hampir tak ada kata yang terucap di antara mereka. Namun, mereka mengenal baik satu sama lain sehingga untuk berkomunikasi, mereka cukup menganggukkan kepala atau menggunakan lirikan mata. Isyarat-isyarat kecil seperti itu memiliki makna yang mendalam.
