Month: Maret 2026

Mempersembahkan Hidup bagi Allah

“Saya bersyukur kepada Allah atas kebaikan-Nya,” demikian bunyi sebuah plakat, “karena Dia mengizinkan saya mengambil bagian dalam pembangunan jalan raya ini sebagai bingkai bagi lukisan indah ciptaan-Nya.” Konon itulah ucapan Samuel Christopher Lancaster, seorang insinyur jalan raya, pada tahun 1915. Plakat tersebut dipasang pada sebuah tempat orang dapat melihat pemandangan jalan yang dirancangnya, yaitu jalur yang membawa para pengendara menyusuri ngarai Sungai Columbia di antara hutan, air terjun, dan tebing-tebing batu yang menakjubkan.

Menjadi Terang bagi Kristus

Saat pandemi virus corona, sekolah-sekolah di seluruh dunia memutuskan siswa-siswi harus belajar dari rumah demi alasan kesehatan dan keselamatan. Gedung sekolah dan arena olahraganya menjadi kosong dan tidak terpakai. Menyadari banyaknya orang yang mengalami penderitaan berat, para guru berusaha melakukan sesuatu untuk menunjukkan bahwa mereka merindukan para siswa dan menyemangati murid-murid itu agar tetap giat belajar. Karena itu, banyak sekolah mengadakan tantangan “Jadilah Terang” dengan menyalakan lampu-lampu di arena olahraga mereka yang kosong setiap malam.

Waktu Allah

Sebelum tahun 1967, satuan waktu diukur berdasarkan pola astronomi: rotasi bumi dan revolusinya mengelilingi matahari. Namun, setelah berabad-abad, ternyata ditemukan masalah: bumi bergerak melambat dalam orbitnya. Para ilmuwan menemukan bahwa satu detik menjadi lebih panjang daripada biasanya. Meski terjadi secara perlahan-lahan, dunia telah “kehilangan” tiga jam dari waktu yang terhitung sejak zaman Kristus hidup.

Mendampingi Mereka yang Menderita

“Ayah, kepalaku sakit.” “Ayah, aku kedinginan.” “Ayah, boleh gosok kakiku?” Belum lama ini, putri saya yang berusia remaja mengalami demam tinggi, menggigil, dan sakit di sekujur tubuh. Ia ingin saya membuatnya merasa lebih nyaman, dan yang terutama, agar saya selalu berada di sisinya. Kami pun membawanya ke unit gawat darurat dan diberi tahu bahwa penyebab penyakitnya adalah virus. Tidak ada yang bisa dilakukan selain bertahan melewatinya.