Category  |  Santapan Rohani

Melayani seperti Kristus

Saat mengunjungi seorang rekan yang dirawat di rumah sakit, saya terkesan dengan tindakan seorang dokter muda yang hadir bersama rekan-rekan dokter muda lainnya. Mereka sedang mendengarkan penjelasan seorang dokter senior tentang kondisi pasien. Tiba-tiba, rekan saya dengan cemas berkata bahwa ia perlu ke kamar mandi, tetapi kesulitan untuk bangun. Ia bahkan tidak sanggup menunggu perawat untuk datang membantunya.

Sungai untuk Diseberangi

Ketika Chris McCandless menyimpang dari jalan utama dan masuk ke dalam kawasan liar Alaska, ia berharap itu hanya untuk sementara. Ia menyeberangi Sungai Teklanika pada bulan April, tetapi es yang mencair pada musim panas membuat sungai itu meluap dengan arus deras yang tak terseberangi. McCandless tidak bisa kembali, dan berbulan-bulan kemudian, dalam kondisi kehabisan makanan, ia pun mati dengan tragis. Pengalamannya yang mengenaskan itu kemudian diabadikan dalam buku dan film.

Melangkah Seirama

Lillian Colón, yang tumbuh besar di panti asuhan, berhasil mengalahkan 400 penari lainnya untuk meraih posisi yang sangat didambakan dalam kelompok tari ternama di dunia. Hingga usia 40-an, Lillian berpentas bersama kelompok itu dalam sinkronisasi koreografi yang kompak. Kini, sebagai pelatih tari di usianya yang ke-70, ia berusaha menanamkan pelajaran terbesar kepada para siswanya: Bekerja sama agar tetap seirama. “Di atas maupun di bawah panggung, hidup kita saling terkait erat,” katanya, “dan kita semua akan berhasil jika kita mendukung dan memperhatikan satu sama lain.”

Ikut dalam Karya Penyelamatan Allah

Saat Taliban dengan cepat mengambil alih pemerintahan Afghanistan pada tahun 2021, puluhan ribu orang terjebak di negara itu tanpa jalan keluar. Banyak yang merasa terisolasi dan putus asa. Warga sipil pun bergerak, termasuk seorang pemuda yang mengadakan kampanye melalui Instagram dan berhasil mengumpulkan tujuh juta dolar AS untuk membiayai evakuasi dengan pesawat terbang carteran. “Kami berhasil mengesampingkan perbedaan politik dalam situasi seperti ini,” katanya kepada media, “dan berbagai lapisan masyarakat sungguh-sungguh bersatu demi menyelamatkan orang-orang di sana.” Mereka semua ikut turun tangan dalam misi penyelamatan tersebut.

Terhilang, tetapi Kini Ditemukan

Bertahun-tahun lalu, saat saya berkunjung ke kawasan Amazon di Ekuador bersama ayah saya, kami menaiki perahu menuju sebuah desa kecil untuk menikmati pemandangan dan mengenali kehidupan penduduk di sana. Ayah saya membelikan saya sejumlah perhiasan hasil kerajinan tangan, termasuk sepasang anting. Anting-anting itu hanya saya kenakan pada acara-acara khusus, seperti ketika saya mengunjungi saudara perempuan saya untuk merayakan ulang tahun saya. Namun, sepulang dari sana, saya panik ketika menyadari salah satu anting itu hilang. Saya sampai mencarinya ke mana-mana.

Pengorbanan dalam Kerendahan Hati

Seorang pilot bersama dua putrinya terbang dari Soldotna, Alaska, untuk melihat-lihat pemandangan. Namun, pesawat kecil yang dikemudikannya tidak pernah tiba di tujuan. Beberapa pilot lokal kemudian melakukan pencarian darurat, dan salah satu dari mereka yang bernama Terry Godes berhasil menemukan bangkai pesawat yang hampir tenggelam di sebuah danau yang sebagian airnya membeku. Ketiga anggota keluarga itu, yang bertahan hidup dengan berdiri di atas sayap pesawat selama berjam-jam, akhirnya diselamatkan oleh Garda Nasional. Godes rela mengorbankan waktu dan tenaganya demi orang lain, yang berujung pada penyelamatan para korban. Dengan rendah hati, ia berkata, “Saya hanya seseorang yang lebih dahulu menemukan pesawat itu.”

Pentingnya Pertanggungjawaban

Seorang hakim mempunyai cara unik untuk menangani kasus pencurian di toko-toko. Para pelakunya dihukum mencuci mobil di area parkir toko sebagai bagian dari kerja bakti mereka. Ia berharap hukuman itu dapat mencegah pencurian lain di masa depan sekaligus menjadi pengingat nyata tentang konsekuensi dari pelanggaran hukum. Hakim itu menegaskan pentingnya pertanggungjawaban dan bagaimana setiap perbuatan memiliki konsekuensi.

Ujung Bumi

Kiribati, negara kepulauan di Samudra Pasifik, adalah satu-satunya negara di dunia yang terletak di keempat belahan bumi. Tiga puluh tiga pulaunya terbentang melintasi garis khatulistiwa dan garis bujur 180°. Kiribati juga termasuk salah satu negara paling terpencil di dunia.