Lemah Lembut Sekaligus Perkasa
Ketika wilayah pendudukan musuh di Belanda makin meluas, Anne Frank dan keluarganya menyiapkan diri lalu pindah ke tempat persembunyian untuk menghindari bahaya. Mereka bersembunyi selama dua tahun di masa Perang Dunia ke-2, sebelum akhirnya ditemukan dan dikirim ke kamp konsentrasi. Walaupun demikian, dalam catatannya yang kemudian diterbitkan sebagai buku terkenal berjudul Diary of a Young Girl, Anne menulis, “Untuk jangka panjang, senjata yang paling ampuh adalah kebaikan hati dan kelemahlembutan.”
Lepas dari Kebisingan
Beberapa tahun lalu, pimpinan sebuah kampus mengajak para mahasiswa untuk bergabung dalam kegiatan “mematikan gawai” pada suatu malam. Awalnya para mahasiswa merasa berat meninggalkan telepon genggam dan masuk ke kapel. Namun, mereka akhirnya bersedia dan selama satu jam, duduk diam dalam kebaktian yang diisi dengan musik dan doa. Sesudahnya, salah seorang mahasiswa menggambarkan pengalamannya itu sebagai “suatu kesempatan indah untuk menenangkan diri . . . untuk lepas dari segala kebisingan yang tidak perlu.”
Pengembalian Investasi
Pada tahun 1995, para investor pasar modal AS menerima rekor pengembalian tertinggi—rata-rata mendapatkan keuntungan sebesar 37,6 persen atas investasi mereka. Kemudian, di tahun 2008, para investor mengalami kerugian dalam jumlah yang hampir sama besarnya: negatif 37,0 persen. Tingkat keuntungan pada tahun-tahun di antaranya bervariasi besarnya, sehingga mereka yang menginvestasikan uangnya di pasar modal bertanya-tanya—terkadang dengan perasaan takut—bagaimana nasib investasi mereka.
Saat Kita Tidak Terpilih
Seorang teman di Facebook mengumumkan bahwa ia telah berhasil menyelesaikan sebuah proyek. Teman-teman yang lain mengucapkan selamat kepadanya, tetapi pengumumannya itu menusuk hati saya. Seharusnya saya yang menggarap proyek itu. Namun, saya dilewati, tanpa tahu apa alasannya.
Selalu Menyertai Kita
Wanita itu memusatkan perhatiannya pada rak paling atas, tempat botol-botol saus spageti dipajang. Sudah sejak tadi saya berdiri di sampingnya, memperhatikan rak yang sama dan menimbang-nimbang. Akan tetapi, wanita itu sepertinya tidak menyadari kehadiran saya dan tenggelam dalam pikirannya sendiri. Tidak sulit bagi saya untuk mengambil botol dari rak paling atas karena badan saya yang lumayan tinggi. Namun, tidak demikian dengan wanita itu. Saya menyapanya sambil menawarkan bantuan. Wanita itu sempat tersentak, lalu berkata, “Ya ampun, saya tidak sadar Anda ada di sini. Terima kasih bantuannya, Pak.”
Maksud dari Penderitaan?
Ketika Siu Fen menerima kabar bahwa dirinya mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah seumur hidup, rasanya ia ingin menyerah saja. Sebagai pensiunan yang hidup melajang, ia merasa tidak ada gunanya lagi hidup. Namun, teman-teman meyakinkannya untuk bertahan dan melakukan cuci darah, serta terus percaya bahwa Tuhan akan menolongnya.
Pencarian Harta Karun
Harta karun yang terpendam. Kedengarannya seperti dongeng anak-anak. Namun, seorang jutawan eksentrik bernama Forrest Fenn mengaku menyembunyikan peti berisi emas permata senilai 2 juta dollar di suatu tempat di Pegunungan Rocky. Banyak orang pun pergi mencarinya. Bahkan, 4 orang kehilangan nyawa saat berusaha memburu harta karun yang tersembunyi itu.
Tidak Terbandingkan
“Kapan-kapan, akan kutaruh semuanya di Facebook—dan bukan cuma yang baik-baik saja, lho!”
Kabar Baik!
Saya membaca kisah yang begitu menyentuh dalam sebuah artikel singkat di surat kabar. Setelah mengikuti program pembinaan iman tentang cara mempererat ikatan keluarga, sekelompok narapidana memperoleh kesempatan langka. Mereka diizinkan menerima kunjungan terbuka dari keluarga mereka. Ada sejumlah narapidana yang bertahun-tahun belum pernah bertemu dengan anak-anak mereka. Kali ini, mereka tidak hanya berbicara melalui pembatas kaca, melainkan boleh bersentuhan dan berpelukan dengan keluarga yang mereka kasihi. Air mata pun mengalir ketika hubungan dalam keluarga para narapidana itu bertambah erat dan mengalami pemulihan.