Mengubah Perspektif
Sebagai orang yang suka bangun pagi, istri saya menikmati waktu-waktu yang hening sebelum orang lain dalam rumah terjaga. Ia menggunakan waktu itu untuk membaca Alkitab dan berdoa. Baru-baru ini ia hendak duduk di kursi favoritnya, tetapi pikirannya teralih ketika melihat ada sofa yang berantakan setelah saya pakai saat menonton pertandingan sepakbola malam sebelumnya. Awalnya, kekacauan itu mengalihkan perhatian istri saya, dan rasa frustrasinya terhadap saya mengusik kehangatan pagi yang hening itu.
Pilihan-Nya
Ketika anak-anak kami masih kecil, saya sering berdoa bersama mereka setelah kami menyelimuti mereka di tempat tidur. Namun sebelum berdoa, saya kadang-kadang akan duduk di tepi tempat tidur itu dan berbincang-bincang dengan mereka. Saya ingat pernah mengatakan kepada putri kami, Libby, “Seandainya Papa bisa membariskan semua gadis cilik berusia 4 tahun di dunia ini, Papa akan menyusuri barisan itu untuk mencarimu. Setelah melihat-lihat semua anak dalam barisan itu, aku akan memilihmu untuk menjadi putriku.” Perkataan saya itu selalu memunculkan senyuman lebar di wajah Libby karena ia mengetahui bahwa dirinya istimewa bagi saya.
Rindu Diselamatkan
Film Man of Steel, yang dirilis pada tahun 2013, merupakan sebuah penggambaran baru tentang kisah Superman. Dipenuhi dengan efek spesial yang mengagumkan dan aksi-aksi nonstop yang menegangkan, film itu memikat banyak orang untuk menyaksikannya di bioskop-bioskop di seluruh dunia. Ada yang mengatakan bahwa daya tarik film itu terletak pada penggunaan teknologinya yang menakjubkan. Yang lainnya merujuk pada ketertarikan yang selalu dimiliki orang terhadap “mitologi Superman”.
Dunia Yang Tak Kasat Mata
Tahukah Anda bahwa jumlah mikroba di satu tangan Anda saja sudah melampaui jumlah seluruh manusia yang hidup di atas bumi? Atau bahwa jutaan mikroba dapat masuk ke dalam sebuah lubang jarum? Organisme hidup bersel tunggal itu terlalu kecil untuk dapat terlihat oleh mata kita tanpa bantuan mikroskop. Namun mereka hidup di udara, tanah, air, dan bahkan di dalam tubuh kita. Kita terus-menerus berinteraksi dengan mereka, meskipun dunia mereka sepenuhnya di luar jangkauan semua indera kita.
Bertanya Kepada Penulisnya
Sudah bertahun-tahun saya menjadi bagian dari beragam klub buku. Biasanya, beberapa teman sepakat untuk membaca sebuah judul buku dan kemudian kami berkumpul untuk mendiskusikan ide yang diajukan oleh penulis buku tersebut. Selalu saja ada seorang anggota kelompok yang mengajukan sebuah pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh anggota lainnya. Kemudian seseorang akan berkata, “Andai saja kita bisa bertanya kepada penulisnya.” Sebuah tren baru yang populer di kota New York membuat itu mungkin terjadi. Sejumlah penulis, dengan bayaran yang besar, menyediakan diri untuk bertemu berbagai klub buku.
Mendekati Allah
Dahulu saya sempat terusik ketika merasa semakin berdosa justru pada saat saya semakin dekat kepada Allah dalam perjalanan iman saya. Lalu sebuah fenomena di kamar telah menyadarkan saya. Sebuah celah kecil pada tirai yang menutupi jendela meloloskan seberkas cahaya ke dalam kamar saya. Saat mengamatinya, saya melihat partikel-partikel debu yang beter-bangan dalam jalan cahaya itu. Tanpa seberkas cahaya itu, kamar saya terlihat bersih, tetapi kini partikel debu tersebut dapat terlihat jelas.
Terbebani
Tanggal 10 Agustus 1628 adalah hari yang kelam dalam sejarah angkatan laut. Pada hari itu, sebuah kapal perang kerajaan Swedia, Vasa, diluncurkan untuk menjalani pelayaran perdananya. Setelah menempuh proses pembangunan selama 2 tahun, dengan dileng-kapi hiasan yang megah dan membawa persenjataan sebanyak 64 buah meriam, kapal perang kebanggaan angkatan laut Swedia itu tenggelam hanya dalam jarak satu mil setelah bertolak ke laut. Apa yang salah? Beban yang berlebihan menyebabkan kapal itu terlalu berat untuk layak berlayar. Kelebihan beban telah membuat Vasa karam di dasar laut.
Kehendak Siapa?
Kiranya segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendakmu.” Itulah salam yang sering diucapkan selama perayaan Tahun Baru Tionghoa. Seindah-indahnya ucapan itu, peristiwa-peristiwa yang terbaik justru terjadi saat segalanya sesuai dengan kehendak Allah dan bukan menurut kehendak saya sendiri.
Cermin, Cermin
Seberapa sering Anda melihat bayangan Anda pada cermin? Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa orang pada umumnya becermin 8-10 kali sehari. Survei lain mengatakan bahwa hitungannya bisa mencapai 60-70 kali sehari, jika yang disebut becermin juga termasuk lirikan sekilas untuk melihat bayangan kita di jendela toko dan di layar ponsel.