Category  |  Santapan Rohani

Terus Memuji Allah

Pada suatu musim panas, dalam perjalanan darat menuju Montana, kami berhenti di sebuah tempat istirahat untuk meregangkan kaki. Di dalam salah satu bangunan di sana, saya mendengar seorang pemuda sedang menyanyikan sepenggal lagu pujian yang terkenal sambil mengepel lantai. Kemudian ia mulai menyanyikan himne “It Is Well with My Soul” (Jiwaku Tenanglah, kppk 328). Saya tidak bisa menahan diri. Ketika pemuda itu menyanyikan awal dari refrein “Jiwaku . . .,” saya mengulanginya. Ia melanjutkan dengan, “tenanglah . . .,” dan saya kembali mengikutinya. Kami pun bersama-sama menyanyikan baris terakhir: “Jiwaku, jiwaku . . . tenanglah!” Ia tersenyum lebar, kami beradu kepalan tangan, sambil berkata, “Puji Tuhan.” Ketika saya kembali ke mobil sambil tersenyum lebar, suami saya pun bertanya, “Mengapa kamu begitu gembira?”

Bekerja Bersama dalam Kristus

“Di mana pun Anda berada, apa pun yang Anda alami; pakailah apa yang Anda miliki dan manfaatkan sebaik-baiknya,” kata seorang pemudi dalam sebuah wawancara televisi. Kata-katanya mendorong saya untuk mendengarkan seluruh kisah hidupnya. Saya pun mengetahui bahwa ia adalah salah seorang dari enam bersaudara perempuan yang semuanya berusaha meraih gelar keperawatan. Mereka pernah menjadi tunawisma dan hidup dalam kesulitan, tetapi mereka bekerja bersama untuk mencapai tujuan mereka. Pada saat kisah itu ditayangkan, keenam saudara perempuan itu sudah hampir menyelesaikan program keperawatan di sebuah universitas lokal.

Yang Sangat Penting

Thomas de Mahy adalah salah seorang bangsawan yang dieksekusi oleh para perusuh dalam Revolusi Prancis di akhir abad ke-18. Menurut legenda, setelah membaca surat perintah eksekusinya, de Mahy justru menanggapi dengan berkata, “Surat ini mengandung tiga kesalahan ejaan.” Jika perkataan itu benar adanya, de Mahy jelas-jelas mengabaikan sesuatu yang jauh lebih penting, yakni kematian yang segera dijelangnya.

Yesus Sang Pemenang

Dalam pertandingan Super Bowl VII tanggal 14 Januari 1973, ada kesempurnaan yang dipertaruhkan. Sepanjang musim, sampai pada saat itu, tim sepak bola Amerika Miami Dolphins mencetak rekor sempurna—16 pertandingan tanpa kekalahan. Lalu, ketika Super Bowl berakhir, Dolphins yang menang tercatat dalam sejarah olahraga sebagai satu-satunya tim sepak bola profesional dengan rekor sempurna.

Allah Mendengar Doa-Doa Kita

Teman saya, Christine, dan suaminya diundang untuk makan malam di rumah paman dan bibinya. Bibi Christine baru saja didiagnosis menderita kanker ganas. Sebelum mereka mulai makan, sang paman bertanya, “Apakah ada yang ingin menyampaikan sesuatu?” Christine tersenyum, karena ia tahu maksud pamannya adalah, “Apakah ada yang ingin berdoa?” Pamannya belum percaya kepada Yesus, tetapi beliau tahu Christine adalah seorang percaya. Jadi itu adalah cara pamannya meminta Christine untuk berdoa. Dengan tulus hati, Christine lalu berdoa mengucap syukur atas pemeliharaan Allah dan memohon supaya Dia mengadakan mukjizat bagi bibinya.