Category  |  Santapan Rohani

Memperluas Cara Pandang

Selama 3 bulan saya mendapat posisi paling baik untuk melihat dengan sangat jelas karya ciptaan Allah yang mengagumkan. Pada ketinggian sekitar 27 meter dari atas tanah di Norfolk Botanical Garden, Virginia, para pekerja memasang kamera web yang diarah-kan pada sarang dari sekawanan elang botak, dan para pemirsa diizinkan untuk menyaksi-kan kegiatan kawanan itu melalui Internet.

Papan Dan Pangan

Dalam perjalanan ke Inggris baru-baru ini, saya dan istri mengunjungi Pondok Anne Hathaway di Stratford-upon-Avon. Bangunan pondok itu berusia lebih dari 400 tahun dan merupakan rumah keluarga dan tempat istri William Shakespeare itu bertumbuh besar.

Memandang Tujuan Akhir

Hanya dalam jangka waktu satu tahun, bisnis penerbitan yang selama ini sukses dijalankan oleh Richard LeMieux harus mengalami kebangkrutan. Hartanya lenyap, dan ia pun jatuh depresi. Akhirnya, LeMieux mulai kecanduan minuman keras dan keluarganya pun meninggalkannya. Di titik terendah dalam hidupnya, ia menjadi seorang tunawisma yang hidupnya hancur dan melarat. Namun, pada saat itulah ia berpaling kepada Allah. Ia kemudian menulis sebuah buku tentang pelajaran yang diperoleh-nya dari pengalaman sulit tersebut.

Perhatikan Baik-Baik

Salah satu tempat yang saya suka kunjungi di Jamaika adalah Ocho Rios, sebuah kota yang memiliki Air Terjun Sungai Dunn—suatu objek pemandangan yang selalu memukau saya. Jeramnya mengalirkan air turun melalui serangkaian panjang bebatuan menuju ke Laut Karibia. Para petualang bisa mendaki air terjun itu, dengan merangkak susah payah di atas bebatuan yang bulat dan menikmati lintas alam yang menyegarkan hingga puncaknya. Air yang mengalir serta permukaan batu yang cukup licin dan curam membuat perjalanan lintas alam ini bergerak lambat dan agak berbahaya.

Kanguru Dan Emu

Dua binatang asli Australia, kanguru dan emu, memiliki kesamaan—keduanya jarang bergerak mundur. Kanguru, karena bentuk tubuh dan ekor panjang yang kuat, dapat melompat dengan bergerak maju. Namun kanguru tidak bisa bergerak mundur dengan mudah. Emu bisa berlari cepat dengan kaki-kakinya yang kuat, tetapi persendian lutut emu tampaknya sulit untuk membuatnya bergerak mundur. Kedua gambar binatang itu tertera pada lambang negara Australia sebagai simbol bahwa bangsa tersebut akan selalu bergerak maju dan terus akan membuat kemajuan.

Seputih Salju

Suatu hari ketika saya menjemput anak saya dari sekolah, salju pun mulai turun. Gumpalan-gumpalan seputih kapas itu turun dengan cepat dan terus-menerus. Akhirnya, kami memperlambat laju mobil dan berhenti karena terjebak kemacetan. Dari dalam mobil, kami menyaksikan ada perubahan yang terjadi. Tanah yang cokelat gelap berubah menjadi putih. Salju itu menyamarkan ketegasan garis bentuk bangunan; melapisi mobil-mobil di sekitar kami, dan juga menumpuk pada setiap pohon yang ada.

Perjalanan Jordyn

Jordyn Castor terlahir buta. Namun hal ini tidak lantas menghalanginya untuk menja-lani suatu hidup yang utuh dan produktif. Sebuah film dokumenter berjudul Can You See How I See? (Dapatkah Kau Melihat Sebagaimana Aku Melihat?) menceritakan tentang kisah hidupnya. Jordyn mencapai prestasi yang sangat baik di sekolah dan dengan hanya sedikit bantuan, ia juga bisa merasakan nikmatnya berjalan-jalan dengan sepeda dan menuruni bukit dengan ski.

Pencarian Sesuatu Yang Berharga

Dalam buku The Hobbit karya J. R. R. Tolkien, para kurcaci berkumpul untuk pergi melawan Smaug, seekor naga kejam, demi merebut kembali harta mereka yang dicuri si naga. Meskipun perjalanan mereka begitu berbahaya dan menakutkan, Balin, wakil dari kelompok para kurcaci itu, menyatakan keyakinannya kepada Thorin, pemimpin mereka: “Ada pribadi yang pantas kuikuti. Ada pribadi yang pantas kusebut Raja.” Komitmen Balin untuk menjalankan misi yang berbahaya itu didasari oleh keyakinannya kepada pemimpin mereka.

Kejatuhan

Selama bertahun-tahun setelah Masa Depresi Besar, pasar saham menemui kesulitan untuk mendapatkan kembali kepercayaan investor. Kemudian pada tahun 1952, Harry Markowitz menyarankan para investor untuk menyebarkan investasi mereka ke berbagai perusahaaan dan industri. Ia mengembangkan teori seleksi portofolio yang dapat membantu para investor di tengah masa-masa yang tidak menentu. Pada tahun 1990, Markowitz dan dua orang rekannya memenangi Penghargaan Nobel di Bidang Ilmu Ekonomi untuk teori mereka.