Category  |  Santapan Rohani

Siapakah Pahlawannya?

Ketika membaca kitab Hakim-Hakim dengan segala pertempuran dan tokoh-nya yang perkasa, bisa jadi kita merasa seperti sedang membaca komik tentang pahlawan super. Kita membaca tentang Debora, Barak, Gideon, dan Simson. Meskipun demikian, pada jajaran hakim-hakim (atau penyelamat) itu, kita juga menemukan nama Otniel.

Sebelum Dan Setelah

Adakah perubahan pada iman seseorang setelah pencobaan berat menimpa? Saya memikirkan hal ini ketika membaca kisah tragis tentang seorang ayah di Jamaika yang tanpa sengaja menembak dan membunuh putrinya yang berusia 18 tahun saat berusaha melindungi keluarganya dari para penjahat.

Hati Yang Tertuduh

Baru-baru ini saya membaca tentang seorang detektif swasta di AS yang biasa mengetuk pintu, menunjukkan lencananya, lalu berkata, “Saya rasa kami tak perlu memberitahukan alasan kami datang kemari.” Sering kali, tuan rumahnya akan tertegun dan berkata, “Bagaimana Anda bisa tahu?” untuk kemudian menjelaskan tentang suatu tindak kriminal di masa silam yang belum pernah terungkap. Dalam tulisannya di majalah Smithsonian, Ron Rosenbaum menyebut reaksi itu sebagai “terkuaknya kesadaran nurani, monolog batin dari hati yang tertuduh.”

Penyesalan Pembeli

Pernahkah Anda merasa menyesal setelah membeli sesuatu? Saya pernah. Tepat sebelum saya membayar barang tersebut, hati saya merasa begitu senang akan mendapatkan sesuatu yang baru. Namun setelah membelinya, gelombang penyesalan pun datang menerjang. Apakah saya benar-benar membutuhkan benda ini? Haruskah saya mengeluarkan uang sebesar itu?

Berharga Di Mata Allah

Sebagai tanggapan terhadap kabar telah berpulangnya seorang teman dekat kami, seorang saudara seiman yang bijak mengirimkan kepada saya kata-kata berikut, “Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya” (Mzm. 116:15). Iman teman kami yang menyala-nyala kepada Yesus Kristus menjadi karakteristik dominan yang menandai hidupnya. Oleh karena itu, kami yakin ia sudah pulang ke rumah Bapa di surga, dan keluarganya pun memiliki keyakinan yang sama. Hanya saja, saya masih begitu terfokus dengan dukacita yang mereka alami. Memang selayaknya kita menunjukkan kepedulian kepada orang lain yang berduka dan mengalami kehilangan.

Harapan Besar

Saya pernah bertanya kepada seorang konselor tentang masalah-masalah besar yang paling sering membuat orang mencari jasanya. Dengan yakin ia menjawab, “Akar dari banyak masalah yang terjadi adalah harapan-harapan yang kandas; dan jika tidak diatasi, hal itu akan berkembang menjadi amarah dan kepahitan.”

Lebih Baik Daripada Yang Direncanakan

Gangguan bukanlah hal baru. Jarang sekali segala sesuatu dalam satu hari itu berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.

Keajaiban Salib

Ketika berkunjung ke Australia, saya berkesempatan melihat rasi bintang Salib Selatan pada suatu malam yang cerah. Rasi bintang yang terletak di belahan bumi bagian selatan ini merupakan salah satu rasi bintang yang paling mudah dikenali. Para pelaut dan navigator sudah mengandalkannya sebagai penunjuk arah dan navigasi di tengah lautan sejak abad ke-15. Meskipun ukurannya relatif kecil, Salib Selatan dapat terlihat hampir sepanjang tahun. Rasi bintang ini terlihat begitu jelas pada suatu malam yang gelap sehingga saya pun dengan mudah dapat mem- bedakannya di antara bintang yang bertaburan. Sungguh pemandangan yang luar biasa!

Disiplin Penantian

Menanti itu sulit. Kita menanti dalam antrean di toko, dalam kemacetan, atau di ruang tunggu dokter. Kita memainkan ibu jari, menahan diri untuk tidak menguap, dan memendam rasa kesal dalam hati. Yang lebih sulit lagi adalah ketika kita menantikan sepucuk surat yang tak kunjung tiba, kembali-nya anak yang kabur dari rumah, atau pasangan yang kita harap mau berubah. Kita menantikan kehadiran seorang buah hati. Kita menantikan sesuatu yang didambakan hati kita.