Category  |  Santapan Rohani

Interupsi Ilahi

Sara memulai harinya pada dini hari dengan membuat daftar kegiatan yang harus ia selesaikan hari itu. Namun, rencananya terusik oleh permintaan dari sebuah keluarga muda yang membutuhkan bantuan. Mereka sedang menantikan kupon pembelian bahan bakar dari gereja, dan di tengah kesibukannya, Sara merasa Allah menggerakkannya untuk mengantar sendiri kupon itu. Ia pun menyanggupi untuk menghampiri keluarga itu di hotel tempat gereja menempatkan mereka selama beberapa minggu. Namun, ketika menemukan bahwa alamatnya lebih jauh daripada perkiraannya, ia sempat berkata kepada Allah dengan kesal, Begitu banyak bensin yang harus kukeluarkan demi menyampaikan kupon ini kepada mereka!

Hak Istimewa Kita dalam Kristus

Pemilik tim bola basket NBA Dallas Mavericks pernah menawarkan 100.000 dolar AS (lebih dari 1,6 milyar rupiah) kepada seorang pembawa acara olahraga asal Chicago untuk secara resmi mengganti namanya menjadi “Dallas Maverick.” Ia juga berjanji akan menyumbangkan jumlah yang sama kepada badan amal yang dipilih oleh sang pembawa acara. Setelah mempertimbangkan dengan serius, pembawa acara tersebut tetap teguh pada pendiriannya dan menolak tawaran itu. Ia menjelaskan, “Kalau saya mengiyakan, berarti saya mau melakukan apa saja demi uang, dan itu mengusik hati nurani saya. Nama saya adalah hak istimewa saya sejak lahir. Saya ingin menjaga integritas dan kredibilitas saya.”

Dari Setiap Bangsa

London adalah kota kosmopolitan, tempat tinggal bagi orang-orang dari berbagai bangsa. Kedatangan mereka dari seluruh penjuru dunia memang membawa kekayaan budaya, seperti beragamnya kuliner yang tersedia. Namun, keberagaman ini juga menghadirkan tantangan. Saya merasa sedih ketika mendengar teman-teman dari sebuah negara Eropa yang baru bergabung dengan Uni Eropa merasa diremehkan. Mereka merasa diabaikan, disalahkan atas berbagai masalah, dan dibenci karena pekerjaan yang mereka lakukan.

Iman dan Fitnah

Hembusan angin kencang membuat api terus berkobar selama berhari-hari. Sejarawan Romawi Tacitus menggambarkan kekacauan yang terjadi: teriakan di mana-mana, warga berlarian menyelamatkan diri, dan akhirnya hampir dua pertiga kota Roma hancur. Kaisar Nero menyebarkan fitnah bahwa para pengikut Yesus yang memulai kebakaran itu. Ia membenci orang Kristen dan menuduh mereka menjadi penyebab bencana besar tersebut, meski beredar rumor yang mengatakan bahwa Nero sendiri yang memerintahkan pembakaran itu!