Turun ke Jalan
Para petugas dinas kesehatan kota San Francisco memutuskan untuk turun ke jalan guna menyediakan obat-obatan dan perawatan bagi kaum tunawisma yang kecanduan opium. Program tersebut dimulai sebagai respons atas meningkatnya jumlah tunawisma yang menjadi pecandu. Biasanya, dokterlah yang menunggu pasien datang ke klinik. Dengan program turun ke jalan ini, pasien tidak perlu lagi merogoh kocek untuk membayar ongkos ke klinik atau mengingat-ingat jadwal pemeriksaan dengan dokter.
Benih-Benih Anugerah
Selama hampir empat dekade, seorang pria di India bekerja keras membuat sebuah lahan kosong yang berpasir menjadi hijau kembali. Setelah melihat erosi dan perubahan ekosistem merusak pulau yang ia cintai, ia pun mulai menanam pohon satu demi satu, dari pohon bambu hingga pohon kapas. Sekarang, pohon-pohon hijau dan satwa liar memenuhi lahan seluas 1.300 hektar itu. Namun, pria itu bersikeras bahwa kelahiran kembali wilayah tersebut dari kegersangan bukanlah hasil kerja kerasnya. Ia menyadari betapa luar biasanya cara kerja alam ini sekaligus kagum pada cara angin yang dapat membawa benih-benih ke tanah yang subur. Burung-burung dan hewan-hewan liar ikut berpartisipasi dalam menaburkannya, dan sungai juga berperan dalam membantu berbagai tanaman dan pohon berkembang.
Diikat Menjadi Satu
Seorang teman memberikan tanaman hias koleksinya yang sudah dipeliharanya selama lebih dari empat puluh tahun. Tanaman itu setinggi saya dengan daun-daun besar yang tumbuh dari tiga batang kurus yang berbeda. Seiring berjalannya waktu, berat daun-daun itu menyebabkan ketiga batangnya tumbuh melengkung ke bawah. Untuk meluruskannya, saya menyangganya dengan pasak yang ditaruh di bawah pot dan meletakkan pot tersebut dekat jendela supaya sinar matahari dapat menarik daun-daun tersebut ke atas dan mengembalikan bentuk tanaman tersebut seperti semula.
Hanya Sentuhan Biasa
Hanya sentuhan biasa, tetapi ternyata itu membawa dampak besar bagi Colin. Ia merasakan ketegangan yang semakin meningkat saat kelompok kecilnya sedang bersiap untuk mengikuti suatu pelayanan sosial di daerah yang dikenal sangat tidak bersahabat kepada orang Kristen. Ketika menceritakan kekhawatirannya tersebut kepada seorang rekannya, rekan ini berhenti sejenak, meletakkan tangannya di bahu Colin, lalu mengucapkan beberapa kalimat yang menguatkan hatinya. Kini Colin mengenang sentuhan biasa itu sebagai titik balik yang mengingatkannya kepada kebenaran sederhana, yaitu bahwa Allah selalu menyertainya.
Inilah Aku
“This Is Me” (Inilah Aku) adalah lagu hit dari The Greatest Showman, sebuah film musikal sukses yang mengangkat kisah P. T. Barnum dan rombongan sirkus kelilingnya. Dalam film, lagu itu dinyanyikan oleh para tokoh yang pernah dihina dan dilecehkan secara verbal karena dianggap tidak sejalan dengan norma sosial dalam masyarakat. Liriknya menyebutkan bahwa perkataan seseorang bagaikan peluru yang mematikan dan pisau yang melukai. Popularitas lagu itu menunjukkan banyaknya orang yang menderita luka batin akibat kata-kata yang tajam.
Kabar Baik untuk Kaki
Iklan itu membuat saya tersenyum: “Kaus kaki paling nyaman sepanjang sejarah kaki.” Kemudian, untuk menegaskan pernyataannya sebagai kabar baik untuk kaki, iklan itu mengatakan bahwa karena kaus kaki adalah jenis pakaian yang paling banyak dibutuhkan di tempat-tempat penampungan tunawisma, maka untuk setiap pasang kaus kaki yang terjual, perusahaan akan mendonasikan sepasang kaus kaki bagi mereka yang membutuhkan.
Perjamuan Kasih
Dalam film Denmark Babette’s Feast (Perjamuan Babette), seorang pengungsi asal Prancis datang ke sebuah desa di kawasan pesisir. Dua perempuan kakak-beradik lanjut usia yang juga menjadi pemimpin agama di sana menerima pengungsi itu di rumah mereka, dan selama empat belas tahun Babette bekerja sebagai pengurus rumah tangga. Ketika Babette menerima sejumlah besar uang, ia pun mengundang jemaat yang berjumlah dua belas orang untuk menghadiri jamuan mewah dengan hidangan khas Prancis seperti kaviar, pastry isi burung puyuh, dan masih banyak lagi.
Bukan Kelas Dua
Setelah Perang Dunia I berakhir, presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson diakui sebagai salah satu pemimpin paling berkuasa di dunia. Namun, hanya sedikit orang yang tahu bahwa setelah Wilson terserang stroke hebat di tahun 1919, istrinya, Edith, yang mengatur hampir semua urusannya, termasuk menentukan masalah mana saja yang perlu diperhatikan oleh Wilson. Para sejarawan modern bahkan meyakini bahwa untuk beberapa waktu lamanya, Edith Wilson yang sebenarnya menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.
Baja dan Beludru
Penyair Carl Sandburg menulis tentang mantan presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln, “Dalam sejarah umat manusia, tidak sering kita bertemu seorang manusia yang terbuat dari baja dan beludru, . . . yang menampilkan dalam hati dan pikirannya suatu paradoks antara badai yang mengamuk dan keteduhan yang sempurna.” “Baja dan beludru” menjadi gambaran bagaimana Lincoln berhasil menyeimbangkan kekuasaan dari jabatannya dengan kepeduliannya terhadap orang-orang yang merindukan kebebasan dari perbudakan.