Datang dan Terimalah
Saya mengintip melalui pagar tanaman anggur yang mengelilingi halaman belakang rumah kami. Dari sana saya bisa melihat orang-orang yang sedang berlari, jogging, berjalan kaki, dan berjalan cepat mengitari jalur yang mengelilingi taman di belakang rumah kami. Saya pernah melakukan itu semua ketika saya masih kuat, pikir saya. Seketika itu juga gelombang ketidakpuasan melanda saya.
Kecil tetapi Penting
Hari itu dimulai seperti hari-hari biasa, tetapi berakhir seperti mimpi buruk. Esther (bukan nama sebenarnya) dan beberapa ratus wanita lain diculik dari asrama sekolah mereka oleh sebuah kelompok relijius yang militan. Sebulan kemudian, semua tawanan wanita itu dibebaskan—kecuali Esther, karena ia menolak menyangkal Kristus. Ketika saya dan seorang teman membaca tentang pengalaman Esther dan orang-orang lain yang dianiaya karena iman mereka, hati kami tergerak. Kami ingin melakukan sesuatu. Namun, apa?
Lebih dari Sekadar Menunggu
Polisi menindak seorang wanita yang mengemudi ugal-ugalan dengan membawa mobilnya keluar dari jalan, naik ke trotoar, dan kembali ke jalan. Itu dilakukannya karena ia tidak mau menunggu sebuah bus sekolah yang sedang menurunkan murid-murid.
Kasih yang Melampaui Batas
Di musim panas tahun 2017, serangan Badai Harvey telah mengakibatkan kerugian besar berupa nyawa dan harta benda di daerah Pantai Teluk Amerika Serikat. Banyak orang yang terpanggil untuk menyediakan makanan, air, pakaian, dan tempat tinggal bagi para korban yang sangat membutuhkan bantuan.
Terus Mendoakan dari Jauh
Kevin menyeka air matanya sembari menyerahkan selembar kertas untuk dibaca Cari, istri saya. Ia tahu Cari dan saya sedang mendoakan anak perempuan kami agar kembali percaya kepada Tuhan Yesus. “Tulisan ini ditemukan dalam Alkitab milik ibu saya setelah beliau meninggal, dan saya berharap ini dapat menguatkan kalian,” katanya. Pada kertas itu tertulis, “Untuk anakku, Kevin.” Di bawahnya tertulis sebuah doa untuk keselamatannya.
Resep Alkitabiah
Greg dan Elizabeth memiliki rutinitas “Malam Lelucon” bersama keempat anak mereka yang masih bersekolah. Masing-masing anak membawa beberapa lelucon yang mereka baca atau dengar (atau karang sendiri!) sepanjang minggu itu untuk diceritakan di meja makan. Tradisi ini menciptakan kenangan gembira mengenai hal-hal menyenangkan yang mereka nikmati bersama di meja makan. Greg dan Elizabeth bahkan menyadari bahwa tertawa itu sehat bagi anak-anak mereka, sehingga mereka tetap bersemangat di tengah hari-hari yang sulit.
Orang Kudus dan Pendosa
Sebelum mengikuti jejak Yohanes Pembaptis dengan hidup di padang gurun, Maria dari Mesir (± 344–421 m) menghabiskan masa mudanya mengejar kesenangan amoral dan menggoda para lelaki. Di puncak kebejatannya, ia melakukan perjalanan ke Yerusalem dengan niat menggoda para peziarah. Akan tetapi, ia justru dibuat sadar akan dosa-dosanya dan setelah itu memilih hidup dalam pertobatan dan kesendirian di tengah padang gurun. Transformasi radikal yang dialami Maria menggambarkan dahsyatnya anugerah Allah dan kuasa pemulihan oleh salib Kristus.
Memahami Cobaan Hidup
Ayah seorang teman saya didiagnosis mengidap penyakit kanker. Namun, saat menjalani proses kemoterapi, ia bertobat dan menjadi percaya kepada Kristus. Penyakitnya pun berangsur-angsur membaik. Ia bebas dari penyakit kanker selama delapan belas bulan, tetapi kemudian kanker itu kambuh lagi, bahkan lebih parah dari sebelumnya. Ia dan istrinya menghadapi kenyataan tentang penyakit itu dengan rasa prihatin dan banyak pertanyaan. Namun, mereka juga menghadapinya dengan iman yang tunduk kepada Allah karena mereka melihat bagaimana Dia memelihara mereka saat pertama kalinya penyakit itu menyerang.
Rencana Pensiun dari Allah
Seorang arkeolog, Dr. Warwick Rodwell, sedang bersiap memasuki masa pensiun ketika ia menemukan sesuatu yang luar biasa di Katedral Lichfield, Inggris. Ketika para pekerja menggali sebagian lantai gereja untuk menggantinya dengan alas yang baru, mereka malah menemukan patung Gabriel, sang penghulu malaikat. Patung itu diperkirakan berusia 1.200 tahun. Seketika itu juga Dr. Rodwell batal untuk pensiun karena ia langsung sibuk…