Tanda dan Perasaan
Seorang pemuda yang saya kenal memiliki kebiasaan untuk meminta tanda kepada Allah. Sikap itu tidak selalu salah, tetapi doa-doa yang dinaikkannya cenderung meminta konfirmasi atas perasaannya. Sebagai contoh, ia akan berdoa, “Tuhan, jika Engkau ingin aku melakukan X, tolonglah Engkau melakukan Y, maka aku akan tahu bahwa Engkau berkenan atas hal itu.”
Sama Sekali Tidak Tahu
Pada suatu malam yang dingin, para sukarelawan dari sebuah gereja lokal membagi-bagikan makanan kepada para penghuni dari suatu kompleks rumah susun sangat sederhana. Seorang wanita yang menerima makanan itu merasa begitu gembira. Ia menunjukkan kepada mereka lemarinya yang kosong dan mengatakan bahwa mereka adalah jawaban dari doa-doanya.
Bukit Sulit
Pada sisi puncak Gunung Jughandle di sebelah utara dari rumah kami di Idaho terletak sebuah danau glasial. Untuk mencapai danau itu seseorang harus menyusuri punggung bukit yang curam, melewati bongkahan batu-batu besar, dan melintasi hamparan kerikil. Sungguh suatu pendakian yang berat.
Tempat Aman
Seorang pemuda Jepang menghadapi masalah: ia takut meninggalkan rumahnya. Untuk menghindari orang, ia tidur sepanjang hari dan bergadang sepanjang malam dengan menonton TV. Ia disebut sebagai seorang hikikomori atau pertapa di zaman modern. Masalahnya berawal ketika ia tidak mau lagi bersekolah karena nilai-nilainya yang jelek. Semakin lama ia menjauh dari masyarakat, semakin ia merasa canggung bersosialisasi. Akhirnya ia berhenti berkomunikasi dengan teman-teman dan keluarganya. Meski demikian, ia dapat ditolong untuk pulih dengan mendatangi sebuah perkumpulan pemuda di Tokyo yang disebut ibasho—sebuah tempat aman di mana orang-orang yang terpuruk dapat belajar untuk kembali bersosialisasi di tengah masyarakat.
Kasih dalam Tindakan Nyata
Adakah pakaian Anda yang bisa saya bantu cuci?” tanya saya pada seorang tamu yang menginap di rumah kami di London. Wajahnya terlihat senang, lalu ia berkata kepada putrinya yang sedang lewat, “Cepat, ambil pakaian kotormu—Amy akan mencucinya untuk kita!” Saya tersenyum, sambil menyadari bahwa tawaran mencuci beberapa helai pakaian tadi berubah menjadi mencuci setumpuk pakaian.
Sang Penakluk Agung
Kebanyakan dari kita berharap dipimpin oleh pemerintah yang baik. Kita memilih, mendukung, dan menyuarakan hal-hal yang kita anggap adil dan benar. Namun solusi politik tetap tidak sanggup mengubah keadaan hati manusia.
Memimpin dengan Kasih
Dalam buku Spiritual Leadership (Kepemimpinan Rohani), J. Oswald Sanders membahas kualitas dan nilai penting dari kearifan dan diplomasi. Sanders mengatakan, “Paduan dari kedua kata itu mengandung makna tentang kecakapan dalam menyatukan sudut-sudut pandang yang bertentangan tanpa melukai masing-masing pihak dan tanpa mengkompromikan prinsip yang dipegang.”
Waspada dan Berjaga-jaga
Meja saya terletak di dekat jendela yang menghadap ke lingkungan rumah kami. Dari jendela tersebut, saya beruntung dapat melihat sekelompok burung hinggap di pepohonan sekitar. Ada burung yang hinggap di jendela untuk memangsa serangga-serangga yang terperangkap pada kasa jendela.
Larilah Kepada-Ku
Ketika berjalan-jalan di taman dekat rumah, saya dan anak-anak bertemu sepasang anjing dengan rantai pengikat yang terlepas. Pemilik anjing itu sepertinya tidak menyadari bahwa seekor dari anjing tersebut mulai menakut-nakuti putra saya. Ia berusaha mengusirnya, tetapi anjing itu justru semakin berani mengganggunya.