Langkah Bunglon
Ketika kita memikirkan tentang bunglon, mungkin kita terpikir tentang kelihaian bunglon dalam mengubah warna tubuh agar sesuai dengan lingkungannya. Namun bunglon mempunyai ciri lain yang unik. Saya pernah beberapa kali memperhatikan cara jalan bunglon dan sempat bertanya-tanya bagaimana bunglon dapat mencapai tujuannya. Dengan ogah-ogahan, bunglon menjulurkan satu kakinya ke depan, lalu seperti hendak berubah pikiran, kemudian mencoba untuk melangkah lagi, lalu dengan hati-hati menjejakkan kakinya dengan bimbang, seakan-akan takut tanah yang dipijaknya itu akan runtuh. Oleh sebab itu saya tak dapat menahan tawa jika ada orang yang berkata, “Jangan menjadi anggota gereja yang suka berubah pikiran seperti bunglon dengan berkata, ‘Hari ini aku akan ke gereja . . . ah tidak jadi, minggu depan saja . . . ah tidak usahlah, kapan-kapan saja!”
Seperti Biji Mata Tuhan
Ketika anak bayinya sedang menderita kejang-kejang, teman saya segera melarikannya ke rumah sakit dengan ambulans. Dengan hati yang berdegup kencang, ia mendoakan bayi perempuannya. Saat teman saya memegangi jari-jari kecil bayinya, kasih sayangnya yang menggebu-gebu pada sang anak telah membawanya teringat bagaimana Tuhan jauh lebih mengasihi kita dan menyebut kita sebagai biji mata-Nya sendiri.
Pengorbanan Agung
W. T. Stead, wartawan asal Inggris yang hidup di awal abad ke-20, dikenal berpikiran maju dan suka menulis tentang isu-isu sosial yang kontroversial. Ia pernah menulis dua artikel yang membahas tentang bahaya dari kapal-kapal penumpang yang beroperasi dengan jumlah sekoci penolong yang tidak sebanding dengan kapasitas penumpangnya. Ironisnya, Stead berada di atas kapal Titanic ketika kapal itu menabrak gunung es di Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912. Menurut laporan, setelah membantu para wanita dan anak-anak naik ke dalam sekoci, Stead mengorbankan nyawanya dengan membiarkan orang lain memakai pelampungnya dan mengambil tempatnya di sekoci yang ada agar mereka dapat diselamatkan.
Inilah Harinya
Pada tahun 1940, Dr. Virginia Connally, pada usia 27 tahun, dengan berani menghadapi beragam tentangan dan kritik untuk menjadi dokter wanita pertama di Abilene, Texas, Amerika Serikat. Beberapa bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-100 pada tahun 2012, Asosiasi Dokter di Texas menganugerahinya Distinguished Service Award, sebuah penghargaan tertinggi bagi para dokter di Texas atas pengabdian mereka yang luar biasa. Sepanjang hidupnya, Dr. Connally tidak saja berkobar-kobar dalam kerinduan untuk mengabarkan Injil di seluruh dunia melalui banyak perjalanan misi kesehatan yang dilakukannya, tetapi juga dalam pelayanannya kepada Allah dan sesama dari hari ke hari.
Pemeriksaan Hati
Dalam perjalanan menuju Chicago dengan kereta api, saya selalu menaati “norma tak tertulis” yang berlaku—seperti jangan berbicara dengan penumpang di sebelah Anda yang tidak Anda kenal. Hal itu sulit bagi orang seperti saya, karena saya suka berbicara dengan orang-orang yang baru saya kenal! Meskipun saya berhasil berdiam diri sepanjang perjalanan, saya menyadari bahwa saya masih bisa belajar sesuatu tentang orang lain berdasarkan bagian surat kabar yang mereka baca. Karena itu, saya suka memperhatikan bagian mana yang pertama-tama mereka baca: Bisniskah? Olahraga? Politik? Berita aktual? Pilihan mereka akan mengungkapkan minat mereka.
Menolak Jebakan
Tanaman Venus Flytrap (Venus Pemakan Serangga) dapat mencerna seekor serangga selama lebih kurang 10 hari. Proses itu dimulai ketika seekor serangga yang tidak menaruh curiga mencium bau nektar pada dedaunan yang menjadi tempat jebakan. Sambil menyelidik, serangga pun merayap ke dalam rahang tanaman, hingga kemudian daun-daun tersebut mengatup dan menjepit dalam waktu setengah detik dan cairan pencernaan tanaman itu pun melarutkan serangga tersebut.
Untuk Siapa Aku Bekerja?
Henry bekerja 70 jam seminggu. Ia mencintai pekerjaannya dan memperoleh penghasilan besar yang dapat memenuhi segala kebutuhan keluarganya. Ia selalu berencana untuk mengurangi jam kerjanya, tetapi itu tidak pernah dilakukannya. Suatu malam, ia pulang ke rumah dengan kabar gembira—ia dipromosikan ke posisi tertinggi di perusahaannya. Akan tetapi, tidak seorang pun ada di rumah. Anak-anaknya telah tumbuh dewasa dan menjalani hidup mereka masing-masing, sementara sang istri sibuk dengan kariernya sendiri. Tidak seorang pun ada di rumah untuk mendengar kabar gembira tersebut.
Pengingat yang Manis
Saat makam Raja Mesir Tutankhamun ditemukan pada tahun 1922, tempat itu dipenuhi benda-benda yang dipercayai orang Mesir kuno berguna untuk kehidupan setelah kematian. Selain tempat pemujaan dari emas, perhiasan, pakaian, perabot, dan senjata, ada bejana berisi madu yang masih dapat dikonsumsi setelah 3.200 tahun!
Kuatkanlah Hatimu!
Saya suka melihat burung-burung bercengkerama. Jadi beberapa tahun lalu, saya membangun tempat perteduhan kecil di halaman belakang rumah kami untuk memikat mereka. Selama beberapa bulan, saya dapat menikmati pemandangan burung-burung itu makan dan beterbangan. Kesenangan pun berakhir ketika seekor elang cooper mulai memburu burung-burung yang sedang bernaung di tempat perteduhan itu.