Category  |  Santapan Rohani

Latihan Seumur Hidup

Saya baru saja bertemu dengan seorang wanita yang telah memacu tubuh dan pikirannya hingga ke titik maksimal. Ia pernah mendaki gunung, menantang maut, dan bahkan memecahkan rekor dunia Guinness. Sekarang ia berhadapan dengan tantangan yang berbeda, yaitu membesarkan anaknya yang berkebutuhan khusus. Keberanian dan iman yang digunakannya untuk mendaki gunung sekarang dicurahkannya untuk mengasuh anak.

Meninggalkan Warisan

Ketika Tim, seorang mandor konstruksi jalan, tewas dalam suatu kecelakaan, banyak orang yang merasa kehilangan. Keluarga, anak buah, dan lingkungannya telah kehilangan pribadi yang selama ini sangat mengasihi mereka. Gereja kecil tempatnya beribadah tak cukup menampung warga yang ingin mengungkapkan dukacita mereka sehingga panitia memindah-kan kebaktian ke tempat yang jauh lebih besar. Sanak saudara dan sahabat yang memenuhi auditorium itu mengirimkan pesan yang sangat jelas: Tim telah menyentuh banyak jiwa secara khusus melalui hidupnya. Banyak orang yang akan merindukan kebaikan, sikap humoris, dan semangat Tim dalam menjalani hidup.

Berdoa dengan Tidak Jemu-Jemu

Apakah Anda sedang mengalami masa-masa ketika setiap upaya yang Anda tempuh untuk menyelesaikan suatu masalah justru terhadang oleh kesulitan yang baru? Mungkin pada malam hari Anda bersyukur karena masalah Anda sudah tertangani, tetapi ketika bangun keesokan paginya, Anda menemukan ada hal lain yang tidak beres dan masalah itu masih ada.

Dia Datang untuk Anda

Di dalam novel-novelnya, The Trial dan The Castle, Franz Kafka (1883–1924) menggambarkan kehidupan manusia sebagai suatu keberadaan tak berperikemanusiaan yang mengubah orang-orang menjadi lautan wajah kosong tanpa identitas maupun nilai. Kafka berkata, “Kehidupan bagai ban berjalan yang terus membawa Anda, entah ke mana. Seseorang lebih menyerupai sebuah objek atau benda, daripada sesosok makhluk hidup.”

Hanya Sejauh Doa

Ketika sang solis mulai mengangkat suaranya dalam kebaktian Minggu di gereja kami, jemaat pun menjadi tenang dan memberikan perhatian penuh. Suara bass-baritonnya yang lembut melantunkan kata-kata yang menyentuh jiwa dari pujian lama. Judul lagunya mengungkapkan sebuah kebenaran yang terasa semakin indah seiring bertambahnya usia kita: “Dia Hanya Sejauh Doa”.

Kebun Binatang Ayahnya

June Williams baru berumur empat tahun ketika ayahnya membeli tanah seluas 2,8 hektar sebagai lokasi bagi pembangunan sebuah kebun binatang tanpa jeruji besi atau kandang. Setelah bertumbuh besar, June mengingat betapa kreatifnya sang ayah dalam menolong satwa liar itu merasa bebas di dalam kurungan mereka. Kini Chester Zoo merupakan salah satu dari atraksi satwa liar yang paling terkenal di Inggris. Kebun binatang yang menjadi kediaman bagi 11.000 hewan di atas tanah seluas 44,5 hektar tersebut mencerminkan kepedulian ayahnya terhadap kesejahteraan, pelatihan, dan pelestarian satwa.

Sebelum Meminta Tolong

Sebagai seorang ibu dari anak-anak yang masih kecil, terkadang saya mudah menjadi panik. Apabila putra saya terkena alergi atau putri saya tiba-tiba terserang batuk, reaksi pertama saya adalah menelepon ibu saya dan menanyakan apa yang harus dilakukan untuk menolong mereka.

Apakah Ini?

Ibu saya pernah mengajar Sekolah Minggu selama puluhan tahun. Suatu waktu, ia ingin menjelaskan tentang bagaimana Allah menyediakan makanan bagi bangsa Israel di tengah padang gurun. Untuk membuat cerita tersebut lebih hidup, ia membuat sesuatu yang melambangkan “manna” bagi anak-anak di kelasnya. Ia memotong roti kecil-kecil dan melapisinya dengan madu. Resepnya diilhami oleh penjelasan Alkitab tentang manna yang menyatakan “rasanya seperti rasa kue madu” (Kel. 16:31).

Tetap Menjadi Pertanyaan

Pada 31 Oktober 2014, sebuah pesawat ruang angkasa uji coba mengalami kehancuran saat melakukan uji penerbangan dan jatuh di Gurun Mojave. Kecelakaan itu menewaskan sang kopilot, sementara pilotnya secara ajaib bertahan hidup. Para penyelidik dapat segera menentukan apa yang telah terjadi, tetapi tidak dapat mengetahui apa penyebabnya. Judul artikel sebuah surat kabar tentang jatuhnya pesawat itu menuliskan: “Tetap Menjadi Pertanyaan”.