Keberanian Bangsa Finlandia
Awalnya hanya terdengar dengung yang sayup-sayup, lalu makin lama, bunyi hiruk-pikuk yang menggetarkan itu makin terdengar. Ratusan tank dan ribuan pasukan musuh akhirnya muncul di hadapan para tentara Finlandia yang kalah jumlah. Melihat ancaman musuh yang mematikan itu, seorang Finlandia yang tak diketahui namanya menanggapi dengan luar biasa. Dengan berani, ia menyerukan pemikirannya tentang lawan mereka: “Di mana kita akan menguburkan mereka semua?”
Bau Busuk
Pada Agustus 2013, banyak orang berkumpul di Konservatori Phipps di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, untuk menyaksikan mekarnya tanaman tropis yang dikenal sebagai bunga bangkai. Karena bunga itu berasal dari Indonesia, dan kemungkinan mekarnya hanya sekali dalam beberapa tahun, peristiwa tersebut menjadi tontonan menarik. Setelah mekar, bunga dengan kelopak besar yang berwarna merah, indah, dan lancip itu mengeluarkan bau seperti daging busuk. Karena bau busuknya, bunga itu memikat lalat dan kumbang yang mencari daging busuk. Akan tetapi, bunga tersebut tidak memiliki nektar.
Angsa dan Orang yang Sulit
Saat pertama kali pindah ke rumah yang kami tempati sekarang, saya menikmati keindahan angsa-angsa yang bersarang di dekat rumah. Saya mengagumi kepedulian angsa kepada sesamanya dan gaya angsa yang berbaris rapi di air serta terbang dengan formasi huruf V di langit. Saya juga asyik memperhatikan bagaimana angsa membesarkan anak-anaknya.
Sisa Waktu
Seorang teman sedang mengunjungi kota kami. Ia seorang yang sangat sibuk dan jadwalnya pun sangat padat. Namun, setelah melakukan rapat demi rapat sepanjang hari itu, ia menyempatkan diri untuk mampir ke rumah kami selama setengah jam untuk makan bersama yang singkat di larut malam. Kami menikmati kunjungannya, tetapi saya sempat terpikir, “Kami hanya mendapat sisa-sisa waktunya.”
Terang yang Lemah Lembut
Wang Xiaoying (dibaca Shao-ying) tinggal di wilayah pedesaan di propinsi Yunnan, Tiongkok. Karena masalah kesehatan, suaminya tak bisa bekerja di ladang dan memberatkan keadaan keluarga. Sang mertua menganggap masalah itu disebabkan oleh iman Xiaoying kepada Allah. Ia pun memperlakukan Xiaoying dengan kejam dan memaksanya untuk menganut kembali kepercayaan tradisi leluhur.
Charity Island
Charity Island adalah pulau terbesar di Teluk Saginaw yang menjadi bagian dari Danau Huron di Michigan. Selama bertahun-tahun pulau tersebut menyediakan sebuah mercusuar sebagai alat bantu navigasi dan pelabuhan yang aman bagi para pelayar di perairan tersebut. Nama Charity diberikan oleh para pelaut karena mereka percaya bahwa pulau itu ada di sana “karena kemurahan (charity) Allah.”
Membawa Teman Kepada Yesus
Semasa saya kecil, salah satu penyakit yang paling ditakuti orang adalah polio. Sebagian besar yang terinfeksi polio adalah anak-anak. Sebelum vaksin pencegahan ditemukan di pertengahan dekade 1950-an, sekitar 20.000 orang telah lumpuh karena polio dan kira-kira 1.000 orang meninggal setiap tahunnya di Amerika Serikat.
Sebutkan Nama-Nya
Sebuah kelompok mengundang seorang pembicara Kristen untuk berkhotbah. “Bicaralah tentang Allah,” kata pemimpin kelompok itu kepada sang pembicara, “tetapi jangan sebut-sebut Yesus.”
Dia Mengajar Tanganku
Saya pernah bertemu David Wood, mantan pemain basket NBA, pada pertandingan final Kejuaraan Basket Spanyol ketika ia bermain untuk tim Taugrés de Baskonia. Menjelang sebuah pertandingan, ia membaca Mazmur 144:1, “Terpujilah Tuhan, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang.” David berkata kepada saya, “Coba lihat! Seakan-akan Allah menulis ayat ini khusus untukku! Dia mengajar tanganku untuk menangkap bola pantul dan jari-jariku untuk menembak bola!” David merasakan panggilan untuk bermain basket dan memahami bahwa Allah menerima kita apa adanya dan memampukan kita untuk menunaikan panggilan-Nya itu.