Perlombaan Johnny
Ketika Johnny Agar yang berusia 19 tahun menyelesaikan perlombaan lari 5 km, ada banyak orang yang mendukungnya. Mereka adalah anggota keluarga dan para sahabat yang ikut berbahagia atas keberhasilannya.
Lebih Baik Dari Sebelumnya
Ketika masih batita, anak-anak saya memiliki kulit yang hampir sempurna. Kulit mereka begitu halus. Mereka tidak memiliki siku tangan yang kering atau bagian-bagian kasar pada kaki mereka. Begitu mulus dan segarnya kulit mereka sehingga sangat kontras dengan kulit saya yang selama bertahun-tahun telah diwarnai luka-luka lama yang membekas dan bagian kulit yang mengeras.
Catur Manusia
Catur merupakan sebuah permainan strategi kuno. Setiap pemain memulai permainan dengan 16 bidak di papan catur dengan tujuan menjatuhkan bidak raja dari pemain lawan. Permainan itu sendiri telah mengalami perubahan bentuk dari waktu ke waktu. Salah satu bentuk yang pernah ada ialah catur manusia, yang diperkenalkan sekitar tahun 735 oleh Charles Martel, seorang bangsawan Austrasia. Martel memainkan catur manusia di atas papan raksasa dengan orang sungguhan sebagai bidak catur. Orang-orang itu didandani dengan kostum yang sesuai status mereka masing-masing di atas papan permainan. Mereka berpindah tempat sesuai dengan kehendak para pemain yang mengaturnya demi mencapai tujuan mereka.
Dipanggil Namanya
Pada suatu awal tahun ajaran baru, seorang kepala sekolah di kota kami mencanangkan tekadnya untuk menghafalkan seluruh nama dari 600 murid yang menempuh pendidikan di sekolahnya. Kemampuan dan tekad kepala sekolah itu tidak dapat diremehkan. Lihat saja rekam jejaknya. Pada tahun sebelumnya, kepala sekolah tersebut berhasil menghafal 700 nama murid-muridnya, dan tahun sebelumnya lagi, ia sanggup menghafal 400 nama anak dari sekolah yang lain. Bayangkan perasaan bangga dalam hati para murid itu ketika mereka dikenali sekaligus juga dipanggil menurut nama mereka.
Anda Ada Di Pihak Mana?
Dalam sengitnya Perang Saudara di Amerika Serikat, salah seorang penasihat Presiden Lincoln mengatakan bahwa ia bersyukur karena Allah berada di pihak pemerintahan Perserikatan (Utara). Lincoln menjawab, “Tuan, kekhawatiran saya bukanlah apakah Allah berada di pihak kita; kekhawatiran terbesar saya adalah apakah kita berada di pihak Allah, karena Allah selalu benar.”
Kehilangan Arah
Suatu survei online yang diselenggarakan oleh sebuah firma hukum di New York mengungkapkan bahwa 52 persen dari para pedagang saham, pialang, bankir investasi, dan pelaku bisnis jasa keuangan lainnya di Wall Street pernah terlibat dalam kegiatan ilegal atau meyakini bahwa mereka mungkin perlu melakukan kegiatan ilegal itu untuk mencapai sukses. Survei tersebut menyim-pulkan bahwa para pemimpin dalam bisnis keuangan itu “telah kehilangan kompas moral mereka” dan “menganggap perbuatan ilegal di dunia usaha sebagai kejahatan yang wajar dan perlu”.
Bergumul Dengan Kecanduan
Eric sedang bergumul menghadapi kecanduan, dan ia menyadarinya. Para sahabat dan keluarga telah mendorongnya supaya berhenti. Ia tahu bahwa menghentikan kecanduannya adalah yang terbaik demi kesehatannya dan relasinya dengan sesama, tetapi ia merasa tidak berdaya. Ketika orang-orang menceritakan kepada Eric bagaimana mereka dapat berhenti dari kebiasaan buruk mereka, ia menjawab, “Aku senang kalian bisa berhenti, tetapi sepertinya aku takkan bisa berhenti! Andai saja aku tak tergoda sebelumnya. Aku ingin sekali Allah melenyapkan hasratku saat ini juga.”
Dijual— “Apa Adanya”
Sebuah rumah yang termasuk dalam daftar untuk dijual “Apa Adanya” biasanya berarti bahwa si penjual sudah tidak bisa atau tidak mau mengeluarkan uang untuk memperbaiki atau memoles rumah itu. Perbaikan apa pun yang diperlukan atau diinginkan merupakan tanggung jawab dari pembeli setelah proses jual-beli diselesaikan. Tanda “Apa Adanya” pada daftar penjualan sama artinya dengan mengatakan, “Perhatian bagi pembeli: Rumah ini mungkin membutuh-kan investasi lanjutan yang cukup besar.”
Akhir Yang Bahagia
Dalam “alur ceritanya”, kisah Alkitab berakhir di tempat yang kurang lebih sama seperti permulaannya. Hubungan yang rusak antara Allah dan umat manusia akhirnya telah dipulihkan, dan kutukan yang tertulis di Kejadian 3 telah dihapuskan. Meminjam gambaran dari taman Eden, kitab Wahyu menggambarkan adanya sebuah sungai dan pohon kehidupan (Why. 22:1-2). Namun kali ini, taman itu digantikan oleh sebuah kota yang megah—kota yang dipenuhi dengan penyembah-penyembah Allah. Tidak akan ada lagi kematian atau kesedihan yang akan menodai tempat itu. Ketika kelak kita terbangun di langit yang baru dan bumi yang baru, akhirnya kita akan mengalami suatu akhir yang bahagia.