Siapakah Aku Ini?
Bertahun-tahun yang lalu, Billy Graham, seorang penginjil terkemuka di dunia, dijadwalkan berbicara di Universitas Cambridge di Inggris. Namun ia tidak merasa memiliki persyaratan untuk berbicara di depan para cendekiawan. Ia tidak memiliki gelar dan tidak pernah bersekolah di seminari. Billy mengatakan kepada seorang sahabatnya: “Rasanya aku tidak pernah merasa begitu tidak layak dan sama sekali tidak siap untuk sebuah tanggung jawab seperti ini.” Ia berdoa memohon pertolongan Allah, dan Allah memakai Billy untuk membagikan kebenaran sederhana dari Injil tentang salib Kristus.
Api Dan Hujan
Ketika kebakaran hutan melanda ngarai-ngarai yang indah di dekat Colorado Springs, lautan api telah menghancurkan lingkungan hidup dari beragam jenis binatang liar dan juga ratusan rumah. Orang-orang di seluruh negeri berseru kepada Allah, memohon kepada-Nya supaya mengirimkan hujan untuk memadamkan api, mengakhiri kerusakan, dan memberi kelegaan kepada para pemadam kebakaran. Ada orang yang dalam doanya mencantumkan suatu persyaratan menarik. Mereka memohon agar Allah menunjukkan belas kasihan-Nya dan mengirim hujan tanpa petir, karena khawatir petir justru akan memicu kebakaran lebih besar.
Jalan Hikmat
Albert Einstein pernah mengatakan, “Hanya ada dua hal yang kekal. Alam semesta adalah yang pertama. Yang kedua itu kebodohan manusia, dan saya tidak begitu yakin tentang yang pertama.” Sayangnya, memang seringkali kebodohan yang kita lakukan seakan tidak mengenal batas—demikian juga kerusakan yang dihasilkan oleh kebodohan kita dan keputusan-keputusan yang mendorong kita bertindak bodoh.
Tidak Berarti
Kaum “penggerak dan pendobrak” adalah julukan bagi orang-orang yang berhasil meraih prestasi yang berpengaruh dan mencapai puncak kesuksesan. Dalam kitab Lukas pasal ke-3 disebutkan tujuh orang pemimpin penting yang berkuasa atas masyarakat pada zaman mereka hidup. Ada penguasa tertinggi Romawi bernama Kaisar Tiberius yang memegang kuasa atas hidup matinya setiap orang di dalam kekaisarannya yang terbentang luas. Ada Pontius Pilatus yang mewakili Romawi sebagai wali negeri Yudea; sedangkan Herodes, Filipus, dan Lisanias berkuasa atas rakyatnya pada tingkat regional. Hanas dan Kayafas menjabat sebagai imam besar dan mengemban wewenang keagamaan mereka dengan sungguh-sungguh.
Teman Sejati
Belum lama ini, saya dan istri saya Janet membeli sejumlah besar daging sapi dari seorang sahabat yang memiliki peternakan kecil. Harganya lebih murah dari harga di toko, dan kami menyimpannya di dalam lemari pendingin untuk persediaan hingga beberapa bulan mendatang.
Keyakinan Di Masa Sulit
Ada anak-anak yang suka membual tentang ayah mereka. Jika Anda kebetulan mendengarkan percakapan di antara mereka, Anda akan mendengar anak kecil berkata, “Ayahku lebih jago dari ayahmu!” atau “Ayahku lebih pintar dari ayahmu!” Akan tetapi bualan terbesar yang bisa diucapkan adalah, “Ayahku lebih kuat dari ayahmu!” Bualan ini biasanya diucapkan dengan niat untuk memperingatkan anak-anak lain; andai kata mereka mengancam anak ini, mereka harus siap-siap menghadapi ayahnya yang lebih kuat dan yang bisa mengalahkan mereka semua, termasuk ayah mereka!
Yang Baik Dan Yang Jahat
Baru-baru ini, saya dan beberapa teman mulai mempelajari tokoh raja-raja dalam Perjanjian Lama. Ketika saya mencermati tabel yang kami gunakan, ternyata hanya sedikit pemimpin kerajaan Israel dan Yehuda yang diberi label baik, dan kebanyakan dari mereka diberi label jahat, lumayan jahat, sangat jahat, dan paling jahat.
Anugerah Untuk Perdamaian
Alfred Nobel menjadi kaya raya karena penemuan bahan dinamit, suatu benda yang juga mengubah cara orang berperang. Mungkin karena diliputi perasaan ngeri atas peperangan yang berlangsung dengan menggunakan dinamit, ia pun membuat suatu persyaratan dalam surat wasiatnya tentang suatu penghargaan yang akan dianugerahkan tiap-tiap tahun kepada orang-orang yang bekerja untuk mengupayakan perdamaian. Saat ini, penghargaan itu disebut Anugerah Nobel dalam bidang Perdamaian.
Tempat Yang Sulit
Seorang ilmuwan yang sangat cakap dalam bidangnya memutuskan untuk bekerja di sebuah restoran cepat saji ketika ia harus mundur dari pekerjaannya karena adanya suatu perkembangan teknologi yang membuat tenaganya tidak lagi dibutuhkan. Suatu malam, seusai kegiatan pendalaman Alkitab yang kami ikuti, ia menceritakan bahwa keadaan tersebut memang menyulitkan, tetapi sekaligus menyadarkan dirinya. Ia berkata, “Ada satu hal baik yang dapat kulihat, yaitu anak-anak muda di tempat aku bekerja sekarang kelihatannya sangat tertarik dengan imanku.” Seorang anggota kelompok kami menanggapi, “Aku mengagumimu karena kerendahan hatimu. Aku yakin imanmu yang telah membuatmu dapat bersikap demikian.”