Category  |  Santapan Rohani

Berbuah Sampai Akhir

Sekalipun Lenore Dunlop “baru” berusia sembilan puluh empat tahun, pikirannya masih tajam, senyumnya lebar, dan kecintaannya yang meluap-luap kepada Yesus dapat dirasakan oleh banyak orang. Bukan hal aneh melihatnya duduk dengan anak-anak muda di gereja kami; kehadiran dan keterlibatannya membawa semangat serta sukacita bagi banyak orang. Semangat hidup Lenore begitu tinggi sehingga kematiannya membuat semua orang terkejut. Seperti pelari yang kuat, ia berlari cepat melewati garis akhir kehidupan. Energi dan gairahnya begitu meluap-luap, hingga beberapa hari sebelum kematiannya, ia baru saja menyelesaikan pelatihan sepanjang enam belas minggu tentang pelayanan pekabaran Injil kepada orang-orang di berbagai belahan dunia.

Hasrat Sejati yang Terdalam

Seekor tikus bersuara melengking, Reepicheep, mungkin adalah tokoh paling pemberani dalam serial The Chronicles of Narnia. Ia terjun ke medan perang sambil mengayunkan pedang mungilnya. Ia tidak takut saat kapal Dawn Treader membawanya berlayar menuju Pulau Kegelapan. Apa rahasia keberanian Reepicheep? Ia memendam kerinduan yang sangat mendalam untuk masuk ke negeri Aslan. “Itulah hasrat hatiku,” katanya. Reepicheep tahu betul apa yang diinginkannya, dan keinginannya itu membawanya bertemu dengan rajanya.

Mengasihi Orang Asing

Setelah salah seorang anggota keluarga saya berpindah agama, sejumlah teman Kristen mendesak agar saya “meyakinkannya” untuk kembali kepada Yesus. Saya justru didorong untuk pertama-tama berusaha mengasihinya seperti yang Kristus lakukan—termasuk di tempat-tempat umum ketika orang-orang memandang heran karena penampilannya yang “asing”. Sebagian orang bahkan berkata kasar. “Pulang sana!” teriak seseorang dari dalam mobil, tanpa memahami atau peduli bahwa anggota keluarga saya itu bukan pendatang.

Dosa yang Begitu Merintangi

Para prajurit yang berperang di hutan yang panas dan gerah bertahun-tahun lalu menghadapi masalah pelik. Tiba-tiba saja ada tanaman merambat berduri tajam yang dapat menempel pada badan dan peralatan para prajurit, sehingga mereka terjerat olehnya. Saat berusaha melepaskan diri, semakin banyak sulur-suluran tumbuhan itu yang akan membelit mereka. Para prajurit menjuluki tumbuhan ini “tunggu sebentar” karena, sekali terjerat dan tidak bisa berjalan maju, mereka akan berteriak kepada anggota tim yang lain, “Hei, tunggu sebentar, aku terjerat!”

Ayah Di Mana?

“Ayah! Ayah di mana?”

Meraih Hadiah

Dalam film fiksi Forrest Gump keluaran tahun 1994, Forrest menjadi terkenal karena berlari. Dari awalnya hanya berlari “hingga ujung jalan” ternyata berlanjut menjadi tiga tahun, dua bulan, empat belas hari, dan enam belas jam. Setiap kali sampai di tempat yang ditujunya, ia menetapkan tujuan lain dan melanjutkan larinya, berzig-zag melintasi seluruh negeri, hingga suatu hari ia merasa tidak ingin berlari lagi. Alasan awalnya berlari adalah karena ia memang ingin melakukannya. Forrest berkata, “Hari itu, tanpa alasan tertentu, aku putuskan saja untuk pergi berlari”.

Lingkaran Kewaspadaan

Rusa Afrika secara naluriah membentuk “lingkaran kewaspadaan” saat beristirahat di padang sabana. Rusa-rusa biasa duduk berkelompok dengan posisi masing-masing menghadap ke luar ke arah yang berbeda-beda. Dengan cara tersebut, mereka dapat memantau keadaan di sekeliling mereka 360 derajat dan berkomunikasi apabila ada bahaya atau kesempatan yang mendekat.

Sahabat Sejati

Saat duduk di bangku SMA, saya punya seorang teman yang “kadang-kadang berteman.” Kami “berteman baik” di gereja dan beberapa kali menikmati waktu bersama di luar sekolah. Namun, di sekolah, lain lagi ceritanya. Kalau kebetulan bertemu saya saat ia sedang sendirian, ia akan menyapa; tetapi hanya ketika tidak ada orang lain di sekitarnya. Menyadari hal itu, saya jarang berusaha menarik perhatiannya saat berada di lingkungan sekolah. Saya mengerti batas pertemanan kami.

Berkat Kita dan Kasih Allah

Pada tahun 2015, seorang wanita membuang komputer milik mendiang suaminya di bengkel daur ulang—sebuah komputer yang dibuat pada tahun 1976. Namun, yang lebih penting daripada tahun pembuatannya adalah mengetahui siapa pembuatnya. Komputer itu adalah salah satu dari 200 komputer yang dirakit sendiri oleh pendiri Apple, Steve Jobs, dan diperkirakan nilainya sekarang sekitar seperempat juta dolar! Terkadang nilai sebuah benda dapat diketahui dari siapa yang membuatnya.