Category  |  Santapan Rohani

Keindahan di Lahan Kosong

Suatu malam, saya melihat adanya lajur-lajur gundukan tanah yang berbaris rapi di lahan kosong dekat rumah. Setiap lajur berisi daun-daun hijau kecil dengan tunas muda yang menyembul keluar. Keesokan paginya, langkah saya terhenti ketika melihat sepetak tulip merah yang indah mulai bertumbuh di lahan kosong itu.

Beritakan Apa yang Allah Lakukan

Teman kuliah saya, Bill Tobias, sudah bertahun-tahun melayani sebagai misionaris di sebuah pulau di kawasan Pasifik. Ia bercerita tentang seorang pemuda yang meninggalkan kampung halamannya untuk mengadu nasib. Di tempat yang baru itu, ia diajak seorang teman ke gereja dan di sana ia mendengar kabar baik yang ditawarkan Tuhan Yesus. Ia pun mempercayai Kristus sebagai Juruselamatnya.

Mengoreksi dengan Kasih

Dalam kisah The Wise Woman (Wanita Bijaksana), George MacDonald bercerita tentang dua gadis egois yang membuat sengsara semua orang, termasuk diri mereka sendiri. Akhirnya, seorang wanita bijaksana hadir dan memberikan serangkaian ujian yang akan menolong mereka untuk kembali menjadi “indah”.

Pandanglah ke Langit

Alex Smalley ingin semua orang bangun lebih pagi—atau mengambil rehat sejenak di penghujung hari. Untuk apa? Untuk memandangi terbit dan terbenamnya matahari. Momen-momen yang cepat berlalu itulah saat-saat paling indah dan mempesona dari sebuah hari, menurut Smalley, ketua tim peneliti dari sebuah studi di Inggris mengenai efek cuaca yang membuat orang terpesona. Lebih dari langit biru atau malam yang berkilauan bintang, matahari terbit atau terbenam yang memukau dapat memperbaiki suasana hati, meningkatkan perasaan positif, dan mengurangi tingkat stres. Smalley berkata, “Ketika Anda melihat sesuatu yang begitu besar dan mencengangkan, atau sesuatu yang menimbulkan perasaan terpesona, masalah-masalah hidup Anda bisa terasa lebih kecil, sehingga Anda tidak lagi terlalu mengkhawatirkannya.”

Menjaga Ketajaman Rohani Kita

Film-film Rocky mengisahkan seorang petinju yang tidak berpengalaman tetapi pantang menyerah. Berkat kegigihannya, ia berhasil mengatasi berbagai rintangan yang sangat sulit dan meraih sabuk juara kelas berat. Namun, dalam Rocky III, dikisahkan bagaimana Rocky yang sudah sukses menjadi silau dengan pencapaiannya sendiri. Pekerjaan mengisi iklan televisi mengganggu jadwal latihannya. Sang juara itu pun jadi lembek, hingga ia dipukul KO oleh seorang penantang. Sisa film tersebut kemudian memperlihatkan upaya Rocky untuk mendapatkan kembali ketajamannya dalam bertarung.

Mengulurkan Kebaikan Kristus

Berbuat baik atau membalas dendam? Kepala Isaiah baru saja terkena lemparan bola liar pada suatu pertandingan bisbol dalam kejuaraan regional Liga Kecil. Ia jatuh ke tanah sambil memegangi kepalanya. Syukurlah, ada helm yang melindunginya dari cedera serius. Ketika pertandingan dilanjutkan, Isaiah memperhatikan bahwa anak yang melemparkan bola tadi tampak terguncang akibat kesalahan yang tidak disengaja olehnya. Isaiah pun melakukan tindakan yang luar biasa. Ia menghampiri pelempar bola itu, memeluknya dengan hangat, dan meyakinkannya bahwa ia baik-baik saja.

Allah di Masa Lalu dan Masa Sekarang

Sudah bertahun-tahun lamanya kami tidak lagi tinggal di sebuah kota di negara bagian Oregon, tempat kami membesarkan anak-anak kami. Banyak kenangan indah yang membekas di sana, dan sebuah kunjungan ke sana baru-baru ini mengingatkan saya pada momen-momen yang telah saya lupakan: pertandingan sepak bola putri kami, rumah lama kami, persekutuan dengan anggota jemaat lainnya, dan restoran Meksiko milik teman-teman kami. Kota itu telah banyak berubah, tetapi ada cukup banyak hal familier yang membangkitkan keinginan saya untuk berkunjung ke sana lagi.

Membuat Allah Dikenal

Kasih kepada Allah dan kepada sesama manusia mendasari pekerjaan penerjemahan Alkitab yang Kathryn lakukan. Ia sangat bersukacita ketika para wanita di India semakin memahami Alkitab karena mereka dapat membacanya dalam bahasa ibu mereka. Ia bercerita bahwa ketika mereka membacanya, “Mereka sering bersorak-sorak atau bertepuk tangan. Saat membaca tentang Tuhan Yesus, mereka berkata, ‘Ini sangat luar biasa!’”

Dipanggil dan Diperlengkapi Allah

“Tugasmu di pameran buku internasional nanti adalah mengelola siaran radio di lokasi,” demikian informasi dari atasan saya. Saya langsung merasa takut, karena tugas ini baru bagi saya. Ya Allah, aku belum pernah melakukan ini sebelumnya, saya berdoa. Tolonglah aku.