Makanan Baru Masak
Ayam panggang, buncis, spageti, roti. Pada suatu hari yang dingin di bulan Oktober, setidaknya lima puluh empat tunawisma menerima makanan baru masak yang disiapkan oleh seorang wanita yang merayakan ulang tahunnya yang kelima puluh empat. Tidak seperti kebiasaannya merayakan ulang tahun dengan makan-makan di restoran, sang wanita dan teman-temannya memutuskan untuk memasak dan membagikan makanan bagi para tunawisma di jalanan kota Chicago. Di media sosial, ia juga mendorong orang lain untuk melakukan perbuatan baik apa saja sebagai hadiah ulang tahun.
Jalan Sertaku
Beberapa tahun lalu, sebuah lagu populer bertengger di tangga lagu teratas. Bagian refrein lagu tersebut dinyanyikan oleh paduan suara rohani, dengan lirik “Yesus jalan sertaku”. Lirik tersebut memiliki latar belakang kisah yang sangat luar biasa.
Sungguh Indah
Saya masih kecil saat mengintip melalui jendela ruang bayi di rumah sakit dan untuk pertama kalinya melihat bayi yang baru lahir. Ketika itu saya terkejut melihat seorang bayi mungil keriput dengan kepala kerucut tanpa rambut. Ibu bayi itu berdiri di dekat kami, dan berulang kali mengatakan kepada semua orang, “Cantik, ya?” Saya teringat pada peristiwa itu saat menyaksikan video seorang ayah muda yang dengan lembut menyanyikan lagu “You Are So Beautiful” (Kau Sangat Indah) kepada bayi perempuannya. Bagi ayahnya yang terpesona, gadis kecil itu adalah hal terindah yang pernah diciptakan Allah.
Pertobatan yang Luar Biasa
“BROKE” (Rusak) adalah nama julukan Grady, dan lima huruf itu terpampang dengan blak-blakan pada pelat mobilnya. Meski tidak dimaksudkan untuk memiliki makna rohani, julukan tersebut cocok dengan sosok pria paruh baya yang suka berjudi, berzina, dan menipu orang itu. Grady kehilangan harapan, hidupnya rusak, dan jauh dari Allah. Namun, semua itu berubah pada suatu malam ketika ia diinsafkan oleh Roh Allah dalam sebuah kamar hotel. Grady memberi tahu istrinya, “Kurasa aku diselamatkan!” Malam itu ia mengakui semua dosa-dosa yang dikiranya akan dibawa mati. Ia pun datang kepada Yesus untuk memohon pengampunan-Nya. Selama tiga puluh tahun berikutnya, pria yang pernah mengira dirinya tidak akan hidup sampai usia empat puluh tahun itu hidup dan melayani Allah sebagai orang percaya yang telah diubahkan dalam Yesus. Pelat mobilnya juga berubah—dari “BROKE” menjadi “REPENT” (Bertobat).
Pengharapan Kekal
Solomon yang berusia empat tahun didiagnosis menderita distrofi otot Duchenne, suatu penyakit kemerosotan otot yang progresif. Setahun kemudian, dokter menyarankan agar Solomon menggunakan kursi roda. Namun, Solomon menolak. Keluarga dan teman-teman berdoa untuknya dan mengumpulkan dana untuk menyediakan layanan anjing terlatih yang akan menolong Solomon untuk tidak perlu menggunakan kursi roda selama mungkin. Tails for Life, organisasi yang melatih anjing saya, Callie, menyiapkan anjing bernama Waffles untuk melayani Solomon.
Harapan dan Keinginan
Ketika saya pindah ke Inggris, hari raya Thanksgiving yang biasa dirayakan di Amerika menjadi hari Kamis biasa di bulan November. Meski saya mengadakan perjamuan pada akhir pekannya, saya rindu berkumpul kembali bersama keluarga dan teman-teman di hari istimewa itu. Namun, saya paham, bukan saya saja yang memendam keinginan seperti itu. Kita semua ingin bersama dengan orang-orang yang kita kasihi pada momen-momen khusus dan hari raya. Bahkan saat merayakannya, kita mungkin merindukan seseorang yang tidak bisa bersama dengan kita, atau kita mungkin mendoakan keluarga kita yang tidak utuh lagi agar memperoleh damai sejahtera.
Percayakan Masa Depan kepada Allah
Tahun 2010, Laszlo Hanyecz melakukan pembelian yang pertama kalinya menggunakan bitcoin (mata uang digital yang saat itu bernilai sepersekian sen). Ia memakai 10.000 bitcoin untuk membeli dua loyang pizza seharga 25 dolar. Tahun 2021, pada nilai tertingginya, bitcoin tersebut setara dengan lebih dari 500 juta dolar. Dulu sebelum nilainya meroket, Hanyecz terus membayar pizza dengan bitcoin, sampai jumlah totalnya 100.000 bitcoin. Seandainya Hanyecz menyimpan semua bitcoin tersebut, nilai saat ini akan menjadikannya seorang jutawan dengan kekayaan enam puluh delapan kali lipat dan menempatkannya dalam daftar “orang terkaya di dunia” versi Forbes. Seandainya saja ia tahu tentang masa depan.
Mewujudkan Iman Lewat Perbuatan
Tornado menyerang suatu wilayah pada malam hari di bulan Juni 2021, menghancurkan lumbung milik sebuah keluarga. Kehilangan ini begitu menyedihkan, karena lumbung itu sudah berdiri di tanah keluarga tersebut sejak akhir dekade 1800-an. Ketika keesokan paginya John dan Barb berkendara menuju gereja, mereka melihat kerusakan yang terjadi dan berpikir bagaimana mereka dapat menolong. Mereka lantas berhenti dan mengetahui bahwa keluarga tersebut membutuhkan bantuan untuk bersih-bersih. Mereka pun segera pulang untuk berganti pakaian, lalu kembali lagi untuk membantu membersihkan lumbung yang hancur oleh tornado. Mereka mewujudkan iman mereka dalam perbuatan nyata dengan melayani keluarga tersebut.
Membaca dari Belakang
Langsung membaca bab terakhir suatu novel misteri mungkin bukan hal yang disukai oleh para penggemar cerita yang seru dan menegangkan. Namun, sebagian orang ternyata lebih menikmati bacaan mereka jika sudah mengetahui akhir ceritanya.