Karya Ilahi yang Lembut
Saya pernah mendengar seorang pengusaha bercerita tentang masa kuliahnya. Ketika itu ia sering merasa “tidak berdaya dan putus asa” menghadapi perasaan depresi. Sedihnya, alih-alih membicarakan perasaan-perasaan tersebut dengan dokter, ia justru membuat rencana-rencana yang lebih drastis—memesan buku tentang cara bunuh diri dari perpustakaan setempat dan menentukan tanggal untuk mengakhiri hidupnya.
Langkah-Langkah Allah
Saya sangat suka bermain Scrabble. Suatu kali setelah bermain, teman-teman menamai satu langkah dengan nama saya, Katara. Saat itu saya sudah tertinggal sepanjang permainan, tetapi pada langkah terakhir, saya berhasil membuat satu kata dengan tujuh huruf dan menghabiskan semua keping huruf yang saya miliki. Permainan pun berakhir, dan saya menerima bonus 50 angka, ditambah seluruh angka dari sisa keping huruf milik lawan-lawan main saya. Dengan itu, kedudukan saya berpindah dari posisi terakhir menjadi nomor satu. Sekarang, setiap kali kami bermain dan ada di antara kami yang tertinggal, mereka ingat apa yang pernah terjadi pada saya dan berharap dapat mengulang kembali langkah “Katara” itu.
Percakapan Iman di Rumah
“Tiada tempat seindah rumah. Tiada tempat seindah rumah.” Ucapan Dorothy yang terkenal dalam film The Wizard of Oz tersebut memperlihatkan alur penceritaan yang terdapat juga dalam banyak film klasik lainnya, dari Star Wars hingga Lion King. Alur tersebut dikenal sebagai “perjalanan sang pahlawan”. Intinya: seorang biasa, yang sedang menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja, tiba-tiba dihadapkan pada petualangan yang luar biasa. Sang tokoh meninggalkan rumah dan pergi ke dunia yang berbeda. Di sana telah menanti berbagai ujian dan tantangan, sekaligus para mentor dan penjahat. Bila sang tokoh lulus ujian dan terbukti layak disebut pahlawan, maka langkah akhirnya adalah pulang ke rumah dengan membawa hikmah dan kisah luar biasa untuk dibagikannya. Bagian akhir ini sangatlah krusial.
Cukup Waktu
Melihat novel tebal War and Peace karangan Leo Tolstoy di rak buku teman saya Marty, saya mengaku, “Aku belum pernah membaca buku itu sampai selesai.” Marty tertawa, lalu berujar, “Sewaktu saya pensiun jadi guru, seorang teman yang menghadiahkan buku itu berkata, ‘Akhirnya, sekarang kamu punya waktu untuk membacanya.’”
Menolak Membenarkan Diri
Seorang polisi bertanya kepada pengemudi apakah ia tahu alasan mobilnya dihentikan. “Tidak tahu,” jawab si pengemudi dengan bingung. “Bu, Anda mengirim pesan dengan ponsel sambil mengemudi,” sang polisi menjelaskan dengan sabar. “Bukan, bukan mengirim pesan!” protes wanita itu sambil menunjukkan teleponnya sebagai bukti. “Aku sedang mengecek e-mail!”
Kemurahan Hati dan Sukacita
Riset menunjukkan adanya hubungan antara kemurahan hati dan sukacita: mereka yang memberikan uang dan waktu mereka untuk menolong orang lain didapati lebih bahagia daripada yang tidak. Dari temuan itu, seorang psikolog menyimpulkan, “Berhentilah melihat pemberian sebagai kewajiban moral, dan mulai menganggapnya sebagai sumber kesenangan.”
Yesus Bersama Kita
Bibi buyut saya yang sudah renta hanya bisa terbaring di tempat tidur. Namun, rambutnya yang memutih tersisir rapi dan wajahnya yang penuh keriput masih menampilkan senyuman hangat. Ia tidak banyak bicara, tetapi saya masih ingat ucapan beliau ketika saya dan orangtua saya menjenguknya. Beliau berbisik, “Aku tidak pernah kesepian. Ada Yesus bersamaku.”
Kebaikan dari Sikap Terus Terang
“Sahabatku, terkadang kamu terdengar lebih suci dari dirimu yang sebenarnya.”
Percaya kepada Allah
Sebuah studi pada tahun 2018 menemukan bahwa rata-rata orang dewasa di Inggris memeriksa ponsel pintar mereka setiap dua belas menit sekali. Namun, jujur saja, bagi saya statistik ini sepertinya terlalu rendah, mengingat betapa seringnya saya menggunakan Google untuk mencari jawaban atas suatu pertanyaan, atau menanggapi berbagai notifikasi yang tidak henti-hentinya masuk ke ponsel saya. Banyak dari kita terus-menerus mengandalkan gawai kita dengan keyakinan bahwa melaluinya kita akan terbantu untuk menjalani hidup yang teratur, terhubung, dan tidak ketinggalan informasi.