Dia Mengenal Hati Saya
Setelah seorang konsumen menyelesaikan transaksinya pada mesin pembayaran mandiri di sebuah toko swalayan, saya menghampiri mesin tersebut untuk memindai belanjaan saya. Tiba-tiba, seseorang mendekati saya dengan marah-marah. Ternyata, saya tidak menyadari bahwa orang tersebut sudah lebih dahulu mengantre di depan saya. Menyadari kesalahan itu, saya pun meminta maaf dengan tulus. “Maafkan saya.” Wanita itu menjawab (walau bukan hanya ini yang ia katakan): “Tidak, Anda tidak benar-benar menyesal!”
Bertahan Hidup dan Berkembang
Croods, keluarga manusia gua dalam sebuah film animasi, percaya bahwa “satu-satunya cara bertahan hidup adalah bila keluarga kecil mereka tetap bersama.” Mereka takut pada dunia dan orang lain, sehingga waktu mencari tempat yang aman untuk didiami, mereka takut setelah mengetahui ada keluarga lain yang sudah tinggal di daerah yang mereka pilih. Namun, mereka segera belajar menerima perbedaan dari tetangga baru mereka, menerima dukungan, dan bertahan hidup bersama. Croods menyadari bahwa sesungguhnya mereka senang berteman dengan keluarga lain itu dan mereka memang membutuhkan orang lain untuk dapat menjalani hidup sepenuhnya.
Perjamuan Kudus di Bulan
Ketika Eagle, modul bulan dari Apollo 11, mendarat di area yang disebut Sea of Tranquility pada permukaan bulan tanggal 20 Juli 1969, para penjelajah ruang angkasa mengambil waktu beberapa saat untuk memulihkan diri sebelum menginjak permukaan bulan. Astronot Buzz Aldrin telah mendapat izin untuk membawa roti dan anggur supaya ia dapat melakukan perjamuan kudus. Setelah membaca Alkitab, ia mencicipi makanan pertama yang pernah dimakan manusia di bulan. Di kemudian hari, ia menulis: “Saya menuangkan anggur ke dalam cawan yang diberikan gereja saya. Oleh gravitasi bulan, cairan anggur tersebut bergulung pelan dengan indahnya menaiki dinding cawan.” Lewat perjamuan kudus yang dilakukannya di bulan, Aldrin menyatakan imannya pada pengorbanan Kristus di kayu salib dan jaminan akan kedatangan-Nya yang kedua.
Serahkan Pekerjaan Kita kepada Allah
Saat hendak menulis artikel untuk sebuah majalah yang “bergengsi”, saya bergumul untuk menyajikan artikel terbaik yang dapat diterima oleh redaksinya. Karena tekanan untuk memenuhi standar yang ada, berkali-kali saya menulis ulang isi pikiran dan gagasan saya. Namun, apa masalah saya sebenarnya? Apakah memang soal topik yang menantang? Ataukah kecemasan saya bersifat pribadi? Saya bertanya-tanya dalam hati, akankah redaksi majalah bergengsi itu menyukai saya dan bukan hanya tulisan saya?
Lari dari Dosa
Selama musim panas ini, dua kali badan saya gatal-gatal karena terkena semak beracun. Keduanya terjadi ketika saya sedang mencabuti tanaman liar di kebun kami. Dua kali itu juga saya sudah melihat tumbuhan berdaun tiga yang beracun tersebut mengintai di dekat saya. Saya mengira dapat mendekati tanaman itu tanpa terkena racunnya. Namun, ternyata dugaan saya salah. Daripada berusaha mendekati tumbuhan kecil beracun itu, seharusnya saya langsung lari jauh-jauh!
Kawan dari Sahabat Allah
Perasaan akrab dapat langsung muncul pada perkenalan pertama ketika dua orang mengetahui bahwa ternyata mereka memiliki teman yang sama. Dengan sikap hangat, seorang tuan rumah yang berbesar hati dapat menyambut tamunya sambil berkata, misalnya, “Senang bertemu dengan Anda. Teman Sam, atau Samantha, adalah temanku juga.”
Pemeliharaan Allah
Bersama ibunya, Buddy yang berusia tiga tahun pergi ke gereja setiap minggu untuk membantu menurunkan bahan makanan dari truk yang melayani pembagian makanan. Suatu hari, setelah mendengar ibunya bercerita bahwa truk tersebut rusak, Buddy berkata, “Aduh . . . bagaimana mereka bisa membagi makanan?” Ibunya menjelaskan bahwa gereja harus mengumpulkan uang untuk membeli truk baru. Buddy tersenyum. “Aku punya uang,” katanya, seraya meninggalkan ruangan. Ia kembali dengan membawa stoples plastik berhias stiker warna-warni berisi uang receh, yang berjumlah 38 dolar lebih sedikit. Meski uang Buddy tidak banyak, Allah menggabungkan persembahannya dengan persembahan dari jemaat lain untuk membeli truk pendingin yang baru, sehingga gereja dapat terus melayani komunitas mereka.
Berjalan bersama Orang Lain
Billy, seekor anjing yang lucu dan setia, menjadi terkenal di dunia maya pada tahun 2020. Russell, pemiliknya, mengalami patah pergelangan kaki dan harus menggunakan kruk untuk berjalan. Tak lama kemudian Billy juga mulai berjalan terpincang-pincang setiap kali berjalan bersama pemiliknya. Karena prihatin, Russell membawa Billy ke dokter hewan, tetapi dokter berkata tidak ada masalah apa pun dengan anjing itu! Billy dapat berlari ketika sedang sendirian. Ternyata, anjing tersebut berpura-pura pincang saat berjalan dengan pemiliknya. Itulah gambaran kesungguhan untuk ikut merasakan penderitaan orang lain!
Di Saat Kelam, Berdoalah!
“Saya pernah mengalami masa kelam.” Lima kata itu menggambarkan penderitaan batin seorang pesohor wanita selama pandemi COVID-19. Menyesuaikan diri dengan kenormalan yang baru adalah salah satu tantangan yang dihadapinya, dan di tengah pergumulannya itu, ia mengaku bergulat dengan niat bunuh diri. Namun, upayanya untuk keluar dari situasi yang menjerumuskan itu terbantu ketika ia menceritakan pergumulannya kepada seorang teman yang mempedulikannya.