Category  |  Santapan Rohani

Alasan untuk Beristirahat

Jika Anda ingin berumur panjang, pergilah berlibur! Empat puluh tahun setelah melakukan penelitian terhadap para pekerja pria paruh baya yang memiliki risiko penyakit jantung, para peneliti di Helsinki, Finlandia, menindaklanjuti setiap partisipan tersebut dan menemukan hasil yang sebenarnya tidak mereka duga dalam penelitian awal mereka. Temuan mereka menunjukkan bahwa tingkat kematian para pekerja yang mengambil waktu untuk berlibur lebih rendah daripada yang tidak mengambilnya. 

Lebih Manis dari Madu

Pada Oktober 1893, kota Chicago di Amerika Serikat menyelenggarakan pekan raya World’s Fair secara besar-besaran. Semua gedung pertunjukan di kota itu tutup karena para pemilik membayangkan semua orang pasti akan pergi menghadiri pekan raya tersebut. Lebih dari tujuh ratus ribu orang memang menghadirinya, tetapi Dwight Moody (1837–1899) justru berencana mengadakan kebaktian dan pengajaran Alkitab di sebuah gedung pertunjukan musik di sisi kota yang lain. Kawannya, R. A. Torrey (1856–1928), tidak yakin Moody dapat menghimpun massa sebanyak itu pada hari yang sama dengan penyelenggaraan pekan raya. Namun, berkat kemurahan Allah, Moody berhasil melakukannya. Di kemudian hari, Torrey menyimpulkan, orang banyak datang karena Moody memahami “satu-satunya Kitab yang paling dirindukan dunia ini—Alkitab.” Torrey rindu agar banyak orang juga mencintai Alkitab seperti Moody, tekun membacanya secara teratur dengan penuh kesungguhan.

Allah Sedang Bekerja

“Tuhan menangis.” Itulah kata-kata yang dibisikkan oleh putri Bill Haley yang baru berusia sepuluh tahun ketika ia berdiri di bawah hujan lebat bersama sekelompok orang percaya yang berasal dari berbagai etnis. Mereka mengunjungi Lembah Shenandoah di Virginia untuk berdoa kepada Allah sembari berusaha memahami akar perpecahan rasial di Amerika Serikat. Ketika tiba di tempat para budak dahulu dikuburkan, mereka bergandengan tangan dan berdoa. Tiba-tiba angin bertiup kencang, dan hujan pun turun. Ketika pemimpin kelompok berdoa untuk terjadinya pemulihan hubungan antar-etnis, hujan turun makin deras. Mereka yang berkumpul saat itu percaya bahwa Allah sedang bekerja untuk mendatangkan perdamaian dan pengampunan.

Teguran Penuh Kasih

Selama lebih dari lima puluh tahun, ayah saya selalu berusaha menghasilkan suntingan yang bermutu tinggi. Yang ia usahakan bukan hanya membetulkan berbagai kesalahan penulisan, melainkan juga membuat tulisan tersebut lebih jernih, masuk akal, mengalir, dan akurat secara tata bahasa. Ayah saya menggunakan tinta hijau untuk menandai pembetulan, bukan tinta merah. Goresan hijau dirasakannya “lebih ramah”, sementara coretan merah bisa jadi terlihat garang bagi seorang penulis pemula atau pengarang yang kurang percaya diri. Ayah saya bermaksud menunjukkan cara penulisan yang lebih baik dengan penuh kasih.

Selendang Ungu

Ketika mendampingi dan merawat ibu saya di sebuah pusat rehabilitasi kanker ratusan kilometer jauhnya dari rumah, saya meminta dukungan doa dari sejumlah teman. Setelah sekian bulan berlalu, perasaan kesepian dan terpencil membuat kekuatan saya terkuras. Saya berpikir, bagaimana bisa saya merawat ibu saya dengan baik kalau saya sendiri merasa kelelahan, baik secara fisik, mental, maupun emosional?

Kecil Tetapi Perkasa

Sesekali pada larut malam di Gurun Sonora yang keras di Amerika Utara, sayup-sayup terdengar suara lolongan melengking. Namun, tidak ada yang mengira sumber suara itu adalah seekor hewan kecil tetapi perkasa—tikus belalang yang melolong nyaring untuk menandai wilayah kekuasaannya. 

Tetapi Yesus!

Dalam sebuah episode America’s Got Talent, ajang pencarian bakat yang populer di TV, seorang anak perempuan berusia lima tahun bernyanyi dengan riang gembira dan membuat seorang juri membandingkannya  dengan penyanyi dan penari cilik yang terkenal pada dekade 1930-an. Juri itu berkata, “Saya melihat Shirley Temple dalam dirimu.” Anak perempuan itu pun memberi jawaban yang tidak terduga: “Bukan Shirley Temple, tetapi Yesus!” 

Surat Tanda Kasih

Beberapa dekade lalu, Dr. Jerry Motto menemukan pengaruh yang kuat dari “surat tanda kasih”. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa sepucuk surat penuh kasih yang dikirimkan kepada pasien yang pernah mencoba bunuh diri akan mengurangi risiko mereka mengulangi perbuatannya itu hingga separuhnya. Baru-baru ini, para penyedia layanan kesehatan kembali menyadari pengaruh tersebut ketika mereka menunjukkan kasih lewat kiriman pesan singkat, kartu pos, dan bahkan pesan lucu sebagai perawatan lanjutan bagi mereka yang mengalami depresi berat.

Badai Ketakutan

Dalam iklan yang saya saksikan baru-baru ini, seorang wanita bertanya secara santai kepada seseorang yang sedang menonton TV, “Apa yang kau cari-cari, Mark?” “Saya berusaha menjadi orang yang tidak mengambil keputusan karena didorong rasa takut,” jawab Mark dengan serius—meskipun wanita itu hanya ingin tahu acara apa yang ingin Mark tonton di TV!