Category  |  Santapan Rohani

Kebohongan Kecil dan Anak Kucing

Seorang ibu memperhatikan Elias, anaknya yang berumur 4 tahun, berlari-lari mendekati beberapa ekor anak kucing yang baru lahir. Ia telah melarang Elias menyentuh anak-anak kucing itu. Lalu ia bertanya, “Elias, apa kau menyentuh anak kucing itu?”

Ungkapan Cinta

Ketika sejumlah papan bertuliskan “Aku mencintaimu” dalam warna merah jambu muncul secara beruntun dan misterius di kota Welland, Ontario, seorang wartawan lokal bernama Maryanne Firth memutuskan untuk menyelidikinya. Investigasinya tidak membuahkan hasil. Beberapa minggu kemudian, sejumlah papan baru muncul dan mencantumkan nama taman di kota itu sekaligus tanggal dan waktu tertentu.

Keraguan yang Hilang

Kita mengenalnya sebagai “Tomas si Peragu” (baca Yoh. 20:24-29), tetapi julukan itu sebenarnya tidak begitu adil. Lagipula, berapa banyak dari kita yang benar-benar percaya bahwa pemimpin kita yang dihukum mati telah bangkit dari kematian? Kita mungkin bisa menjulukinya “Tomas si Pemberani”. Setidaknya Tomas menunjukkan keberanian yang luar biasa pada saat Yesus sedang menjalani peristiwa demi peristiwa menjelang kematian-Nya.

Lihat yang Telah Yesus Lakukan

Ketika baru berumur delapan tahun, seorang anak pernah mengatakan kepada Wally, seorang sahabat dari orangtuanya, “Aku mengasihi Yesus dan aku mau melayani Tuhan di luar negeri suatu saat nanti.” Sepanjang kurang lebih sepuluh tahun, Wally mendoakan anak itu sambil melihatnya bertambah dewasa. Ketika pemuda itu kemudian memberikan diri untuk pergi bermisi ke negara Mali, Wally pun mengatakan kepadanya, “Sudah saatnya! Ketika dahulu aku mendengar apa yang ingin kamu lakukan, aku menginvestasikan sejumlah uang dan menabungnya untukmu, sambil menunggu kabar gembira ini.” Wally memiliki hati yang mengasihi orang lain dan senang mendukung upaya pemberitaan Injil pada dunia.

Aku Sudah Tahu Semuanya

Putra dan menantu kami pernah menghadapi kondisi darurat. Anak mereka, Cameron, menderita pneumonia dan bronkitis sehingga perlu segera dibawa ke rumah sakit. Mereka meminta bantuan kami untuk menjemput pulang putra mereka yang berumur lima tahun, Nathan, dari sekolahnya. Saya dan Marlene tentu saja senang melakukannya.

Bersandar kepada Yesus

Kadangkala ketika saya berdoa dan bersiap untuk tidur di malam hari, saya membayangkan diri saya sedang bersandar kepada Yesus. Bayangan itu membuat saya teringat pada apa yang dikatakan firman Tuhan tentang Rasul Yohanes. Yohanes menuliskan bagaimana ia duduk di sebelah Yesus pada saat Perjamuan Terakhir. “Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya” (Yoh. 13:23).

Pengantara

Pada Juni 1962, dari sebuah sel penjara di Florida, Clarence Earl Gideon mengajukan banding dan memohon Mahkamah Agung Amerika Serikat untuk meninjau ulang hukuman yang dijalaninya atas kejahatan yang menurutnya tidak dilakukannya. Gideon juga menyatakan bahwa ia tidak memiliki uang untuk menyewa pengacara.

Yang Baik, Buruk, dan Terburuk

Seorang sahabat pernah mengirimkan pesan pendek yang tertulis, “Aku senang kita bisa bercerita tentang apa saja. Yang baik, yang buruk, bahkan yang jelek-jelek sekalipun!” Kami sudah bersahabat bertahun-tahun lamanya, dan kami telah belajar untuk berbagi suka-duka yang kami alami. Kami menyadari bahwa masing-masing dari kami tidak sempurna, sehingga kami tidak hanya berbagi pergumulan tetapi juga berbagi sukacita dalam setiap keberhasilan yang kami raih.

Apakah Ini Memancarkan Sukacita?

Buku karya seorang pemudi Jepang tentang membenahi dan menyusun barang telah terjual sebanyak dua juta eksemplar di seluruh dunia. Marie Kondo ingin membantu orang menyingkirkan barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan dari rumah dan lemari mereka—semua barang yang telah membebani mereka. “Peganglah setiap barang,” katanya, “dan tanyakan pada diri Anda sendiri, ‘Apakah ini memancarkan sukacita?'” Apabila jawabannya ya, simpanlah barang itu. Jika jawabannya tidak, singkirkanlah.