Category  |  Santapan Rohani

Yang Terbaik Masih akan Dijelang

Apakah masa-masa terbaik dalam hidup Anda sudah terjadi di masa lalu atau baru akan Anda jelang di masa depan? Cara pandang kita terhadap kehidupan—dan jawaban atas pertanyaan tadi—dapat berubah seiring waktu. Semasa muda, kita melihat ke masa depan dan ingin segera tumbuh dewasa. Setelah kita dewasa dan bertambah tua, kita merindukan masa lalu dan ingin menjadi muda lagi. Namun saat kita berjalan bersama Allah, berapa pun usia kita, masa-masa terbaik itu masih akan kita jelang!

Harga Tiket Masuk

Setiap tahun, sekitar dua juta orang dari seluruh penjuru dunia mengunjungi Katederal St. Paul di London, Inggris. Harga tiket masuknya sepadan dengan pengalaman menikmati bangunan megah yang dirancang dan dibangun oleh Sir Christopher Wren di akhir abad ke-17. Namun wisata bukanlah maksud utama dari tempat ibadah umat Kristen itu. Misi utama dari katedral tersebut adalah “memampukan orang-orang dari latar belakang mana pun untuk mengalami kehadiran Allah dalam Yesus Kristus yang mengubahkan hidup mereka.” Jika Anda ingin berwisata mengelilingi bangunan itu dan mengagumi arsitekturnya, Anda harus membayar tiket masuk. Namun untuk masuk dan mengikuti ibadah yang diadakan sepanjang hari di Katederal St. Paul, Anda tidak dikenai biaya apa pun.

Memelihara Iman

Mudah untuk berpikir bahwa iman adalah semacam formula ajaib. Artinya, jika seseorang memiliki iman dalam kadar yang secukupnya, ia akan kaya raya, selalu sehat, menjalani hidup yang bahagia, dan setiap doa yang dipanjatkannya langsung menerima jawaban. Namun sayangnya, kehidupan tidak berjalan seperti formula yang tersusun rapi itu. Sebagai bukti, penulis kitab Ibrani menyajikan pengingat yang sangat kuat tentang makna “iman sejati” dengan mengulas kehidupan beberapa pahlawan iman dari Perjanjian Lama (Ibr. 11).

Kasihilah Sesamamu Manusia

Konon, ada seorang antropolog yang baru saja menyelesaikan penelitiannya selama berbulan-bulan di sebuah desa kecil. Selagi menunggu tumpangan menuju bandara untuk perjalanannya pulang, ia pun memutuskan untuk mengisi waktunya dengan membuat sebuah permainan bagi sejumlah anak. Idenya adalah mengadakan lomba lari untuk mendapatkan sekeranjang buah dan permen yang diletak-kannya di dekat pohon. Namun, pada saat ia memberi aba-aba untuk mulai berlari, tidak ada seorang anak pun yang berlari melaju ke garis akhir. Sebaliknya, anak-anak itu bergandengan tangan dan berlari bersama menuju pohon tersebut.

Sahabat Selamanya

Satu perkataan bijak yang pernah saya dengar dan sekarang saya hargai berasal dari ayah saya. Ia sering berkata, “Joe, sahabat adalah salah satu harta yang paling bernilai dalam hidup.” Benar sekali! Anda tidak akan pernah sendirian bila Anda mempunyai sahabat. Mereka memperhatikan kebutuhan Anda dan rela berbagi sukacita dan ikut menanggung beban hidup kita.

Kerentanan yang Terlihat

Saat menjalani pemulihan beberapa minggu setelah bahu saya dioperasi, hati saya merasa takut. Saya telah terbiasa memakai penyangga bahu, tetapi dokter dan terapis fisik mengatakan bahwa saya tidak perlu lagi memakainya. Pada saat itulah saya membaca pernyataan ini: “Pada tahap pemulihan, penyangga bahu tidak lagi diperlukan kecuali sebagai tanda kerentanan yang terlihat dalam situasi yang tak terkendali.”

Saling Menajamkan

Perkataan teman saya itu sungguh menyakitkan. Sembari berusaha tidur, saya berjuang untuk berhenti memikirkan komentar-komentar pedasnya tentang ketegasan sikap saya. Di atas tempat tidur itu, saya meminta hikmat dan ketenangan dari Allah. Beberapa minggu kemudian, karena masih terusik oleh masalah itu, saya pun berdoa, “Aku terluka, ya Tuhan, tetapi tunjukkan padaku apa yang perlu kuubah. Tunjukkanlah padaku apa yang benar dari pendapatnya.”

Uji Tanding

Uji tanding dalam permainan kriket dapat berlangsung dengan sengit. Regu-regu bertanding dari pukul 11.00–18.00 dengan istirahat makan siang dan jeda di sore hari, dan pertandingan tersebut dapat berlanjut sampai lima hari lamanya. Kompetisi tersebut menjadi ujian bagi ketahanan sekaligus keahlian dalam bermain.

Sepatu Kuda yang Salah

Kekalahan pasukan Napoleon di Rusia 200 tahun lalu dikaitkan dengan kerasnya kondisi musim dingin di sana. Ternyata salah satu masalah spesifik yang ditemui adalah kuda-kuda yang dikerahkannya masih memakai sepatu untuk musim panas. Saat musim dingin tiba, kuda-kuda yang menarik kereta perbekalan itu mati terpeleset di atas jalan yang licin oleh es. Terputusnya perbekalan membuat pasukan Napoleon berkurang drastis dari 400.000 menjadi 10.000 tentara. Kekeliruan kecil yang membawa bencana besar!