Selidikilah Hatiku, Ya Allah
Untuk mengurangi sampah makanan, sebuah jaringan supermarket di Singapura menjual buah-buahan dan sayuran yang agak lecet dengan harga lebih murah. Dalam setahun, prakarsa ini menghemat lebih dari 770.000 kilogram buah dan sayur yang sebelumnya pasti dibuang karena tidak memenuhi standar estetika. Para pembeli juga tahu bahwa penampilan luar—lecet tergores dan bentuk yang tidak lazim—tidak mempengaruhi rasa dan nilai nutrisi. Apa yang terlihat dari luar tidak selalu menentukan apa yang terkandung di dalamnya.
Benarkah Saya Diterima?
Aktris Sally Field dapat merasakan apa yang kita semua rindukan. Ketika meraih piala Oscar keduanya pada tahun 1985, ia berseru dalam pidatonya: “Lebih dari apa pun juga, saya mendambakan penghargaan dari kalian semua. Pertama kalinya saya menang, saya tidak merasakannya. Sekarang saya merasakannya. Dan saya tidak dapat menyangkali bahwa kalian semua menyukai saya, sekarang kalian semua menyukai saya!”
Melayani Yesus
Pada awal abad ke-19, Elizabeth Fry mengkhawatirkan kondisi penjara wanita di London. Para narapidana wanita dan anak-anak mereka dijadikan satu dan harus tidur beralaskan lantai batu penjara yang dingin. Tidak ada tempat tidur di sana, tetapi yang ada justru sebuah keran yang mengalirkan minuman gin. Selama bertahun-tahun Elizabeth giat mengunjungi penjara itu dan mengupayakan perubahan dengan membagikan pakaian, membuka sekolah, dan mengajarkan Alkitab. Namun, banyak orang melihat bahwa pengaruh terbesar yang diberikan Elizabeth adalah kehadirannya yang penuh kasih dan pesan pengharapan yang disampaikannya dengan sangat jelas.
Terperangkap dalam Cokelat
Suatu hari, dua orang pekerja pabrik permen Mars di Pennsylvania jatuh ke dalam tangki besar berisi cokelat. Mungkin ini terdengar seperti kisah lucu—dan bisa jadi musibah yang menyenangkan bagi para pecinta cokelat! Namun, meski tidak terluka, kedua pekerja tadi sempat terendam dalam adonan cokelat setinggi pinggang dan tidak dapat keluar sendiri. Petugas pemadam kebakaran yang didatangkan harus melubangi sisi tangki untuk mengeluarkan mereka dengan selamat.
Senjata Kita di dalam Kristus
Seorang pemuda menceritakan kepada pendeta yang dipercayainya tentang pelecehan dan kecanduan yang pernah dialaminya. Meski sudah mengenal Yesus, pengalaman dengan pelecehan seksual dan pornografi sejak usia muda membuat pemuda itu dirongrong masalah yang tak sanggup diatasinya sendiri. Ia pun mencari pertolongan di dalam keputusasaannya.
Bergumul dengan Allah
Seorang teman lama mengirimkan sebuah pesan setelah suami saya meninggal dunia: “[Alan] adalah . . . seorang yang bergumul dengan Allah. Ia seorang Yakub sejati dan alasan kuat saya menjadi orang Kristen hari ini.” Tidak pernah terpikir oleh saya untuk membandingkan pergumulan Alan dengan tokoh Yakub dalam Alkitab, tetapi perbandingan itu sangat tepat. Sepanjang hidupnya, Alan bergumul dengan dirinya sendiri dan juga dengan Allah untuk mendapatkan jawaban. Ia mengasihi Allah tetapi adakalanya ia berjuang untuk memahami kebenaran bagaimana Dia sungguh mengasihinya, mengampuninya, dan mendengar doa-doanya. Meski begitu, kehidupannya dipenuhi berkat dan telah memberi dampak positif bagi banyak orang.
Berseru kepada Bapa Surgawi
Beberapa menit setelah Presiden AS Harry Truman mengumumkan berakhirnya Perang Dunia II, telepon berdering di sebuah rumah kecil berdinding papan di Grandview, Missouri. Seorang wanita berusia 92 tahun mohon diri kepada tamunya untuk mengangkat telepon. Sang tamu mendengar wanita tua itu kemudian berkata, “Halo. . . . Ya, aku baik-baik saja. Aku sedang mendengarkan radio . . . Kalau sempat, datanglah ke rumah . . . Sampai jumpa.” Wanita tua itu kembali menemui tamunya. “[Anakku] Harry menelepon. Harry anak yang baik . . . Aku tahu ia pasti akan menelepon. Ia selalu meneleponku setiap kali sebuah peristiwa berakhir.”
Anugerah yang Mengubah Hidup
Saya dan suami menyapa kaum muda di gereja kami sambil membagikan Alkitab kepada mereka. Saya berkata, “Allah akan menggunakan anugerah tak ternilai ini untuk mengubah hidup kalian.” Malam itu, beberapa siswa berkomitmen untuk membaca Injil Yohanes bersama-sama. Kami rajin mengajak mereka untuk membaca Alkitab dan mengajarkan mereka firman Tuhan setiap minggu di rumah kami. Lebih dari 10 tahun kemudian, saya bertemu dengan salah satu siswa kami. “Saya masih menggunakan Alkitab pemberianmu,” katanya. Saya bersyukur melihat bukti pertumbuhan iman di dalam kehidupannya.
Perkemahan Nasional
Kami berkemah di bawah bintang-bintang, tanpa ada sesuatu pun di antara kami dan langit Afrika Barat yang tak berujung. Kami tidak butuh tenda pada musim kemarau seperti saat itu. Yang harus ada adalah api unggun. “Jangan biarkan apinya padam,” kata Ayah sambil menusuk-nusuk kayu bakarnya dengan tongkat. Api akan membuat satwa liar tidak berani mendekat. Makhluk ciptaan Allah memang luar biasa, tetapi tentu tidak ada yang mau macan tutul atau ular berkeliaran di sekitar perkemahan.