Category  |  Santapan Rohani

Reuni Surgawi

Ketika menuliskan obituarium bagi ibu saya, saya merasa kata meninggal dunia terlalu tandas bagi pengharapan yang saya yakini tentang reuni surgawi yang telah dijanjikan untuk orang percaya. Saya pun menulis, “Ibu telah disambut dalam pelukan Yesus.” Meski demikian, saya masih bersedih saat melihat ibu saya tidak ada dalam foto-foto terbaru keluarga kami. Namun, baru-baru ini, saya menemukan seorang seniman yang melukis foto keluarga dengan memasukkan anggota keluarga yang telah tiada. Seniman itu menggunakan foto orang-orang terkasih yang telah mendahului kita, lalu melukiskannya ke dalam foto keluarga. Dengan sapuan kuasnya, seniman ini menggambarkan janji Allah tentang suatu reuni surgawi. Air mata syukur saya mengalir saat membayangkan ibu saya kembali tersenyum di sisi saya.

Membangun Rumah

Pada tahun 1889, dimulailah proyek pembangunan sebuah rumah pribadi yang paling ambisius di Amerika Serikat. Sebuah pabrik batu bata yang dibangun di lokasinya memproduksi sekitar 32.000 buah batu bata setiap hari hingga “rumah musim panas” milik George Vanderbilt II rampung enam tahun kemudian. Sampai sekarang, rumah di Asheville, Carolina Utara yang dinamai Biltmore Estate tersebut masih merupakan kediaman pribadi terbesar di Amerika, dengan 250 ruangan (termasuk 35 kamar tidur dan 43 kamar mandi) dan luas lantai sekitar 16.226 meter persegi.

Menemukan Perlindungan

Saya dan istri pernah menginap di sebuah hotel tua yang indah di tepi pantai. Penginapan ini memiliki jendela besar berpanel dan dinding batu yang tebal. Suatu sore, badai mengamuk, membuat laut bergolak dan menghantam jendela hotel bagai gedoran penuh amarah. Namun, kami merasa aman. Dinding hotel dan fondasinya sangat kuat! Selama badai berlangsung, kamar kami menjadi tempat perlindungan.

Lubang di Dinding

Suatu hari, saya menemukan ada yang memakan tanaman bunga saya. Sehari sebelumnya, bunga-bunga saya masih bermekaran dengan indahnya, tetapi sekarang hanya batangnya yang tersisa. Saya mengelilingi halaman dan menemukan lubang seukuran kelinci di pagar kayu rumah saya. Kelinci memang lucu, tetapi hewan-hewan yang mengganggu itu bisa memakan habis bunga-bunga di taman dalam hitungan menit.

Pelajaran dari Lego

Setiap tahun, kira-kira sepuluh keping Lego terjual kepada setiap orang di muka bumi ini. Itu artinya lebih dari tujuh puluh lima miliar bata plastik kecil secara total. Namun, itu semua tidak akan terjadi kalau bukan karena kegigihan pembuat mainan asal Denmark, Ole Kirk Christiansen.

Ditemukan Kembali

Pada tahun 1970, seorang eksekutif perusahaan otomotif mengunjungi Denmark dan menemukan ada warga setempat yang memiliki mobil Buick Dual Cowl Phaeton keluaran tahun 1939. Karena mobil itu sebenarnya tidak pernah diproduksi secara resmi, ini merupakan penemuan langka—satu-satunya mobil jenis itu di dunia. Saking senangnya dengan penemuan itu, si eksekutif membeli mobil tersebut, lalu menghabiskan banyak waktu dan dana untuk memperbaikinya. Saat ini, mobil unik tersebut masih tampil dalam koleksi kendaraan klasik terkenal di dunia.

Berakar dalam Kasih

Saya tiba di pusat perawatan kanker, tempat saya akan merawat ibu saya, dengan perasaan sendirian dan takut. Saya telah meninggalkan keluarga saya lebih dari 1.200 km jauhnya. Namun, sebelum sempat mengangkat sendiri koper saya, seorang lelaki bernama Frank tersenyum dan menawarkan bantuan. Sesampainya di lantai enam, saya menyempatkan diri untuk bertemu istrinya, Lori, yang merawat Frank dalam pengobatannya. Tidak lama kemudian, pasangan itu sudah menjadi seperti keluarga saya sendiri. Kami bersandar pada Allah dan berusaha mendukung satu sama lain. Kami tertawa, meluapkan perasaan, menangis, dan berdoa bersama. Meski kami semua merasa asing di tempat ini, hubungan kami dengan Allah dan satu sama lain membuat kami tetap berakar dalam kasih sambil terus berusaha saling mendukung.

Menyalakan Lilin

Saat itu tengah hari, tetapi matahari tidak terlihat. Hari yang dikenal dengan sebutan “Hari Kegelapan di New England” itu dimulai pada pagi hari tanggal 19 Mei 1780, dan berlangsung berjam-jam lamanya. Penyebabnya kemungkinan awan asap tebal dari kebakaran hutan di Kanada, tetapi saat itu banyak yang mengira bahwa hari penghakiman akhir telah tiba.

Ketika Kita Bersekutu Bersama

Menurut World Happiness Report, Denmark adalah salah satu negara paling berbahagia di dunia. Orang Denmark melewati musim dingin yang panjang dan gelap dengan berkumpul bersama teman-teman sambil menikmati minuman hangat atau makanan lezat. Kata yang mereka gunakan untuk mengungkapkan perasaan yang timbul dalam momen seperti itu adalah hygge (hoo-gah). Dengan hygge mereka dapat mengimbangi dampak yang mereka rasakan karena kurangnya kesempatan mereka untuk menikmati sinar matahari jika dibandingkan orang-orang yang hidup di wilayah bergaris lintang lebih rendah. Hanya dengan duduk mengelilingi meja bersama orang-orang terkasih, hati mereka menjadi gembira.