Dibawa Melewati Badai
Dalam perjalanan misi Alexander Duff yang pertama ke India pada tahun 1830, kapal yang ditumpangi misionaris asal Skotlandia tersebut karam diterjang badai di lepas pantai Afrika Selatan. Ia dan para penumpang lain berhasil mencapai sebuah pulau kecil dan terpencil; dan tak lama kemudian, salah seorang awak kapal menemukan Alkitab kepunyaan Duff terdampar di pantai. Ketika Alkitab itu sudah kering, Duff membacakan Mazmur 107 kepada rekan-rekannya yang selamat itu, dan mereka semua merasa dikuatkan. Akhirnya, setelah diselamatkan oleh kapal lain dan sekali lagi mengalami karam kapal, Duff pun sampai di India.
Tenang di Tengah Kekacauan
Serentetan suara mirip petasan telah membangunkan Joanne dari tidurnya. Ia sempat mendengar suara kaca pecah. Dalam hatinya Joanne berharap seandainya saja ia tidak tinggal sendirian. Namun, ia pun turun dari tempat tidurnya untuk melihat apa yang terjadi. Jalanan yang gelap terlihat kosong dan rumahnya sendiri tidak bermasalah—sampai kemudian ia melihat cermin yang pecah berantakan.
Ingat dan Rayakan
Pada tanggal 6 Desember 1907, ledakan besar mengguncang sebuah komunitas kecil di Virginia Barat, Amerika Serikat. Itulah salah satu bencana terburuk dalam sejarah industri pertambangan batu bara. Kurang lebih tiga ratus enam puluh penambang tewas, dan tragedi memilukan tersebut diperkirakan telah membuat 250 wanita menjadi janda dan 1.000 anak menjadi yatim. Para sejarawan mengatakan bahwa kebaktian doa yang diadakan untuk mengenang para korban ledakan tersebut menjadi cikal bakal peringatan Hari Ayah di AS. Dari kehilangan yang besar timbul peringatan dan—akhirnya—perayaan.
Allah Tahu Kisah Hidup Anda
Dalam perjalanan pulang ke rumah sehabis makan siang bersama seorang teman baik, saya mengucap syukur kepada Allah untuk dirinya. Sahabat saya itu mengenal dan mengasihi saya meskipun ada hal-hal pada diri saya yang tidak saya sukai. Ia salah satu dari sejumlah kecil teman yang menerima saya apa adanya—segala keunikan, kebiasaan, dan kegagalan saya. Meskipun demikian, masih ada bagian-bagian dalam kisah hidup saya yang tidak ingin saya bagikan dengannya atau dengan orang-orang yang saya kasihi. Itulah saat-saat ketika saya hidup jauh dari harapan, ketika saya cenderung menghakimi orang lain, atau bersikap tidak baik, atau tidak memancarkan kasih.
Mempercayai Alkitab
Billy Graham, penginjil terkenal asal Amerika Serikat, pernah menceritakan pergumulan dirinya untuk menerima seluruh kebenaran Alkitab. Suatu malam, ketika sedang berjalan sendirian di bawah terang bulan pada sebuah tempat retret di Pegunungan San Bernardino, ia berlutut dan meletakkan Alkitabnya di atas sebuah tanggul pohon. Dengan “terbata-bata”, ia hanya bisa berdoa: “Ya Allahku! Begitu banyak isi Alkitab yang tidak kumengerti.”
Iman yang Aktif
Ayah Sam harus lari menyelamatkan nyawa ketika terjadi kudeta militer di negaranya. Karena mendadak kehilangan sumber pendapatan, keluarga Sam tidak lagi mampu membeli obat yang sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan hidup saudara laki-laki Sam. Sam marah kepada Allah dan berpikir, Apa salah kami sehingga harus mengalami hal ini?
Menjadi Saluran Kasih Karunia
Putra kami menghabiskan tahun-tahun awal hidupnya di panti asuhan sebelum kami mengadopsi dirinya. Sebelum meninggalkan panti tersebut untuk pulang bersama kami, kami memintanya untuk mengambil barang-barang pribadinya. Namun, ia tidak punya apa-apa. Akhirnya kami mengganti pakaian yang ia kenakan dengan baju baru yang kami bawakan untuknya, sekaligus meninggalkan beberapa potong baju untuk anak-anak lain di sana. Meskipun sedih melihat sedikitnya barang yang ia miliki, saya bersukacita karena sekarang kami dapat membantu memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya.
Ketika Kita Tidak Mengerti
“Saya tidak mengerti rencana-Nya. Padahal saya sudah menyerahkan seluruh hidup saya kepada-Nya. Lalu ini terjadi!” Demikianlah pesan yang dikirimkan seorang anak laki-laki kepada ibunya ketika impiannya untuk mencapai sukses sebagai atlet profesional terhambat untuk sementara waktu. Bukankah setiap dari kita juga pernah memiliki pengalaman mengecewakan dan tidak terduga yang membuat kita jengkel dan bertanya-tanya? Salah seorang anggota keluarga kita menolak untuk dihubungi tanpa alasan jelas; kondisi kesehatan kita yang memburuk; kantor tempat kita bekerja dipindah ke kota lain; atau musibah kecelakaan yang mengubahkan hidup.
Sifat Kasih yang Sejati
Selama masa pandemi, Jerry terpaksa menutup pusat kebugaran miliknya dan tidak memperoleh penghasilan selama berbulan-bulan. Suatu hari ia menerima pesan singkat dari seorang teman yang meminta untuk bertemu dengannya di pusat kebugaran itu pukul 6 sore. Jerry tidak mengetahui alasannya, tetapi ia tetap pergi ke sana. Tak lama kemudian, banyak mobil mulai memasuki lapangan parkir. Pengemudi mobil pertama meletakkan keranjang di trotoar dekat gedung. Kemudian satu per satu mobil (sekitar lima puluh) datang. Para pengemudi dan penumpang mobil-mobil itu melambai-lambaikan tangan ke arah Jerry atau meneriakkan salam mereka, lalu berhenti di depan keranjang, dan memasukkan selembar kupon atau sejumlah uang tunai. Sebagian menyumbangkan uang; tetapi semua dari mereka memberikan waktu mereka untuk menyemangati Jerry.