Category  |  Santapan Rohani

Hidup yang Luar Biasa

Saya mengetahui tentang Catherine Hamlin, seorang ahli bedah yang luar biasa asal Australia, saat membaca berita kematiannya. Di Etiopia, Catherine dan suaminya mendirikan satu-satunya rumah sakit di dunia yang dikhususkan untuk menyembuhkan para perempuan dari trauma fisik dan mental yang diakibatkan oleh fistula obstetrik, suatu cedera pada saat persalinan yang umumnya dialami para ibu di negara-negara berkembang. Semasa hidupnya, Catherine disebut-sebut telah merawat lebih dari 60.000 perempuan.

Allah yang Adil

Mungkin ini sapi yang paling terkenal dijadikan kambing hitam sepanjang sejarah. Meski namanya tidak diketahui pasti (ada yang menyebutnya Daisy, Madeline, atau Gwendolyn), tetapi yang jelas sapi milik Ny. O’Leary itu dituduh sebagai penyebab kebakaran besar di Chicago pada tahun 1871 yang menyebabkan sepertiga penduduk kota kehilangan rumah mereka. Karena tiupan angin kencang, api terus berkobar selama tiga hari, melahap rumah-rumah berbahan kayu, dan merenggut nyawa hampir tiga ratus jiwa.

Pemberi Rahasia

Bagi Christopher, seorang veteran penyandang disabilitas, melakukan kegiatan sehari-hari terasa semakin sulit, mengambil waktu lebih lama untuk diselesaikan, dan membuatnya semakin kesakitan. Meski demikian, ia berusaha sebaik mungkin melayani istri dan anaknya. Setiap minggu ia masih memotong rumput dengan mesin pemotong manual.

Sepadan, atau Memang Layak?

Helen Roseveare, seorang dokter asal Inggris yang melayani sebagai misionaris di Kongo, Afrika, pernah ditawan oleh pihak pemberontak dalam Pemberontakan Simba pada tahun 1964. Ia sangat menderita karena dipukuli dan dilecehkan oleh mereka yang menawannya. Berhari-hari setelah ditawan, ia bertanya-tanya, “Apakah semua ini sepadan?”

Zona Maut

Pada tahun 2019, seorang pendaki gunung melihat matahari terbitnya yang terakhir dari puncak Gunung Everest. Ia berhasil melakukan pendakian yang berbahaya, tetapi ketinggian telah mengakibatkan menimbulkan pembekuan pada jantungnya, dan ia menemui ajalnya saat menuruni gunung. Seorang ahli medis memperingatkan para pendaki untuk tidak menganggap puncak gunung sebagai akhir perjalanan. Mereka harus segera bangkit dan turun gunung, karena mereka “sebenarnya berada di Zona Maut.”

Lingkaran Pelangi

Ketika sedang asyik mendaki gunung, Adrian mendapati dirinya berada di atas awan-awan yang melayang rendah. Dengan sinar matahari di belakangnya, Adrian mengarahkan pandangannya ke bawah dan melihat tidak saja bayangannya, tetapi juga fenomena indah yang disebut spektrum Brocken. Fenomena itu menyerupai lingkaran pelangi yang melingkari bayangan seseorang. Hal itu terjadi ketika sinar matahari membias pada awan-awan di bawah. Adrian menyebutnya sebagai momen “ajaib” yang sangat meng-gembirakan hatinya.

Kembali Berkembang

Karena menerima sinar matahari dan air yang cukup, bunga-bunga liar tumbuh dengan leluasa dan menghiasi beberapa wilayah di California seperti di Antelope Valley dan Figueroa Mountain. Namun, apa yang biasanya terjadi di musim kemarau? Para ilmuwan telah menemukan bahwa beberapa jenis bunga liar menyimpan benih dalam jumlah besar di bawah tanah daripada membiarkannya menembus tanah dan berkembang. Setelah musim kemarau berakhir, tumbuh-tumbuhan itu menggunakan benih-benih yang telah disimpan itu untuk kembali berkembang.

Kasih yang Berani

Keempat pembina rohani itu tidak dikenal sebagai “pahlawan”. Namun, pada malam yang dingin di Februari 1943, ketika kapal mereka, SS Dorchester, ditorpedo di lepas pantai Greenland, mereka mengerahkan segenap kemampuan untuk menenangkan ratusan tentara yang panik. Dalam kondisi kapal yang tenggelam dan orang-orang yang terluka berlompatan ke sekoci-sekoci yang penuh sesak, keempatnya meredakan kepanikan dengan “memberitakan keberanian,” kata salah seorang awak yang selamat.

Kembali ke Posisi Netral

Pengendara mobil depan saya di tempat pencucian mobil sepertinya terlalu bersemangat. Ia sengaja melangkah ke bagian belakang mobil pickup miliknya dan melepas kaitan pada mobilnya agar tidak tersangkut pada sikat pencuci mobil bertenaga tinggi. Kemudian ia membayar biaya pencucian kepada petugas dan membawa mobilnya ke jalur otomatis. Akan tetapi, tanpa sadar ia meninggalkan mobilnya dalam posisi gigi maju. Si petugas pun berteriak, “Netral! Netral!”, agar pengendara itu memindahkan gigi ke posisi netral. Sayangnya, jendela mobil pria itu tertutup rapat sehingga ia tidak mendengar teriakan petugas. Akibatnya, mobil pickup itu melesat melewati mesin pencuci mobil hanya dalam waktu empat detik. Jangankan dicuci, basah pun tidak.