Category  |  Santapan Rohani

Benar-benar Merdeka

Film berjudul Amistad bercerita tentang sekelompok budak dari Afrika Barat yang pada tahun 1839 mengambil alih kapal yang sedang membawa mereka, lalu membunuh kapten dan beberapa anak buahnya. Pada akhirnya, mereka semua tertangkap kembali, ditahan, dan diadili. Adegan paling mengesankan terjadi dalam ruang sidang, ketika Cinqué, pemimpin para budak, memohon kebebasan mereka dengan begitu gigih. Seruan “Bebaskan kami!” diucapkan berulang-ulang oleh laki-laki yang terbelenggu itu dalam lafal yang tidak sempurna tetapi dengan intensitas yang makin kuat hingga membuat seluruh pengunjung ruang sidang terdiam. Keadilan pun ditegakkan dan para budak itu dibebaskan.

Tepat di Sisi Anda

Setiap hari, para petugas kantor pos di Yerusalem menyortir tumpukan surat yang tidak bisa terkirim untuk mencari mana saja surat yang masih bisa diantarkan ke tujuan. Namun, banyak yang akhirnya masuk ke dalam kotak bertuliskan “Surat untuk Tuhan.”

Mari Memuji!

Setiap kali alarm ponselnya berbunyi pada pukul 3.16 sore, Shelley berhenti dari kesibukannya dan mengambil waktu untuk memuji Allah. Ia mengucap syukur kepada Allah dan menyebutkan semua kebaikan-Nya. Meskipun ia terbiasa berkomunikasi dengan Allah sepanjang hari, Shelley senang meluangkan waktu khusus tersebut karena hal itu menolongnya menikmati hubungan yang akrab dengan Allah.

Mengarungi Air

Film The Free State of Jones yang mengambil latar belakang Perang Saudara Amerika Serikat berkisah tentang Newton Knight dan para desertir dari pihak Konfederasi serta para budak yang membantu pasukan Union dan kemudian menentang para pemilik budak setelah perang usai. Banyak yang menghormati Knight sebagai pahlawan, tetapi hidupnya sendiri harus diselamatkan dahulu oleh dua orang budak setelah ia desersi. Mereka membawanya jauh ke pelosok rawa yang terpencil lalu mengobati kakinya yang terluka sewaktu ia membelot dari pasukan Konfederasi. Seandainya kedua budak itu mengabaikannya, ia pasti sudah mati.

Nyanyian Bapa Kita

Sahabat saya, Dandy, senang menyemangati orang lewat nyanyian. Suatu hari kami sedang makan siang di restoran favoritnya ketika ia menyadari bahwa seorang pelayan restoran sedang bersusah hati. Ia mengajukan beberapa pertanyaan kepada pelayan itu dan mulai menyanyikan lagu yang bernada ceria untuk menyemangatinya. “Anda baik sekali, Pak. Saya benar-benar terhibur. Terima kasih banyak,” kata pelayan itu sambil tersenyum lebar dan menuliskan pesanan kami. 

Berani Menghadapi Tantangan

Tom mengejar anak-anak muda yang baru saja mencuri sepeda temannya. Ia tidak punya rencana apa-apa. Pokoknya ia ingin mengambil kembali sepeda itu. Namun, yang mengejutkan, ketiga pencuri itu melihat ke arahnya, menjatuhkan sepeda itu, dan kabur. Tom merasa lega sekaligus kagum pada dirinya sendiri. Saat mengambil sepeda tersebut dan membalikkan badannya, ia pun melihat Jeff, seorang teman berotot kekar yang dari tadi membuntutinya. 

Selaras dengan Allah

Suatu malam, saya masih terjaga dengan rasa cemas, berjalan mondar-mandir dan mencoba berdoa. Jujur saja, sikap doa saya saat itu bukan sedang berserah kepada Allah, melainkan marah dan mempertanyakan Dia. Tak kunjung lega, saya pun duduk dan memandang ke luar jendela ke arah langit malam. Tiba-tiba saja mata saya tertuju kepada Sabuk Orion—tiga bintang dalam posisi berjajar lurus sempurna yang…

Angsa yang memilukan

Mengapa ada bola di lapangan parkir? tanya saya dalam hati. Namun, setelah lebih dekat, saya baru menyadari bahwa benda keabu-abuan itu bukanlah bola melainkan seekor angsa Kanada berkepala hitam yang keadaannya sangat memilukan.

Persediaan yang berlimpah

Pada pukul dua dini hari, seorang peternak teripang bernama Nadia berjalan menuju suatu kandang di laut dangkal dekat desanya di Madagaskar untuk mengambil “hasil panennya.” Meski saat itu dini hari, ia tidak peduli. “Sebelum beternak, hidup saya sangat susah,” katanya. “Saya tidak punya penghasilan sama sekali.” Sekarang, sebagai anggota sebuah program perlindungan laut bernama Velondriake, yang berarti “hidup bersama laut,” penghasilan Nadia semakin bertambah dan stabil. “Kami bersyukur kepada Tuhan untuk proyek ini,” ia menambahkan.