Pencari Kesalahan yang Bertobat
Seperti banyak orang, ketika saya membaca surat kabar atau majalah, saya sering menemukan kesalhaan dalam tata bahasa dan ejaan. (Anda menyadarinya, bukan?) Saya tidak sedang berusaha mencari-cari kesalahan; tetapi kesalahan itu begitu mencolok sehingga tidak mungkin saya lewatkan! Reaksi saya biasanya adalah mengkritik redaksi terbitan itu. “Apa susahnya bagi mereka untuk menggunakan perangkat pengecek ejaan atau menyewa seorang penyelaras bahasa?”
Khusus Anggota Keluarga
Dahulu ketika masih bersekolah dasar di Ghana, saya pernah tinggal jauh dari orangtua dan hidup bersama sebuah keluarga yang harmonis dan penuh perhatian. Suatu hari, semua anak-anak dikumpulkan untuk sebuah pertemuan keluarga khusus. Awalnya kami semua diminta menceritakan pengalaman pribadi kami masing-masing. Namun di lain waktu, ketika hanya “anak kandung” yang diharuskan hadir, saya pun tidak diikutsertakan. Kenyataan yang jelas itu begitu menyentak saya: saya menyadari bahwa saya bukanlah “anak dalam keluarga” itu. Meskipun mereka mengasihi saya, keluarga itu meminta saya dengan hormat untuk tidak ikut serta karena saya hanya menumpang di rumah itu dan bukan anggota sah dari keluarga mereka.
Master Catur
Semasa di SMA, saya sangat bangga pada kemahiran saya bermain catur. Saya bergabung dengan klub catur, dan saat istirahat makan siang saya biasa duduk bersama sesama anggota klub untuk membahas buku-buku catur seperti Classic King Pawn Openings (Pembukaan Bidak Raja Klasik). Saya mempelajari teknik permainannya dan memenangi sebagian besar pertandingan yang saya ikuti, tetapi setelah itu saya tidak lagi bermain catur selama 20 tahun. Suatu waktu saya bertemu dengan seorang pecatur hebat yang terus mengasah keahliannya sejak SMA, dan saat itulah saya merasakan bagaimana bertanding melawan seorang master. Meskipun saya sepenuhnya bebas menentukan langkah, tetap saja strategi saya tidak berarti banyak. Kemampuan beliau yang lebih unggul dari saya memastikan bahwa langkah-langkah yang saya ambil untuk menang justru pada akhirnya menggenapi kemenangan lawan saya itu.
Hikmat Dunia Maya
Di bagian bawah dari banyak situs berita online, Anda dapat menemukan kolom “Komentar” tempat para pembaca dapat mengemukakan pendapat mereka. Bahkan situs-situs berita bereputasi baik pun tak lepas dari lontaran kata-kata kasar, hinaan tanpa dasar, dan julukan-julukan yang tidak sopan.
Di Tepi Jurang
Ada sebuah saluran lava bawah tanah di selatan kota Kuna, Idaho, Amerika Serikat, yang membuat heboh daerah itu. Sepengetahuan saya, jalan masuknya hanyalah sebuah lubang menganga yang curam dan langsung masuk ke dalam kegelapan.
Kebaikan Hati Allah
Roger telah melewati masa-masa yang sangat sulit. Ia pernah menjalani operasi jantung untuk memperbaiki katup yang bocor. Lalu, dua minggu kemudian, para dokter mengoperasinya lagi karena ia mengalami komplikasi. Baru saja Roger memulai pemulihan lewat terapi fisik, ia mengalami kecelakaan saat bersepeda dan tulang selangkanya patah. Di waktu yang sama, kesedihan menghantam Roger karena ibunya meninggal dunia. Ia pun merasa patah semangat. Ketika seorang teman bertanya apakah ia melihat campur tangan Allah dalam hal-hal yang kecil sekalipun, Roger mengakui bahwa ia tidak merasakannya sama sekali.
Menemukan Kedamaian
Kapel Hening Kamppi di Helsinki, Finlandia, terlihat mencolok di tengah lingkungan perkotaan yang ditempatinya. Struktur bangunan yang melengkung dan terbungkus kayu menghalangi masuknya bunyi-bunyian dari kebisingan kota di luar. Para perancangnya membangun kapel itu untuk menjadi tempat yang hening dan suatu “lingkungan yang tenang bagi para pengunjung untuk menenangkan diri mereka”. Kapel tersebut menjadi semacam tempat perteduhan yang digemari banyak orang untuk melarikan diri dari segala hingar-bingar perkotaan.
Dialah yang Menemukan Aku
Film Amazing Grace (Anugerah yang Ajaib) berlatar belakang kehidupan di akhir abad ke-18. Film itu bercerita tentang William Wilberforce, seorang politikus yang digerakkan oleh imannya kepada Kristus untuk menyalurkan uang dan tenaganya guna menghentikan perdagangan budak di Inggris. Dalam salah satu adegan, kepala pelayan rumah tangga Wilberforce melihat tuannya itu sedang berdoa, lalu ia bertanya, “Apakah tuan menemukan Allah?” Wilberforce menjawab, “Kupikir Dialah yang menemukan aku.”
Kekuatan Abu-Abu
Seniman asal Belanda, Yoni Lefevre, menciptakan suatu proyek yang dinamakan “Kekuatan Abu-Abu” untuk menunjukkan vitalitas dari para kaum lanjut usia di Belanda. Ia meminta anak-anak sekolah setempat untuk menggambar sketsa dari kakek dan nenek mereka. Lefevre ingin menunjukkan “kejujuran dan kemurnian pandangan” dari kaum lanjut usia, dan ia percaya bahwa anak-anak dapat membantu untuk menunjukkannya. Gambar anak-anak itu memberikan sudut pandang yang berbeda dan nyata tentang generasi yang lebih tua—dengan kakek dan nenek yang digambarkan sedang bermain tenis, berkebun, melukis, dan banyak lagi!