Menolong Orang Lain
Ketika badai salju mengubur lahan rerumputan, para peternak harus memberi makan ternak mereka dengan tangan. Ketika jerami diturunkan dari gerobak dan truk, dengan segera binatang yang kuat menyeruak ke depan. Binatang yang lemah atau sakit-sakitan hanya mendapat sedikit makanan atau tidak sama sekali kecuali peternak turun tangan.
Sekeping Jigsaw
Pada perayaan hari ulang tahunnya, sang tuan rumah mengubah tradisi dengan cara memberikan bingkisan kepada setiap tamu yang datang ke pestanya. Kriste memberi suatu pesan pribadi kepada kami masing-masing untuk menyatakan betapa berartinya kami baginya. Pesan itu juga disertai kata-kata yang menguatkan tentang bagaimana Allah menjadikan kami sebagai pribadi yang dikehendaki-Nya. Di setiap pesan dilampiri sekeping jigsaw untuk mengingatkan bahwa masing-masing kami itu unik dan berarti dalam rencana Allah.
Momen Memalukan
Kilatan lampu dari mobil polisi menarik perhatian saya pada seorang pengendara mobil yang dipaksa menepi setelah melanggar lalu lintas. Ketika polisi yang memegang surat tilang berjalan kembali ke mobilnya, saya dapat melihat dengan jelas si pengendara mobil duduk tanpa daya di belakang setir sambil menahan malu. Dengan tangannya, wanita itu berusaha menutupi wajahnya dari pandangan orang-orang yang melintas untuk menyembunyikan siapa dirinya. Perbuatannya mengingatkan saya betapa memalukannya apabila pilihan kita yang buruk dan konsekuensinya diketahui oleh orang lain.
Buku Harian Dari Bencana
Yves Congar masih berusia 10 tahun pada saat pecahnya Perang Dunia I dan ketika kota tempat tinggalnya di Prancis diserbu tentara Jerman. Ibu Yves mendorongnya untuk menulis pada sebuah buku harian, dan dari tulisannya lahirlah sebuah catatan berisi penggambaran yang blak-blakan tentang suatu masa pendudukan militer, lengkap dengan narasi dan sketsa yang berwarna. Buku hariannya merekam suatu peristiwa bencana dari sudut pandang seorang anak. Apa yang disaksikan Yves begitu membekas pada dirinya sehingga ia merasa terpanggil untuk meneruskan pengharapan dari Kristus kepada sesamanya.
Mengingat Perkataan Ayah Kita
Ketika Jim Davidson sedang menuruni Gunung Rainier, ia terjatuh di atas sebuah jembatan dari salju dan terperosok ke dalam suatu jurang gletser (celah yang sangat dalam dan sama sekali gelap yang terletak di antara dua tebing es pada suatu gletser). Sementara Jim berdiri dengan tubuh penuh darah dan memar di dalam jurang es yang gelap itu, ia merenungkan masa kecilnya dan mengingat kembali perkataan ayahnya. Sang ayah senantiasa mengingatkannya bahwa ia akan dapat mencapai hal-hal besar jika ia terus berjuang untuk mengatasi kesukaran yang dialaminya. Perkataan itu menolong Jim untuk terus bertahan sembari menghabiskan waktu lima jam berikutnya untuk memanjati jurang es yang gelap hingga mencapai tempat yang aman, hanya dengan peralatan terbatas dan dalam keadaan yang sangat sulit.
Batu Karang
Dalam suatu perjananan ke Massachusetts, saya dan suami mengunjungi Plymouth Rock, suatu simbol yang penting bagi Amerika Serikat. Menurut tradisi, batu karang ini dikenang sebagai tempat para pengembara menginjakkan kaki pertama kalinya di tanah Amerika setelah berlayar dengan kapal Mayflower pada tahun 1620. Walaupun kami senang mendengar penjelasan tentang makna penting dari tempat itu, kami merasa terkejut dan kecewa karena melihat ukurannya yang sangat kecil. Kami diberi tahu bahwa karena erosi dan orang-orang yang mengikis permukaannya, besarnya batu karang itu sekarang hanya tinggal sepertiga dari ukurannya yang semula.
Berkat Dari Memberi
Rasanya tidak masuk akal bagi seorang janda untuk mempersembahkan kepingan uang terakhirnya kepada suatu lembaga korup di Yerusalem, dimana para ahli Taurat yang menerimanya “merampas rumah [janda]” (Mrk. 12:40 bis). Namun lewat tindakan janda itu, Yesus melihat teladan hidup dari sikap yang benar terhadap uang (ay.41-44).
Dua Kemenangan
Raja Daud berhadapan dengan musuh yang tidak lagi asing baginya. Bertahun-tahun sebelumnya, ketika masih menjadi seorang gembala muda, ia telah menghadapi Goliat, seorang prajurit gagah asal Filistin, dan berhasil membunuhnya dengan sebuah batu (1Sam. 17). Sekarang, ketika Daud menjadi raja Israel, pasukan Filistin datang kembali! Mereka mendengar bahwa Daud menjadi raja dan memutuskan untuk menyerangnya (2Sam. 5:17).
Masa Untuk Segalanya
Pada tahun 1960an, grup band rock The Byrds mempopulerkan lagu berjudul Turn! Turn! Turn! Lagu ini pernah menduduki puncak tangga 100 lagu terpopuler versi majalah Billboard dan meraih popularitas di seluruh dunia. Orang-orang seolah terpikat oleh lirik lagu tersebut. Meski demikian, yang menarik adalah bahwa seluruh lirik lagu ini, kecuali baris terakhir, terambil dari kitab Pengkhotbah dalam Perjanjian Lama.