Berdiam di dalam Yesus
Beberapa tahun lalu, kami membawa pulang seekor kucing hitam dewasa bernama Juno dari tempat penampungan hewan. Sejujurnya, saya hanya membutuhkan bantuan untuk mengurangi populasi tikus di tempat tinggal kami, tetapi keluarga saya menginginkan seekor hewan peliharaan. Tempat penampungan itu memberi kami instruksi yang ketat tentang membangun rutinitas makan di minggu pertama supaya Juno tahu bahwa rumah kami adalah rumahnya, tempat kediamannya, sekaligus tempat ia akan selalu memperoleh makanan dan rasa aman. Dengan demikian, sekalipun Juno berkeliaran, pada akhirnya ia akan selalu pulang ke rumah kami.
Menemukan Kekuatan di dalam Allah
Pemain sepakbola Christian Pulisic menderita sejumlah cedera yang mempengaruhi kariernya. Setelah mengetahui dirinya tidak akan masuk dalam tim inti untuk pertandingan semifinal Liga Champions, ia merasa kecewa, tetapi ia menceritakan bagaimana Allah telah menyatakan diri kepadanya. “Seperti biasa, aku datang kepada Allah, dan Dia memberiku kekuatan,” katanya. “Aku merasa selalu memiliki satu Pribadi yang menyertaiku. Aku tidak tahu bagaimana aku dapat melakukan semua itu tanpa perasaan tersebut.” Pada akhirnya Pulisic ikut memberi andil yang penting, saat ia masuk sebagai pemain cadangan dalam pertandingan tersebut. Ia memulai serangan cerdas yang berujung pada gol penentu kemenangan, yang membawa timnya lolos ke babak final. Pengalaman-pengalaman tersebut memberinya pelajaran berharga, yakni bahwa kita selalu dapat memandang kelemahan kita sebagai kesempatan bagi Allah untuk menyatakan kuasa-Nya yang tak terbatas.
Lonceng Gereja Bluestone
Bluestone adalah sejenis batuan yang menarik. Jika dipukul, bluestone tertentu akan mengeluarkan nada musik. Maenclochog, sebuah desa di Wales yang namanya berarti “bel” atau “batu berbunyi”, menggunakan bluestone sebagai lonceng gereja hingga abad kedelapan belas. Menariknya, reruntuhan Stonehenge, di Inggris, dibangun dari bluestone, sehingga sejumlah orang bertanya-tanya apakah maksud awal dari pendiriannya memiliki kaitan dengan musik. Karena sifat akustiknya yang unik, beberapa peneliti mengklaim bahwa bluestone di Stonehenge berasal dari dekat Maenclochog, yang berjarak hampir 320 kilometer jauhnya.
Lebih Daripada Penampilan Luar
José, seorang yang baru percaya, sedang mengunjungi gereja tempat saudara laki-lakinya berbakti. Ketika ia memasuki ruang kebaktian, saudaranya sempat terkejut saat melihatnya. Karena José mengenakan kaus, tato-tato yang memenuhi kedua lengannya terlihat jelas. Saudara José menyuruhnya untuk pulang dan mengenakan baju lengan panjang, karena banyak dari tato tersebut menunjukkan masa lalu José. Kontan José merasa dirinya sangat kotor. Namun, seorang pria kebetulan mendengarkan percakapan kedua saudara itu. Ia lalu mengajak José menemui pendeta gereja tersebut, sambil menceritakan apa yang terjadi. Sang pendeta tersenyum dan membuka beberapa kancing bajunya, lalu menunjukkan tato besar pada dadanya—jejak dari masa lalunya sendiri. Ia meyakinkan José bahwa karena Allah telah menyucikannya luar dalam, José tidak perlu menutup-nutupi lengannya.
Yakin Sepenuhnya dalam Allah
Para peneliti di Fujian, Tiongkok, bermaksud menolong para pasien Unit Perawatan Intensif (ICU) agar dapat tidur lebih nyenyak. Mereka mengukur pengaruh alat bantu tidur pada para subjek penelitian di dalam ruangan yang disimulasikan mirip dengan ruang ICU, lengkap dengan pencahayaan terang setara rumah sakit dan rekaman bunyi mesin-mesin serta suara perawat bercakap-cakap. Penelitian mereka menunjukkan bahwa perlengkapan seperti masker tidur dan penutup telinga meningkatkan kualitas istirahat para subjek penelitian. Namun, mereka mengakui bahwa bagi pasien yang benar-benar sakit di ruang ICU yang sesungguhnya, tidur nyenyak masih sulit untuk dialami.
Lakukan atau Tidak
Ketika saya masih kanak-kanak, sebuah tank bekas Perang Dunia II dipajang di taman dekat rumah kami. Terpasang beberapa papan peringatan untuk memperingatkan bahayanya menaiki kendaraan tersebut, tetapi beberapa teman saya langsung berebut memanjat dan menaikinya. Ada dari kami yang agak enggan, tetapi akhirnya kami memanjat juga. Seorang anak menolak, sambil menunjuk ke arah papan-papan peringatan tersebut. Yang lain bergegas melompat turun ketika ada orang dewasa mendekat. Godaan untuk bersenang-senang mengalahkan niat kami untuk menaati aturan.
Allah Memiliki Rencana Lain
Tidak ada yang tahu berapa usia mereka sebenarnya. Yang satu ditemukan di tangga sebuah gereja; yang seorang lagi hanya tahu bahwa ia dibesarkan oleh para biarawati. Lahir di Polandia semasa Perang Dunia II, selama hampir delapan puluh tahun baik Halina maupun Krystyna tidak mengetahui keberadaan satu sama lain. Lalu, hasil tes DNA mengungkapkan bahwa mereka kakak dan adik. Mereka pun dipertemukan dalam reuni yang penuh sukacita. Tes itu juga mengungkapkan fakta bahwa mereka berdarah Yahudi, dan hal itu menjelaskan mengapa mereka dibuang. Mereka sudah ditandai untuk dibunuh hanya karena identitas mereka.
Dari Stres kepada Damai Sejahtera
Pindah rumah adalah salah satu penyebab stres terbesar dalam hidup. Setelah menempati rumah lama selama hampir dua puluh tahun, kami memutuskan untuk pindah ke rumah kami yang sekarang. Sebelum menikah, selama delapan tahun saya tinggal seorang diri di rumah lama tersebut. Kemudian suami saya bergabung, membawa semua barang miliknya. Setelahnya anak kami lahir, dan itu berarti lebih banyak lagi barang.
Allah Mendengarkan
Chuck, seorang aktor dan ahli bela diri, memberikan penghormatan kepada ibunya pada ulang tahun beliau yang ke-100, dengan menceritakan peranan besar sang ibu dalam transformasi rohani yang dialaminya. “Ibu telah menjadi teladan dalam ketekunan dan iman,” tulisnya. Beliau membesarkan tiga putranya seorang diri pada masa Depresi Besar; melewati kematian dua orang suami, seorang putra, seorang putra tiri, dan cucu-cucu; serta bertahan menjalani banyak pembedahan. “[Beliau] selalu berdoa untukku di sepanjang hidupku, dalam susah maupun senang.” Chuck melanjutkan, “Ketika aku hampir tersesat dalam pergaulan di Hollywood, jauh di rumah Ibu mendoakan kesuksesan dan keselamatanku.” Ia mengakhiri dengan berkata, “Aku berterima kasih kepada [ibuku] yang telah dipakai Allah untuk menjadikanku sebagaimana adanya diriku saat ini.”